
Lin Tian akhirnya melanjutkan perjalanan nya setelah membuat harimau kecil itu tunduk secara sukarela.
"hei baihu, kau berasal dari hutan sebelah sana kan, apa ada banyak herbal di sana, jika ada ayo kita ambil, herbal tingkat rendah tidak masalah, itu akan berguna untuk membuat pil dan bisa juga untuk berjaga-jaga jika di perlukan saat perjalanan nanti"
ucap Lin Tian sambil menunjuk ke arah hutan yg dia maksud.
"tuan benar, tapi aku dulu berada di pusat hutan itu, hingga aku menetas beberapa hari yg lalu, setelah aku menetas aku mencoba berkeliling di sekitar hutan itu untuk menghafal daerah hutan, tapi tidak sengaja bertemu dengan tuan dan akhirnya berakhir menjadi hari ini, untuk herbal, seingat ku memang banyak herbal tingkat rendah yg tidak berguna di pusat hutan maupun di bagian tengah, untuk bagian pinggiran hutan, kelihatannya sering di cari oleh manusia"
ucap baihu.
"jadi begitu, baiklah ayo kita pergi ke sana, aku memerlukan herbal itu sebagai setok"
ucap Lin Tian.
walaupun ia memiliki kebun herbal di semesta kecilnya ataupun di seluruh wilayah semesta kecil nya, dan dia sebenarnya juga bisa menggunakan kekuatan nya iluntuk menyembuhkan orang lain ataupun hal sebagain nya, tapi dia juga harus ingat akan peran nya yg hanya mahluk fana, dia tidak boleh menggunakan kekuatan nya secara berlebihan kecuali dalam keadaan tertentu, sebagai dewa agung sejati ia sudah tidak memikirkan tingkat kekuatan lagi, baginya sekarang menikmati kehidupan fana sebagai sarana liburan nya, ia sudah tidak memandang tingkatan kekuatan lagi.
ia tidak mau menggunakan herbal yg ada di semesta kecil nya, bagai manapun di sini masih ada herbal yg cukup untuk di jadikan pil, dan lagi ia hanya akan mengambil herbal di semesta kecilnya jika benar-benar butuh, pada dasarnya herbal di semesta kecil nya merupakan herbal kuno yg sudah punah di dunia ini, walaupun juga ada herbal tingkat rendah dan umum, tapi akan tidak terasa menyenangkan jika ia mendapatkannya dengan mudah dan juga tidak ada sensasi kefanaan nya.
"baik tuan, jika ingin ke wilayah tengah dan pusat hutan, lebih dekat lewat sebelah sana, jalur itu tidak terlalu sulit di lalui sambil bersantai, kurasa tuan suka bersantai"
ucap baihu sambil menunjuk arah yg dia maksud, jika ada seorang gadis-gadis di sana pasti akan terpikat oleh keimutan harimau kecil itu saat melihat pose nya.
"yah aku tidak suka terburu-buru dan aku juga suka ketenangan dan kedamaian, sebagai seorang kultivator dan alkemis aku lebih condong ke perasaan yg tenang dan damai"
ucap Lin Tian.
setelah berjalan beberapa jam, akhirnya mereka sampai di perbatasan hutan bagian luar dan tengah.
di sepanjang jalan tidak ada hewan buas yg berani mendekati mereka, para hewan buas itu takut dengan aura milik baihu, bagai manapun dia adalah hewan suci yg legendaris, bisa di bila dia adalah dewa bagi para binatang.
"tuan kita berada di perbatasan hutan wilayah luar dan tengah,
__ADS_1
herbal yg tuan cari sudah bisa di dapatkan di wilayah tengah, di sana ada herbal tingkat rendah dan menengah, cukup untuk membuat pil tingkat 3-6, untuk herbal tingkat tinggi ada di pusat hutan, tapi rata-rata herbal itu di jaga oleh hewan buas"
ucap baihu.
"yg di jaga biarlah, kita jangan merebutnya, kecuali hewan itu menyerang kita"
ucap Lin Tian santai.
"baik tuan"
ucap baihu.
mereka terus berjalan hingga mereka sampai di kawasan tengah.
"di sini ada aroma herbal rumput air, sepertinya ada danau tau sungai kecil di sekitar sini"
ucap Lin Tian sambil berjalan ke arah aroma herbal itu.
"tuan memang hebat, dia bisa menemukan herbal dengan sangat mudah"
batin baihu.
"di sini cukup banyak rumput air, tapi kita memetik yg tua saja, paling tidak umurnya harus 50 tahun, di bawah itu kita tinggal"
ucap Lin Tian.
"baik tuan"
ucap baihu, dia langsung berjalan ke arah segerombolan rumput air, dia mulai memilih herbal dengan umur yg tuan nya inginkan.
Lin Tian juga mulai memanen herbal itu, rumput air termasuk herbal kelas rendah tapi juga cukup sulit menemukan rumput air dengan umur 50 tahun ke atas, di pasaran hanya ada rumput ari yg umurnya kurang dari 50 tahun, itu semua karna rumput air tidak memiliki waktu untuk tumbuh semakin tua dan sudah di panen oleh para kultivator ataupun pencari herbal, jika pun ada pasti herbal itu hidup dan tumbuh di tempat yg cukup tersembunyi.
__ADS_1
setelah memanen herbal rumput air, Lin Tian beristirahat sejenak di dekat danau kecil itu, dia mengeluarkan bekal yg dia bawa dari kota.
dengan santai nya Lin Tian menikmati waktu nya, baihu yg melihat perilaku tuan baru nya hanya bisa menghela nafas.
"sungguh unik, kultivator lain akan memanfaatkan waktunya untuk berkultivasi dan mengejar kekuatan, tapi tuan tidak seperti itu, seakan dia tidak perduli dengan kekuatan dan sangat menikmati hidup nya, dan yg terpenting, aku sama sekali tidak bisa merasakan kekuatan tuan, dia tidak sederhana"
batin baihu.
"hei Baihu, kau baru saja menetas tapi sudah berada di ranah kaisar awal, sungguh keberuntunganku cukup baik, ini makan lah, mungkin kau akan naik ke ranah kaisar tingkat menengah"
ucap Lin Tian sambil melempar satu putri pil tingkat 8.
"terimakasi tuan"
ucap baihu setelah menangkap pil yg di lempar Lin Tian dengan mulutnya dan langsung menelan nya.
setelah menelan pil itu, dia langsung tertidur, Lin Tian yg melihat itu tidak terkejut, di manapun dia memiliki pengetahuan yg sangat luar dan tidak terbatas di semesta, Lin Tian masih dengan santainya memakan bekal yg dia bawa.
setelah beristirahat dan hari semakin sore, Lin Tian memutuskan untuk mencari herbal lagi di sekitar tempat ia istirahat sambil mencari kayu bakar, sedangkan baihu ia tinggalkan setelah membuat Aray di sekitar lokasi itu.
Lin Tian berjalan di sekitar wilayah itu, dia menemukan berbagai herbal tingkat rendah sampai menengah, sebagai alkemis dia tentu bisa menemukan herbal di segala Medan.
setelah terkumpul cukup banyak dan hari sudah menjelang malam, akhirnya Lin Tian kembali ke tepi danau sambil membawa kayu bakar.
baihu juga belum menyelesaikan kultivasinya.
"mungkin besok baru akan selesai"
ucap Lin Tian sambil menikmati daging bakar yg dia buat.
semua hewan buas tidak ada yg berani mendekati wilayah Lin Tian dan baihu, mereka bisa merasakan tekanan dari ke dua nya, walaupun Lin Tian tidak memancarkan aura kekuatan apapun, apa lagi baihu, sebagai hewan suci tentu saja tidak akan ada hewan yg berani mendekatinya.
__ADS_1