SAHABATKU CINTAKU

SAHABATKU CINTAKU
12


__ADS_3

Dua bulan sudah kepergian Tommy sekarang seluruh peninggalan Tommy adalah hak milik Gerald Ia di pastikan memimpin perusahaan yang tadinya milik Tommy.Ziana pun tetap menjadi Sekretaris pribadi Gerald walaupun sekarang kerjanya lebih banyak.


"Zi nanti sore ikut aku ke kota B bisakan?"Tanya Gerald.


"Perasaan gak ada jadwal sama orang kota B deh minggu ini"


"Iya,Aku ada perlu,aku pengen ikamu ikut"kilah Gerald.


"Itu mah maksa namanya Ge"ketus Ziana.


Geral hanya tersenyum.


"Ya udah aku pulang dulu tapi ganti baju,sama bawa ganti baju dulu"


"Ribet,bisa beli lah disana,kayak mau ke hutan aja"


"Terserahlah,kamu yang tanggung aku belanja yah"


"iya"


Ziana pun tersenyum puas.


Setengah sepuluh malam Gerald dan Ziana masih ada di parkiran hotel di kota B Ziana tidak tahu apa misi Gerald yang Ia tahu ada seseorang yang mengarahkan Gerald di telpon.


"Ge nyiduk siapa sih,"Tanya Ziana penasaran.


"Nanti kamu tahu sabar yah...diem gak usah kepo"


'Hai...please deh kalo kamu ngajak aku resikonya Kepo'


kata Zian dalam hati.


"Ayo zi,kita turun sekarang!"Ajak Gerald.


Mereka pun mendatangi sebuah kamar dan memijit bel pintunya.


"Ya..".Seorang lelaki tanpa memakai baju keluar membukakan pintu.


"Astaghfirullah,..."Ziana membuang wajahnya.karena malu.


Gerald mendorong lelaki itu kemudian menerobos masuk Ziana mengikuti Gerald.Seorang wanita memakai pakaian mini terlentang di kasur.


"Jadi di sini pemotretan nya Mer.." Wanita yang diatas ranjang itu tersentak kaget.


"Ge, Gerald..."Katanya gugup.


"Siapa kalian kurang ajar sekali masuk ke tempat privasiku."Lelaki itu geram.


"Maaf,aku hanya memastikan partner ranjang mu ini,katakan pada perempuan ini jangan ngaku ngaku kekasih aku lagi"


Gerald menarik tangan Ziana untuk keluar dari kamar itu.


"Ge,are you oke?"Tanya Ziana karena sejak tadi hanya diam di dalam mobil.


"Sure I,m oke" jawab Gerald.


"minum dulu biar tenang "Ziana menyodorkan air mineral.Gerald meminumnya sampai habis.


"Ge,emosi bikin kamu haus yah"


Ziana terkekeh.


"Kita cari hotel yang lain"Gerald melajukan mobilnya.


"kita mau nginep?"


"nggak,istirahat dulu sebentar jam satu malam kita pulang naik kereta."


"Naik kereta?"


"Iya kalo pesawat berangkat besok jam enam pagi"


"Ya udah naik kereta aja"jawab Ziana.


"Ge,kamu dari kantor terus ke sini cuma mau mutusin merry rugi di ongkos dong"Ziana menggoda Gerald.


"Nggak apa apa aku puas kalo liat langsung beja*nya Merry"


"pelajaran buat kamu tuh kalo cari pacar cari perempuan baik baik ..."


"Iya,tante"jawab Gerald.


"Is,emang aku tante Nuril"


Gerald hanya senyum dan mengacak rambutnya.

__ADS_1


Ziana cemberut ketika masuk ke kamar hotel pasalnya Ia kesal karena Gerald menyewa hanya satu Kamar jadi Mereka harus berbagi kamar.


"ya udah sih Zi,lagian cuma Dua jam aja kan,cuma mandi sama ganti baju aja"


Ziana membenarkan juga tapi Gerald buang buang uang pake pesan hotel bintang padahal hotel melati juga kan cukup.


Ziana merebahkan tubuhnya di kasur sedangkan Gerald hanya duduk disofa


"Jangan tidur Zi, ntar di Kereta aja


"Iya aku cuma rebahan aja pegel"jawab Ziana.


"Aku pijitin"Gerald menawarkan diri.


"Oh,no Gege,terimakasih"jawab ziana sinis.Gerald hanya tertawa.


"Koplak..."sarkas Ziana.


Sekarang Ziana dan Gerald sudah di dalam kereta.


"Senangnya bisa naik kereta"kata Ziana.Ia pun menyenderkan kepalanya dan mengambil posisi pewe untuk tidur.


"Aku tidur yah biar cepet sampe"katanya sambil tertawa kecil.


"Nanti lagi naik keretanya ke surabaya sambil liburan ya"


Gerald mengangguk, Ziana pun tersenyum senang.


"Ajak Dini,Evan,sisil,emil Arul juga yah"Kata Ziana lagi


"nggak sekalian bunda,tante Nuril,bi arni,mas bas,pak koko,"Gerald mengejek.


"kayak mau besanan yah,tapi nggak apa apa Ge, kamu sewa satu gerbong aja biar rame rame ya"


"Hmm,suka suka kamu lah,mimpi mah gratis"Kata Gerald males.Lama kelamaan suara Ziana pun menghilang karena tidur.Gerald hanya tersenyum dengan kelakuan sahabat nya itu.


Dan akhirnya mereka sampai Di kota J.


"Makasih ya Ge...Nanti aku kalau kesiangan gak apa apakan?"


"iya,asal jangan lebih dari jam Sebelas siang kita ada meeting."


"Ok,Aku masuk ya"


*******


Sejak putus dari Merry Gerald lebih Fokus pada pekerjaanya.Tidak lari lari mengejar Merry bahkan selama beberapa bulan dia sudah mendapatkan Dua tender Mega Proyek di provinsi C.pencapaian yang sangat baik di sepanjang Ia memimpin perusahaan.Dan mengapresiasikan keberhasilannya Gerald mengadakan Pesta ulang tahun Perusahaan secara besar besaran, keluarga mengundang para petinggi perusahaan lain dan di rencanakan di sebuah hotel berbintang.


"Aduh,serasa jadi putri nih aku"Kata Dini setelah merapikan gaunnya.Hari ini Ziana dan Dini memilih warna yang sama untuk gaun mereka hanya beda model saja.


"Ayo,Zia yang lain sudah standby"Kata Dini.Mereka harus datang lebih awal karena kebagian menyambut para tamu.


"Ih,ini pertama kalinya aku ikutan pesta gini"


"Hmm,kalo aku ini yang kedua"Kata Ziana.


"Oh yang terusnya kamu ngedate sama mister D yah"Kata Dini lempeng.


"Suttt,jangan keceng keceng nanti ada yang denger"Dini pun menutup mulut.


...Sampai di tempat pesta mereka mencari tempat duduk sesuai undangan dan mereka sempat kaget dapat barisan paling depan...


"Nggak salah ini?" Dini terheran karena teman temannya semua ada di belakang bukan di barisan terdepan.


"Ya udahlah,rejeki kita biar deket sama penyanyi nya"Ziana tak ambil pusing.


Ziana melihat kearah Gerald yang sedang sibuk dengan undangan Eksklusif nya.Matanya mencari keluarga Gerald,sejak tadi Dia belum melihat keluarga tante Nuril.


"Nyari siapa?mister ya"


"Ish,sembarangan kamu tuh ya,aku cari keluarga tantenya Gege,"


"kirain,nggak enak di depan nggak bisa cuci mata ah"keluh Dini.


"Ck,ck dasar genit "cibir Ziana.


"Bodo"Dini menjulurkan lidahnya.


"ih,mana ada yang mau kalau tingkah mu gak elegant gitu"


Acara pun dimulai mulai dari tari pembuka,sambutan,pemberian n penghargaan,juga penayangan film pendek tentang perusahaan yang Gerald pimpin juga tentang pendirinya Steve tommy perkasa.setelah itu berdoa bersama kemudian Hiburan yang di bawakan 2 Band terkenal di indonesia. sesekali mereka ikut bernyanyi karena memang lagu lagunya hits pada waktunya.


Ziana mengambil hp ingin melihat jam berapa sekarang.


tiba tiba ada chat masuk.

__ADS_1


Mr D


hai cantik mau aku culik malam ini keluar yuk..."


Ziana pun membalas


Me


maaf malam ini aku menolak penculikan boss bisa marah besar hehe.. kamu duduk dimna?


Mr D


Di hati mu...,kamu tidak melihat saya?padahal saya sempat foto kamu tadi.


Sebuah foto terkirim ketika Dini dan Ziana masuk tadi.Ziana hanya senyum kemudian mengedarkan pandangan mencari seseorang tapi tak Ia temukan.


Gege


Anteng banget lagi chat sama siapa sih


Me


seseorang tapi udah nggak kok😁


jawabnya.kemudian masukan lagi hp miliknya kedalam tas.Ia pun kembali menikmati acara yang di suguhkan.


Tiba tiba lampu menjadi redup sebuah intro lagu yang tidak asing terdengar.


'Dengarkanlah wanita pujaanku


malam ini akan kusampaikan


hasrat suci kepadamu Dewiku


Dengarkalah kesungguhan hati


kuingin mempersuntingmu tuk


yang pertama dan terakhir jangan kau tolak dan buatku hancur kutak akan mengulang tuk meminta satu keyakinan hatiku ini akulah yang terbaik untuk mu...


"Bos kita mau ngelamar seseorang Zia"Dini berbisik.


Ziana mengedarkan pandangan siapa yang akan Di lamar Gege?


Gerald turun dari stage


Dengarkanlah wanita impianku malam ini akan kusampaikan janji suci satu untuk selamanya dengarkanlah kesungguhan ini


aku ingin mempersunting mu untuk yang pertama dan terakhir......


Gerald pun berdiri di depan Ziana.


'aduh gege ngajak duet nih'pikir ziana.kemudian yang terdengar hanya back sound


dan seseorang memberikan buket bunga pada Gerald.


Gerald menuntun Ziana berdiri.


"Bismillahirohmannirohim,Ziana Meidina binti Hasan Syamsir maukah kamu menjadi istri dan Ibu dari anak anak ku"


sontak riuh para tamu undangan fokus pada Mereka.


Ziana terbelalak kaget,Ia memberi kode bertanya pada Gerald.ini ada apa tapi Gerald hanya buang muka sambil menyodorkan buket bunga kepadanya.


"Terima...terima "begitu suara penonton di belakang sudah pasti itu teriakan karyawan Gerald.


"Bagaimana nona Ziana,tuan Gerald menunggu jawaban anda"kata seseorang diatas stage sana.


'ya ampun kalau aku tolak Gege akan malu, kalau aku terima masa iya Gege jadi suami aku??'


"Ayo nona jawab sekarang"Ziana mengambil mic yang di sodorkan .


"Baiklah Bismillahirohmannirohim saya Ziana Meidina bersedia menjadi istri dari Gerald Stevan Hutomo"


seketika menjadi riuh tepuk tangan ke penonton yang dari tadi menunggu jawaban Ziana.


Dan Ziana pun menerima buket bunga itu.


"Terimakasih"Gerald memeluk ziana dan memasangkan cincin di jari manisnya.


Riuh tepuk tangan masih terdengar.


'Ya allah jika ini mimpi aku ingin segera bangun 'Pinta Ziana dalam hati.


*********

__ADS_1


__ADS_2