
"maaf tuan muda Lin, kami hanya berniat membantu, tapi sesampainya kami di sini, ternyata tuan muda Lin tidak memerlukan bantuan"
ucap tetua yu hou.
"oh...begitu, baik lah aku mengerti tuan hou, tapi maaf aku tidak bisa menemani tuan dan rekan semua mengobrol, karna sepertinya temanku sudah keluar dari kultivasi tertutupnya"
ucap Lin Tian dengan ramah.
"tidak masalah tuan muda Lin, kebetulan kami juga harus menyiapkan keperluan kami sebelum besok melanjutkan perjalanan kembali"
ucap tetua yu hou.
"baik tuan hou dan rekan semua, aku pamit dulu"
ucap Lin Tian sambil menangkupkan tangannya.
kelompok klan yu juga langsung membalas menangkupkan tangan mereka sebagai salam.
Lin Tian berniat ke tempat Hong liyun, karna ia merasakan jika teman nya itu sudah selesai berkultivasi.
setelah berjalan beberapa saat Lin Tian sampai di kediaman Hong liyun.
ia melihat Hong liyun yg baru saja keluar dari kediaman nya.
"saudara Hong"
ucap Lin Tian sambil tersenyum tipis.
"saudara Tian, saudara berkeunjung, sudah satu bulan saudara tidak berkunjung"
ucap Hong liyun semangat.
"aku terlalu sibuk akhir-akhir ini di klan saudara Hong, tapi perkembanganmu cukup baik"
ucap Lin Tian sambil tersenyum.
"aku masih kalah jauh dengan saudara Tian, ah..mari masuk dulu saudara Tian, mari minum teh dulu, kebetulan beberapa hari yg lalu serikat perdagangan membagikan banyak teh yg sangat enak"
ucap Hong liyun mengajak Lin Tian.
"baiklah, aku akan mencoba nya, apa benar-benar enak"
ucap Lin Tian.
mereka berdua langsung masuk kedalam rumah.
Hong liyun langsung membuat teh setelah mempersilahkan Lin Tian duduk.
"kakak Siyi pulang...!"
__ADS_1
ucap Hong Siyi sambil berteriak memanggil kakak nya.
"hah dasar nakal"
ucap Hong liyun.
"kakak Tian ada di sini...kapan kakak Tian datang..?"
ucap Hong Siyi.
"kakak baru saja datang, Siyi sedang bermain jadi tidak tau jika kakak Tian berkunjung"
ucap Lin Tian sambil tersenyum lembut.
"Siyi mandi dulu, setelah itu kesini minum teh sebelum makan malam"
ucap Hong liyun.
"baik kakak"
ucap gadis kecil itu yg langsung berlari untuk membersihkan diri.
"apa kau sudah memiliki rencana untuk usaha apa saudara Hong...?"
ucap Lin Tian sambil menyeruput teh nya.
ucap Hong liyun.
"yah jika begitu maka buka lah kedai kecil-kecilan saudara Hong, tapi nanti saat di adakan pertemuan untuk membahas pengelolaan penginapan dan restoran saudara Hong juga harus hadir, bagai manapun hasil dari usaha itu untuk kepentingan perkembangan wilayah ini, semua warga harus bersatu agar tetap makmur"
ucap Lin Tian sambil tersenyum.
"itu pasti saudara Tian, aku tidak akan menyia-nyiakan apa yg sudah saudara Tian bangun untuk kami"
ucap Hong liyun tegas.
"oh ya saudara Hong walaupun nanti saudara membuka usaha kedai, saudara harus tetap berkultivasi, bagai manapun kultivasi itu juga penting di dunia yg kejam ini, apa lagi kau juga harus melindungi Siyi"
ucap Lin Tian.
"aku akan tetap berkultivasi saudara Tian, nanti hasil dari usaha itu juga akan aku gunakan untuk membeli sumberdaya dan juga kebutuhan kami"
ucap Hong liyun.
"di akademi ada banyak alat untuk berlatih, dan juga lokasi latihan yg tentu saja lengkap, berbagai kitab dasar dan juga pengetahuan, belajarlah di sana jika sore hari, dan buka lah kedai pagi hingga sore saja, dengan begitu saudara Hong dapat mengatur waktu dengan baik"
ucap Lin Tian memberikan saran.
"sepertinya itu pengaturan yg terbaik saat ini saudara Tian, tapi aku juga kan menyuruh Siyi untuk pergi ke akademi nanti, bagai manapun Siyi harus belajar, aku tidak akan membiarkan nya ikut bekerja membuka kedai denganku, masa depannya sangat penting bagiku saudara Tian"
__ADS_1
ucap Hong liyun.
"hahahahahaha tentu saudara Hong, akademi memang di buat untuk semua kalangan di wilayah kumuh ini, jadi manfaatkan dengan baik, untuk menunjang kebutuhan akademi, nanti kalian akan memotongnya dari penghasilan pertanian dan perkebunan, hasil perkebunan akan di sisihkan untuk kepentingan umum, begitupun usaha penginapan dan juga restoran yg akan menjadi pasokan ekonomi umum"
ucap Lin Tian.
"semua nya sudah dalam pengaturan mu saudara Tian, apa saudara Tian ingin masuk ke salah satu sekte besar, beberapa hari yg lalu aku sempat mendengar obrolan salah satu pengunjung, jika akan di adakan perekrutan murid sekte pedang surgawi di kota tetangga"
ucap Hong liyun.
"aku memang berencana untuk berpetualang saudara Hong, tapi aku tidak akan masuk ke sekte manapun"
ucap Lin Tian.
mereka terus mengobrol, hingga malam.
"saudara Hong, ini aku membuat pil beberapa hari yg lalu, di dalam botol ini ada seratus pil kultivasi, ada pil penempa tubuh, pil penyembuh, pil energi, pil penawar segala jenis racun, pil kultivasi.
gunakan lah untuk menunjang kultivasimu, seharusnya ini cukup untuk setahun lebih, bagai manapun kau tidak boleh berlebihan menggunakan nya, pondasi harus di perkuat setelah melakukan trobosan, dan lagi jangan pernah perlihatkan kepada orang lain, karna pil ini berada di tingkat 9, satu pil memiliki energi yg besar dan juga pil ini cukup langka di alam rendah ini"
ucap Lin Tian sambil menyerahkan satu botol berisi 100 butir pil.
"ini..saudara Tian, pasti kau menghabiskan banyak koin emas untuk pil-pil ini, aku tidak pantas menerima nya, bagai manapun kau masih membutuhkan nya"
ucap Hong liyun.
"hahahahahaha saudara Hong, sebenarnya klan Lin memiliki seorang alkemis yg mampu membuat pil seperti ini, dan lagi aku juga seorang alkemis, aku tidak akan kekurangan koin emas.
dan lagi pil-pil ini sudah tidak berguna untukku, pada dasarnya aku berada di ranah yg tidak bisa kau bayangkan saudara Hong, jadi pil-pil ini memang aku buat khusu untuk dirimu"
ucap Lin Tian sambil tertawa.
Hong liyun sangat tersentuh atas kebaikan Lin Tian.
"saudara Tian, aku tidak tau harus membalas dengan apa semua kebaikanmu ini"
ucap Hong liyun.
"itu gampang saudara Hong, jadilah orang hebat dan juga baik, selalu rendah hati dan jangan naif , selalu berpegang dengan ucapan dan pendirianmu walaupun nyawa taruhannya, itu sudah cukup untuk membalasku"
ucap Lin Tian sambil tersenyum.
"yakin lah saudara Tian, aku akan selalu berpegang teguh dengan pendirianku, tekat ku sudah bulat, aku akan menjadi orang besar dan akan membantu siapapun yg pantas di bantu"
ucap Hong liyun penuh tekat.
"hahahaha baiklah saudara Hong aku pamit dulu, sudah malam"
ucap Lin Tian sambil tertawa.
__ADS_1