SAHABATKU CINTAKU

SAHABATKU CINTAKU
69


__ADS_3

sebulan telah berlalu Kaylansudah kembali dari studynyan Dini dan Evan pun mengadakan syukuran kecil kecilan dan hanya keluarga terdekat saja yang datang.


"Kapan mau kerja nih?"Kata Gerald diantara obrolan ringan para orang tua.


"Sebulan lagi deh Dad,aku mau dinginin otak aku yang udah panas banget"Jawab Kayla sekenanya.


"Iya deh,Daddy tunggu di kantor."


"Wah,hebat orang mah ngelamar kerja ini kamu yang di lamar kay"Kata Evan.


"Makasih yah ka usah jadi Sponsor buat sekolah Kayla."Kata Dini ikut nimbrung.


"Eh,kalian ini Kayla sudah kita anggap anak sendiri jadi apasalah nya mewujudkan impian dia"Kata Ziana.


"Kalau Kay merasa terbebani,nggak mau kerja di perusahaan Daddy juga apa apa,Yang penting Kay nyaman"Tambah Gerald.


Kay hanya mengangguk.


Dikumpulan yang berbeda tapi masih di rumah Evan dan Dini.


Rombongan anak anak muda berkumpul,saling ejek dan yang lainnya tertawa.


"Ini anak kita ngobrol di sini dia malah sama orang tua"Rexci menunjuk ke arah Kay dan Daddynya.


"Ya biasa Kay kan dari kecil PENDADOR "Kata Kenzo.


"PENDADOR tuh apa sih"Rexci tidak mengerti.


"Perebut Daddy orang"Jawab Kenzo.


"haha...bisaan kamu kak"Kata Rexci yang lain pun tertawa.


"Apa sih rame amat"Rexca datang dan ikut bergabung.


"Baru datang lu"Tanya Kenzo.


"Itu biasa ngantor dulu,cape gue"Rexca melepas dasi.


"Hei di suruh kumpul kita mau berdoa dulu "Kayla mengajak saudara dan teman temanya.


"Nih buat kamu"Rexca menyodorkan sebuah hamper untuk kayla.


"Di bukanya di kamar nanti aja"imbuhnya.


"Makasih,"Kayla berbisik.


"Oy,pacaran mulu hayu ngumpul"Ajak Kenzo.


"Ih,Bang ke sapa yang pacaran"Dengus Rexca.


Semua berkumpul di pimpin oleh Ayahnya Kayla kemudian mereka pun makan bersama.


Dua minggu setelah itu,Kayla memutuskan untuk mulai masuk bekerja di perusahaan Gerald,Dengan memakai baju kerja yang di berikan Rexca Kayla terlihat sangat anggun,Ditambah kepala Kayla yang di balut hijab corak yang senada dengan Blousenya.


Kayla bercermin lalu tersenyum,kemudian Ia mengambil gambarnya dan di buat story.


'Hai makasih bajunya aku syuka🀩'


Rexca:Syukur kalau kamu suka.nanti aku beliin lagi yah.


Kayla:Jangan aku nggak enak sama kamu,ngasih hadiah mulu.


Rexca :Ya udah nanti kalau kamundah jadi istri aja ngasih hadiahnya.


Kayla:Ish..nyebelin.


Rexca :Mau aku anterin ke kantornya.


Kayla:Emang kamu mau kemana.


Rexca :Kuliah dulu siang baru ngantor.


Kayla:ya udah kamu.pergi aja ngampus aku mau bareng Mama.


Rexca:Ya udah,take care yah,jangan kecentilan,tepe tepe...


Kayla:Apa


sih gak jelas😬

__ADS_1


Kayla pun menyimpan hp di tas nya.


"Kay,yuk sarapan dah siap nih Dini mengajak Kayla sarapan pagi."


"Iya mam"Kayla pun bergegas ke ruang makan.


"Cantiknya anak papa"Puji Evan.


"Siapa dulu mamanya ya kan kay"Kata Dini.


"So pasti mam"Jawab Kayla.


"Untung yah Arshaka pesantren,kalau disini dia kesepian di tinggal.kita kerja" kata Kayla.


"Iya, tapi kadang Mama kangen banget sama Arsya"


"Udah jangan di bicarakan nanti hati nya gak tenang,semoga pulang Dia punya ilmu yang bermanfaat"


"Aamiin "Mereka mengamini.


Di kantor Gerald sudah menunggu Kayla untuk.membicarakan pekerjaanya.


Diluar dugaan Gerald Kayla meminta agar Gerald menempatkannya tidak bersama orang tuanya.


"Memang kenapa Kay?"Gerald tidak mengerti dengan permintaan Kayla.


"Biar tidak keliatan banget nepotismenya"Jawab Kayla.


"kamu itu ada ada saja,Tapi kalau mau kamu kerja di cabang ,di T"Kata Ziana.


"Iya udah Kay mau"


"Tapi kalau di T kamu nggak bisa pulang kerumah kamu tiap hari,Kamu tinggal di apartemen yang depan kantor aja biar gak usah naik kendaraan cukup jalan sepuluh menit aja"Kata Ziana.


"Duh Mommy jangan ngasih fasilitas terus sama aku,jadi malu akunya"


"Sekalian dari pada kamu harus cari kontrakan."Kata ziana.


"Ya udahlah makasih aja deh"


"Sekarang kamu ke ruangan Mama dan Papa kamu,sekalian minta pendapat mereka"


"Iya,Makasih Mommy,Daddy" Ziana dan Gerald mengangguk setelah memcium tangan Gerald dan Ziana Kayla pun keluar.


"Iya mam,aku tadi dah setuju malah mau nempatin diapartemen seberang kantor"


"kamu perempuan sayang,mau jauh sama keluarga"


"mam,weekend kita ketemu kan?"


"Lagian kan aku biasa mandiri selama satu tahun ini"


"Ya udah,mam gak apa apa lagian nggak jauh banget kok"


"Terserah deh yang penting jaga diri dan kalau nggak betah minta pindah deh"Dini akhirnya pasrah dengan keputusan anaknya.


"Siap bu ratu,sekarang ada kerjaan gak buat aku"


"Nggak deh diem aja dulu"


"Masih mode nganggur dong"keluh Kayla.


"liat liat aja kantor kalo boring"


"Nggak ah gak asik...abis istirahat pulang aja deh"Kayla pasrah.


"Iyalah,daripada ngerecokin papa sama mama."


Seminggu kemudian Kayla benar benar bekerja di kota T walau hanya sejam perjalanan dari rumah ke kantornya Ia memilih tinggal apartemen yang disediakan Ziana dan Gerald.


"Kalau deket sama kantor insyaallah lu mah gak akan kesiangan Kay"Kata Kenzo yang kebetulan ikut Kayla pindahan.


"Sekarang tinggal rajin bekerjanya Kay,malu sama Mommy Zia sama Daddy Gerald."Dini menasehati.


"Jangan bawa cowok kemari lho"Kenzo menggoda.


"Siwalan mang kapan aku bawa cowok ih ngasal"Sungut Ziana.


"Ya kali"

__ADS_1


"semoga kamu betah,semoga cepat di angkat jadi manager paling enggak"


"Aamiin,kerja yang bener,tar kapan kapan gue pantau kerja lu bener apa kagak"


"Ya pasti benerlah,emang elu,skripsi aja gua bantuin"


"Is,jadi nyerempet kesana lagi"


Kayla mencibir.


"Ya udah mama pulang yah,papa baru pulang tuh,kamu hati hati di sini jangan sembarang terima tamu"Dini menasehati.


"Oke mam,makasih"


"Kamu belum mau pulang Ken?"


"Belum mam,nanti nunggu Rexca sama Rexici mau ke sini"


"Oh,ya udah duluan yah"


"Hati hati mam"Kayla dan ken melambaikan tangan pada Dini.


"Emang iya kembar mau kesini"


"Iya lagi dijalan"


"Kok gua tuan rumah gak di kasih tahu?"


"Ini gua kasih tau,ribet banget sih"


"Mau minum ambil sendiri yah,mau beres baju nih"


"Entar dulu gua mau curhat"


"Lu kata gua mamah dedeh"sungut kayla.


"Ayolah,gak ada yang gua percaya selain lu"


"Kenapa Sih serius banget"


"Gua putus sama pacar gua"lirih Kenzo.


"Sama Sinta,Alma,tau angel?"Tanya Kay jarena belum tahu siapa pacatnya Ken sekarang.


"Sinta mah mantan,Angel sama Alma tetep sahabat buat gue"


"Ya siapa dong aku kan gak tau pacar pacar kamu siapa aja"


"Kesannya Gua play boy kok bilang pacar pacarnya aku,Pacarku tuh pasti satu."bela Kenzo tak terima dengan kata Kayla.


"Terus sapa Bang keee?"


"Nggak sopan sama anak atasan lu kay"Kayla pun terkekeh.


"Maya gue dah satu bulan ini gua pacaran tapi sekarang Dia Gue putusin."


"Kenapa?"


"Ini gara gara Alma"


"Kok Alma?apa hubungannya"


"Alma Punya pacar teman satu tingkatannya,tadi nya gue pikir bakal biasa aja tapi,liat mereka bareng bareng terus Alma cuek sama gue hati gue sakit dan gue gak terima kay"


"Sebentar,jangan bilang lu mulai ada rasa sama Alma"


"Mungkin..tapi sayang mah dari dulu selalu ada buat Alma dan Angel"


"Cuma rasa sahabat aja"


"Terus sekarang gimana?"


"Gak tau gue bingung makanya minta pencerahan dari lu"


Kayla bengong,


"Gimana mau mencerahkan hati orang kan pacaran juga Aku belum pernah."


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•

__ADS_1


Tetap bersamaku yah 'Love love saudug udug ya Reader 'πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


~Bie uwi~


__ADS_2