
"yaudah gue masuk dulu,lo mau ikut masuk gak" tawarku
bukannya menjawab malah rendi menarikku dan lansung menciumku dengan lembut tapi anehnya bukannya aku marah justru aku menikmati ciuman yang rendi berikan
aku merasa nyaman dengan ciuman ini...oh my good apa yang kulakukan
"mmm udah gue mau masuk dulu,ntar pak nano liat
kan malu!"ujarku
"lagi......"
"apaan sih lo,nggak yah..bye!"peringatku
"bye sayang?"
aku hanya tersenyum manis mendengar ucapannya
apa yang terjadi padaku,dan dengan mudahnya aku melupakan yang tadi terjadi di RS berkat ada rendi...
dia selalu ada untukku ketika aku butuh seseorang
pagi hari mataku berpanda ,tanda kurang tidur,,hm aku nggak bisa berhenti memikirkan yang aku dan rendi lakuin kemarin
"sayang?"sapa axel
__ADS_1
"sayang???lo masih ada muka juga ya buat nemuin gue?
cinta gue selama ini cinta buta tau nggak yang bisa liat sifat busuk lo itu!!"
"oke.aku salah aku minta maaf aku awalnya memang jadiin kamu sebagai taruhan tapi setelah menjalani hubungan sama kamu aku beneran cinta sama kamu..maafin aku yah"pintanya memelas
"Bodo,jangan pernah muncul dihadapan gue!!!"pintaku
aku berlari menjauh dari manusia yang dulu aku cintai tapi sekarang amat sangat membencinya
"nadiaku sayang!"panggil rendi
tapi aku nggak respont karena aku lagi badmood banget
"berisik banget sih lo?"...
"lagian lo kaya orang bisu ajah dipanggil nggak sopan tau nggak
gue bilangin ama nyokap lo baru tau lo...?"
"ouh ngancem nih?"
"oh iya nanti gue kerumah lo yah habis selesai kelas?"
"ngapain?"
__ADS_1
"ouh sekarang gitu,,ditanya mau ngapain,gue mau ngrampok rumah lo?"jawabnya dengan sedikit kesal
"hahah ok,nanti kita pulang bareng yah...?"
jawabku menenangkan dia yang tadi kesal
sampai juga dirumah gue tapi kita nggak bateng karena rendi tiba2 ada kelas mendadak
sejak kejadian kemaren aku nggak berhenti mikirin rendi..apa aku suka ya sama dia.masa iya sih hanya karena ciuman yerus gue jadi suka gitu sama dia
"nadia,kok nglamun ajah dari tadi"ujar mamah membuyarkan lamunanku,
"mah aku mau nanya,mamah pernah suka sama sahabat mamah sendiri nggak dulu?" tanyaku hati2
"kenapa nanya gitu?kamu suka yah sama rendi?"jawab mamah sambil menggodaku
"apaan sih mamah,"kataku dengan malu malu
"hahah dulu pernah sebelum mamah ketemu papah,cinta sama sahabat sendiri itu susah tau nggak,iya sih nyaman kalo kita emang berjodoh sama dia tapi kalo nggak persahabatan yang kita jalin selama ini hancur dalam sekejap,ya kaya mamah sekarang kann jodoh mamah sama papah jadi..."
"hmmm terus kalo nadia sama rendi nggak jodoh persahabatan kita bakal hancur gitu ma?"
"tergantung prinsip kalian ajah! ya udah mamah mau ke belakang"pamit mama
tok tok tok
__ADS_1