SAHABATKU CINTAKU

SAHABATKU CINTAKU
71


__ADS_3

Kayla menikmati hari hari kerjanya,sebagai wakil manager keuangan,berteman dengan orang orang yang asyik tentu saja menyenangkan.


April,Tito,ana,dan erni ditambah atasan yang siap membantu, satu lagi Hamzah itu pria lajang,tampan dan hamble,kalau menyuruh anak buah tidak seenaknya,kalau ada salah menegurnya sangat hati hati. Kayla sekarang mengapa teman temanya mengidolakan bahkan ngarep jadi pacarnya.


"Ah,senangnya besok libur,sekarang terima gajian syurga syurga..."Kata April sambil beberes mejanya.


"Kamu pulang kay?"Tanya Tito.


"Iya dong kan besok libur.


"Mau ngajak ngdate ya tanya tanya?"Tito mengusap wajah Erni.


"Nggak nanya aja,aku mah gak berani ngajak Mbak.Kayla takut ada yang marah."


"Tau dirinya mas "timbal ana.Tito hanya tertawa pelan.


Kayla membalas pesan Rexca yang sudah menjemputnya dibawah.


"Hai aku duluan dah ada yang jemput"


"Mbak Kay turunnya sama sama yuk"Ajak Hamzah.


Mereka pun turun memakai lift bersamaan.


Di ruang tunggu tamu Rexca menunggu Kayla,dia memang berjanji akan menjemput Kayla alasannya sambil main,padahal tetap modus.Rexca mengerutkannkeningndengan bibir sedikit cemberut.


"Hai Ka,maaf nunggu lama"Kayla menyapa Rexca.


"Iya ga papa"balas Rexca.


"Eh,Ka ini kenalin atasan aku Mas Hamzah,Mas ini Rexca"Keduanya saling berjabat.


"Senang kenalan dengan anda."Kata Hamzah basa basi.


"Rexca ini keponakan pak gerald Putra Pak Arul"


"Oh,iya putra bu putri?"Tanya Hamzah.


Rexca pun mengangguk.


"saya tahu,tapi pak arul dan bu putri pasti gak tau saya"kekeh Hamzah.


Mereka pun pamitan berpisah di parkiran.


"Pantesan kamu betah kerjanyan atasanya juga ganteng"kata Rexca sinis,ternyata Hamzah yang di perkirakanya salah.


"Makanya jangan nilai dari nama,apalah arti sebuah nama Rexca,Ganteng mah ganteng aja biar namanya udin"


Mereka pun tertawa.


Seperti yang direncanakan Kayla dan Rexci tak langsung pulang.


melainkan jalan jalan dulu di kota T karena biar sudah satu bulan tinggal disini Kayla belum pernah jalan jalan.


Merekapun mengunjungi sebuah mall.


setelah di rasa cape mereka pun pulang.


"Kay.."Rexca memecah kesunyian.


"Hmm"


"Nikah yuk"Ajak Rexca.


"Kamu tuh aneh aneh aja deh."

__ADS_1


"Seriusan"Rexca sungguh sungguh.


"Kuliah dulu beresin baru mikirin nikah cari jodoh teman kamu pasti banyak,yang seumuran atau di bawah kamu umurnya."


"Tapi aku maunya tetap sama kamu Kay"


"Ka,Please"


"Sebegitu salahnya yah Aku cinta sama kamu,Apa kalau aku nikah sama kamu itu terhina?"


"Bukan begitu ka,Udah deh jangan debat lagi ok,yang jelas saat ini aku belum mau jadi pacar kamu apalagi istri kamu Ok"Kayla mengakhiri perdebatan.


Akhirnya di perjalan menuju rumah pun diam,Kayla pun akhirnya tertidur pulas sampai di kediaman Dini dan Evan.


"Kay..."Rexcaq mengelus pipi kayla.


Ia melepas seftybelt di tubuh Kayla.


"Kay, Bangun nyampe woy"tangan Kayla di genggam Rexca.


"Ih,Ka apaan sih modus"Kayla menepiskan tangan Rexca.


"Cuma megang tangan belum cium cium dibilang modus"cibir Rexca.


'Plak'


Tangan Rexca di pukul Kayla.


"Dah,pulang sana makasih dah dianterin"Kayla keluar dari mobil Rexca.


"Rexca kamu ngapain ngikutin aku"


"Ya mau nyapa tante sama om lah"


"Ih,sebel"Kayla mempercepat jalan masuk Rumahnya meninggalkan Rexca.


"waalaikum salam"jawb keduanya.


"Hai,Rexca makasih lho dah mau jempu Kayla"kata Dini.


"Sengaja sambil main tante"


Tak lama Rexca pun pulang,karena Kayla sudah masuk kamar dan tak menemuinya lagi.


"Mi,aku mau nikah dong"Rexca sepulang dari rumah Kayla merengek pada Putri.


"Hei,kamu mabuk?"Putri terheran melihat kelakuan anaknya yang baru datang.


"Ya mi,Mabuk cinta"jawab Rexca.


"Mau nikah sama siapa?"


"Sama Kayla lah siapa lagi"


"Emang Kayla nya mau?"Arul pun ikut nimbrung.


"justru itu,Aku selalu ditolak Kay,bantuin dong mi"Rengeknya.


"Idih,yang mau nikah kok kelakuannya begitu"Putri mengolok.


"Kita harus gimana,kalau langsung ngelamar terus di tolak kan malu Ka"


"Ngelamar siapa mi?"Rexci tiba tiba datang.


"Kaka pengen melamar Kay,gimana pendapat mu ki?"Tanya Putri pada anak perempuannya.

__ADS_1


"Main lamar aja nembak juga di tolak apalagin ngelamar"ledek Rexci


"Hei..."Rexca tak terima dengan perkataan adik kembarnya walaupun benar.


"Solusinya bukan ngeledekin"Rexca melempar bantal sofa kearah adiknya,tapivRexci menghindar dan menjulurkan lidahnya.


"sudah,ah malah ribut,nanti mami.bicara sama tante Dini,tapi nggak mau maksa lho"


"Papi juga ngomong dong sama oom Evan pi"Pinta Rexci.


"Ye,ini anak tak berdaya banget hidup mu sampai pasukan mak abah lu bawa"


"lagi pada ngapain ngumpul -ngumpul kok ga ajak opa"Satria datang ikut berkumpul.


"Ini Opa sayang kaka pengen ngelamar cewek,tapi ditolak terus"Rexca memapah Opanya agar duduk.


"Siapa yang berani nolak cucu opa,mana ada?"


"Ya ada tuh buktinya Kayla putrinya om Evan nolak terus opa"Jawab Rexci pada Opanya.


Satria tetkekeh sendiri,Ia teringat perjuangan anaknya yang mengejar cinta Putri yangvsekarang menjadi menantunya.


"Kisah lama terulang kembali"Kekeh Satria.


"Maksudnya Opa?"Tanya Rexci.


"Tanya sama Papimu "Rexca melirik Arul.


"Apa kok liat papa gitu amat"


"Coba katakan maksud Opa apayah?"Giliran Rexci yang menyelidik.


"Gak penting masa lalu"Sergah Arul.


"Papimu dulu juga tiga kali di tolak mamimu,Ka,Ki" lagi lagi Satria terkekeh,dan Arul semakin kesal dengan Papanya.


"What?mengenaskan"Lirik Rexci sedang Rexca tak bergeming.


"Tapi akhirnya dapat Mamikan ?Ceritain dong siapa tahu jadi inspirasi"Kata Rexca akhirnya.


Karena Arul hanya diam akhirnya Putri menceritakan kisah pertemanan mereka di mulai dari menganggap teman,kakak adik dan akhirnya ke pernikahan,semua tidak di bantah Arul karena benar adanya malah Putri hanya menceritakan yang baik baiknya saja Sehingga Arul merasa tidak dijatuhkan martabatnya sebagai Kepala Keluarga.


"Hmm,Gimana kalau aku kaya Mami aja pergi berpisah,siapa tahu Kay kehilangan"


"Huh yang ada kak Kay senang gak ada yang nemplok terus Dia ketemu jodoh yang menurutnya idaman,terus taarufan terus...."


"Stop ya Ki,ucapanmu mengerikan"Rexca mengusap wajah Rexci.Tak terima Rexci membalas dengan pukulan di pahanya.


"Hei,sudah kalian ini ah"Putri menengahi anaknya.


"Mami dan Papi mau bicara dulu sama kedua orang tuanya Kay"Kata Putri akhirnya.


"Memang kamu siap Nikah gitu Kak?"Tanya Rexci tak percaya.


"Siaplah,aku kan gak nganggur nganggir amat biar masih kuliah,bisa lah ngasih makan satu atau dua mulut mah"


Arul dan Putri hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah anaknya.


"Opa setuju biar Opa cepat gendong cicit"Satria bersemangat semua pun Tertawa.


💕💕💕💕💕💕💕💕


Masih nyimak kan semoga para Reader yang baca cerita aku selalu di beri kesehatan aamiin.


Tetap.love you saudub udug deh

__ADS_1


~Bie Uwi~


__ADS_2