Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 146.9 jarum pemurnian jiwa, 9 jarum reinkarnasi jiwa.


__ADS_3

Benar saja, saat pil itu bekerja, tubuh ratu mulai gemetar dan perlahan kejang tapi karena kata-kata Lin Tian sebelum nya mereka langsung tenang.


Setelah beberapa waktu, tubuh ratu mulai tenang, dan warna kulit nya mulai kembali normal, tapi dia masih tidak sadarkan diri walaupun begitu mereka sudah merasa agak tenang.


"baik sekarang proses selanjut nya, kalian bisa mengambil jarak agak menjauh"


ucap Lin Tian dengan tenang.


Semua orang dengan cepat mengambil jarak, tapi tiba-tiba dari luar datang jendral besar.


"maaf yang mulia karena mengganggu, tapi di luar ada tabib huan Ding yg ingin menghadap dan melihat proses tuan muda Lin mengobati ratu, tabib huan Ding memohon kepada yang mulia untuk memberi nya ijin melihat proses ini sebagai pelajaran untuk nya"


ucap jendral besar dengan hormat.


"oh...baik lah, ijinkan tabib huan masuk"


ucap Qin Pian.


"baik yang mulia"


ucap jendral besar dengan hormat.


Tak lama tabib huan Ding tiba di ruangan itu.


"salam yang mulia, pangeran dan putri, maaf karna saya telah lancang meminta ijin di situasi seperti ini, tapi bagi saya pelajaran yg bisa saya ambil dari proses pengobatan ini sangat lah penting yang mulia, mungkin saya bisa belajar dan bisa membantu pasien yg terkena racun seperti ini suatu saat nanti"


ucap tabib huan ding dengan hormat.


"tak masalah tabib, tapi kita hanya bisa melihat nya dari jarak ini saja"


ucap Qin Pian.


"tidak apa yang mulia, yg terpenting saya bisa melihat proses nya dan memahami nya walaupun hanya sedikit"


jawab tabib huan Ding.


Lin Tian sendiri sudah mempersiapkan semua yg dia perlukan.


dari tangan nya perlahan muncul pasir hitam, perlahan pasir-pasir itu berkumpul dan memadat dan membentuk jarum-jarum kecil berjumlah 9 biji, jarum-jarum itu terus bergetar dan perlahan melayang di depan Lin Tian.


"mari kita mulai"


ucap Lin Tian, dia mulai membuat segel tangan.


"tehnik 9 jarum jiwa pemurnian"


ucap Lin Tian, dia melambaikan tangan nya dan jarum-jarum di depan nya langsung melesat ke arah titik 9 Meridian utama di tubuh ratu, jarum itu perlahan bergetar dan aura berwarna emas langsung memancar.


Perlahan asap hitam keluar melewati jarum-jarum itu dan berubah menjadi energi hitam.


Lin Tian kembali membuat segel tangan.

__ADS_1


"Aray pemurnian jiwa"


ucap Lin Tian, dari udara kosong muncul sinar dan sinar itu langsung menyebar dan membentuk kubah dengan di penuhi oleh simbol-simbol kuno, energi hitam itu seperti hidup, dia mencoba melarikan diri dan terus mencari celah, tapi saat energi hitam itu menyentuh kubah, energi itu langsung di murnikan.


Karena tidak bisa keluar, energi itu mencoba masuk ke dalam tubuh Lin Tian, tapi saat menyentuh tubuh Lin Tian energi itu langsung lenyap menjadi ketiadaan, proses itu terus berlanjut.


"heh dasar sisa jiwa iblis yg bodoh, dia kira bisa merasuki tubuh tuan, dia hanya mencari mati lebih cepat"


ucap baihu sinis sambil berbaring malas.


"tuan luar biasa, dia bahkan tidak terpengaruh dengan energi iblis itu, jika itu aku, mungkin aku sudah membakar nya, tapi tuan tidak bergerak tapi energi itu musnah saat menyentuh tubuh tuan"


ucap Fenghuang.


"ini luar biasa, ada tehnik seperti itu, kenapa aku tidak tau, aku sudah membaca banyak buku kuno tentang pengobatan dan juga banyak tehnik jarum, tapi aku tidak pernah tau jika ada tehnik seperti itu"


ucap tabib huan Ding dengan kekaguman yg sudah mulai memuncak.


"kata tuan muda Lin, itu adalah tehnik khusus dan juga kuno"


ucap Qin Pian.


Di sisi Lin Tian, saat ini asap hitam sudah mulai menghilang dan sudah tidak keluar lagi dari tubuh ratu, Lin Tian mulai membuat segel tangan sekali lagi.


"tehnik 9 jarum reinkarnasi jiwa aktif"


ucap Lin Tian sambil menunjuk ke arah tubuh ratu, dari jarum-jarum itu kembali keluar cahaya emas keputihan, perlahan energi hijau juga muncul di jarum-jarum itu.


Tubuh ratu kembali bergetar, jiwa nya yg mulai rusak kembali pulih, kesadaran jiwa nya juga kembali normal.


ucap tabib huan Ding dengan terkejut.


Perlahan aura dari tubuh ratu mulai menguat, jiwa nya mulai pulih, setelah beberapa saat akhir nya Lin Tian menarik kembali 9 jarum nya itu dan perlahan 9 jarum itu menghilang menjadi butiran pasir hitam.


Setelah semua selesai, Lin Tian menghilangkan kubah Aray yg dia buat.


"sekarang ratu sudah pulih, tapi tidak dengan setamina nya, dia masih perlu banyak istirahat"


ucap Lin Tian dengan tenang.


"in...ini..ini..sungguh menakjubkan tuan muda Lin, tehnik apa yg tuan muda Lin gunakan tadi, karena jujur saja dari sekian banyak tehnik yg aku pelajari dari buku kuno, baru kali ini aku melihat tehnik yg tuan muda Lin gunakan"


ucap tabib huan Ding dengan terbata-bata.


Lin Tian yg melihat itu masih santai dan tersenyum dengan tenang.


"tehnik tadi adalah tehnik 9 jarum jiwa pemurnian, dan tehnik 9 jarum reinkarnasi jiwa, dua tehnik ini adalah tehnik kuno yg sudah punah, untuk bisa menggunakan tehnik ini, perlu latihan ektra dan juga harus memenuhi syarat khusus dalam pencapaian tabib"


ucap Lin Tian dengan tenang.


"tehnik kuno yg sudah punah"

__ADS_1


gumam tabib huan Ding, pikiran nya di penuhi pertanyaan untuk saat ini, jika tehnik ini sudah punah lalu bagai mana Lin Tian bisa mempelajari nya, ini lah yg membanjiri pikiran nya saat ini.


"tuan muda, apa sekarang istriku sudah benar-benar terbebas dari racun dan darah dari iblis darah itu...?"


ucap Qin Pian.


"benar yang mulia, walaupun jiwa nya sudah hampir di kuasai oleh darah itu dan sudah rusak, tapi setidak nya aku sudah menggunakan tehnik khusus untuk membuat jiwa nya seperti bereinkarnasi lagi, tentu hal ini akan berdampak kepada ingatan nya, tapi itu tidak masalah, perlahan ingatan nya akan kembali pulih"


ucap Lin Tian dengan tenang.


"ah...syukur lah jika begitu, terimakasi banyak tuan muda Lin, aku sangat berhutang Budi secara pribadi kepada tuan muda Lin"


ucap Qin Pian dengan tulus.


"tidak usah di pikirkan yang mulia, lebih baik kita biarkan ratu beristirahat, jika yang mulia ingin menemani nya juga tidak masalah tapi jauh lebih baik jika tidak menimbulkan kegaduhan di sini"


ucap Lin Tian.


"baik tuan muda"


"kalian ber dua, apa ada yg ingin menemani ibu kalian, cukup satu orang saja"


ucap Qin Pian kepada Qin bang dan Qin wuqi.


"kakak, kau pergi saja biar aku yg menemani ibu, kau tidak bisa di andalkan soal ini"


ucap Qin wuqi tanpa basa basi.


"apa kau bilang, aku yg tertua jadi keputusan pertama aku yg mengambil di sini"


ucap Qin bang dengan tidak terima.


"tidak perduli"


ucap Qin wuqi sambil berjalan ke arah ibu nya.


"ka..kau...dasar adik tidak tau tata Krama"


umpat Qin bang sambil menunjuk ke arah Qin wuqi dengan kesal.


"tuan muda Lin, ayo kita makan dulu, tuan muda Lin pasti sudah lapar, seharus nya makanan nya sudah siap"


ucap Qin Pian.


"baik yang mulia"


ucap Lin Tian.


"tabib huan, ayo kita makan dulu, setelah itu kita bisa mengobrol lagi nanti"


ucap Qin Pian.

__ADS_1


"ah...baik yang mulia, terimakasi"


ucap tabib huan Ding yg tersadar dari lamunan nya.


__ADS_2