
setelah kepergian tetua Rei, mereka melanjutkan tujuan mereka ke kediaman Patriak klan Qin.
setelah berjalan beberapa saat, akhir nya mereka sampai di depan kediaman yg cukup besar, di depan kediaman itu juga di jaga banyak penjaga dan juga prajurit kekaisaran.
"cukup ketat, dan kekuatan prajurit ini juga lumayan"
ucap Lin Tian sambil melihat para penjaga dan prajurit yg sedang berjaga, ranah mereka rata-rata adalah ranah jendral ke atas, yg arti nya mereka sudah masuk prajurit elit, prajurit elit biasa nya menjadi prajurit khusus yg langsung menerima printah dari kaisar, dan memiliki komandan setidak nya di ranah kaisar atau half saint.
"mereka merupakan prajurit elit khusus yg langsung berada di bawah perintah kaisar tuan muda, mereka di latih secara khusus dengan sumber daya khusus, ke setiaan mereka mutlak, selain mereka mendapat sumber daya, keluarga mereka juga di jamin oleh kekaisaran, dengan pengaturan seperti itu, mereka memiliki ke setiaan yg cukup kuat"
jelas qin Rui.
Lin Tian yg mendengar itu hanya mengangguk tanda mengerti.
"selamat datang tetua, apa tetua ingin menjenguk kaisar, kebetulan tadi tabib huan Ding baru saja masuk, dia terlihat terburu-buru dengan raut wajah senang, dia terus berbicara jika dia sudah berhasil memecahkan komposisi racun yg ada pada tubuh yang mulia, komandan Chen juga ikut ke tempat kaisar saat ini"
ucap penjaga yg sedang bertugas.
"benar kah, hahhahaha ini kabar baik, baik lah aku membawa tamu penting saat ini, kalian lanjutkan tugas kalian, ingat selain para tetua yg sering datang dengan ku dan dua saudara ku, jangan biarkan mereka masuk apapun alasan nya, ke amanan kaisar harus di jaga dengan ketat"
ucap Qin yiu.
"sesuai perintah tetua"
ucap prajurit itu dengan tegas.
"baik lah, aku akan masuk, mari tuan muda Lin, seperti nya mereka sudah menunggu kita"
ucap tetua Qin yiu mempersilahkan dengan hormat.
"hah...tidak perlu terlalu formal tetua, bersikap lah biasa saja, karena aku tidak terlalu Nayaman dengan hal-hal yg terlalu formal"
ucap Lin Tian santai.
"ba..baik tuan muda, jika begitu mari"
ucap Qin yiu.
sua prajurit yg melihat itu hanya terdiam dan saling pandang, mereka bertanya-tanya tentang identitas Lin Tian yg menjadi tamu penting kaisar, apa lagi masih ada 2 hewan buas yg memiliki penampilan yg sangat mencolok.
setelah Lin Tian masuk, obrolan para penjaga pun mulai terjadi.
__ADS_1
"siapa tuan muda tadi, hewan peliharaan nya itu sangat mencolok, aku seperti pernah melihat nya, tapi di mana"
ucap salah satu penjaga.
"yg jelas, tuan muda itu pasti memiliki latar belakang yg tidak biasa, sehingga tetua yiu sangat menghormati nya, kalau soal dua hewan buas itu, aku juga pernah melihat nya tapi juga tidak ingat di mana"
sahut teman nya.
"tu...tunggu, sekarang aku ingat, hewan buas burung itu aku seperti pernah melihat nya di kitab sejarah kuno yg ada di perpustakaan kekaisaran, ya...tak salah lagi bentuk dan ciri-ciri nya sama, soal warna memang itu berbeda-beda, tapi tetap saja ciri-ciri nya sama, burung itu adalah burung phonik, salah satu dari 4 binatang suci"
ucap penjaga itu dengan mata melebar karena terkejut akan ingatan nya.
"apa kau bilang, apa kau tidak salah ingat....?"
ucap teman nya.
"dasar, kau sudah berani meremehkan ingatan ku ya, di antara divisi kita, aku lah yg memiliki ingatan paling baik, apa kau masih meragukan itu.."
ucap penjaga itu kesal.
"ti...tidak, tapi ucapan mu terkesan tidak masuk akal, setauku hewan suci hanya ada di alam dewa saja, jika pun ada di alam rendah ataupun alam lain nya, pasti mereka hanya berkunjung saja dan tidak akan tinggal, apa lagi ini menjadi peliharaan seorang anak muda yg entah memiliki latar belakang seperti apa, apakah itu masih masuk akal, coba pikirkan"
ucap teman nya.
umpat penjaga itu dengan kesal.
di te.oat lain, di bangunan yg tidak kalah megah dari kediaman Patriak klan Qin, saat ini ada 7 pria paruh baya yg sedang saling tatap, di depan mereka ada seorang penjaga yg sedang berlutut, penjaga itu adalah penjaga yg di perintahkan oleh Qin sui untuk memberikan laporan kepada ayah nya.
"siapa sebenar nya pemuda itu, jika dia bisa memiliki artefak yg begitu luar biasa seperti itu, tanda nya dia bukan dari kekuatan sederhana, apa dalam hidup kalian pernah melihat kereta terbang seperti itu, yg jelas artefak itu adalah artefak sepiritual, pasti sudah melampaui alam rendah ini"
ucap Qin tui dengan serius.
"apa ada lagi yg bersama tiga tetua bodoh itu...?"
ucap salah seorang tetua kepada penjaga di depan nya.
"tidak ada tetua, selain pemuda itu hanya ada dua hewan buas kecil ,tapi tampak tidak biasa dari penampilan nya, karena saya tidak mengenali jenis nya dan tidak pernah melihat nya"
ucap penjaga itu dengan hormat.
para tetua langsung saling pandang.
__ADS_1
"apa kau yakin jika pemuda itu hanya pemuda biasa tanpa kultivasi....?"
ucap Qin tui dengan serius, bisa saja pemuda itu menyembunyikan ranah nya, hal ini bukan tidak mungkin karena ada tehnik penyembunyian ranah yg biasa nya di gunakan oleh para ahli untuk menyamarkan ranah kultivasi nya dan memberi mereka keuntungan tersendiri.
"dari yg saya lihat bersama tuan muda, pemuda itu memang tidak memancarkan aura seorang kultivator sama sekali tetua, jika pun dia menggunakan tehnik penyembunyian kultivasi, pasti lah dia masih memancarkan aura seorang kultivator, hanya saja kita tidak bisa mendeteksi nya dengan jelas.
tapi ini berbeda, dia sama sekali tidak memancarkan aura apapun"
ucap penjaga itu dengan lebih jelas.
"baik lah, kau boleh pergi"
ucap Qin tui.
"baik tetua, jika begitu saya kembali dulu ke tempat tuan muda"
ucap penjaga itu.
setelah penjaga itu pergi, mereka semua langsung saling tatap.
"seperti nya para pembunuh dari pagoda darah itu telah gagal, aku tidak percaya 8 pembunuh khusu tingkat menengah bisa di kalah kan oleh tiga orang yg hanya sedikit unggul satu tingkat dari para pembunuh itu.
apa mereka di selamatkan oleh seseorang, apa lagi seharus nya perjalanan yg mereka tempuh masih membutuhkan waktu beberapa hari lagi untuk sampai tujuan, tapi hari ini mereka sudah kembali tanpa mengalami luka sedikit pun"
ucap Qin tui sambil berfikir keras.
"menurut prediksi ku, mereka ber tiga pasti telah mendapatkan bantuan seorang ahli untuk bisa mengalah kan 8 orang pembunuh itu"
ucap salah satu tetua dengan yakin, hanya itu yg bisa di jadikan alasan yg kuat untuk menyimpulkan pertanyaan ini.
saat mereka sedang berdiskusi, tiba-tiba bayangan hitam bergerak masuk ke ruangan yg mereka tempati.
wussss.....
"apa kalian sudah menyiapkan semua nya sesuai rencana kita...?"
ucap sosok pria tua dengan jubah hitam yg menutup seluruh tubuh nya.
"selamat datang tetua agung, kami sedang mendiskusikan hal itu tetua, tapi hari ini ada kejadian yg tidak terduga yg membuat kami harus berfikir ulang dan mencari informasi lagi"
ucap tetua Qin tui dengan hormat.
__ADS_1
pria tua berjubah hitam itu adalah tetua agung sekte air hitam.