SAHABATKU CINTAKU

SAHABATKU CINTAKU
44


__ADS_3

Suasana di rumah mewah milik Gerald sudah sangat ramai tamu undangan sudah memenuhi kursi tamu.Hari ini keluarga Gerald mengadakan syukuran


besar besaran mengundang anak anak panti,ibu ibu pengajian juga kerabat dekat.


Kakek dan Anwar pun kembali datang karena diundang secara langsung sama gerald.Rumah yang besar itu terlihat ramai di mulai dari pengajian,tausiah dan pemberian santunan anak yatim.


Mereka menikmati suasana kebersamaan ini selain syukuran sembuhnya Ziana,ini juga syukuran ulang tahun yang pertama Kenzo.Ini adalah pengajian yang paling besar karena Gerald dan Ziana merasa mendapat kehidupan yang kedua setelah musibah yang terbesar di sepanjang mereka rumah tangga terlewati.


Peluk dan cium bergantian diberikam pada Kenzo,juga memberikan hadiah untuknya.


"Assalamualaikum "Arul yang baru datang menyapa.


"Walaikum salam"Jawab yang ada disitu kompak.


"Kok telat rul?"tanya Gerald.


"Ada meeting dulu jadi telat"


"Kenzo,happy birthday,panjang umur jadi anak soleh pintar juga yah"Arul memeluk Kenzo.


"Aamiin,makasih om,mana kadonya"Gerald membalas kata selamatnya Arul.


"Oh,iya tuh di luar,kado buat Kenzo"


Arul menunjuk sebuah motor matic mini di depan pintu.


"Yey,makasih om"Lagi lagi yang menjawab gerald dia pun menuntun Kenzo yang baru bisa berjalan untuk mendekati motor mainannya.


"Makasih om,semoga cepet jadi pengantin."Kata Ziana menghampiri Arul,karena tadi sedang ngobrol dengan Anwar dan Kakek.


"Pengantin di tolak"Arul tersenyum Perih.


Sebulan Putri lulus kuliah Tante Nuril sengaja melamar Putri,Ia merasa cocok dengan Putri,dan hendak di jodohkan dengan Arul.Tapi putri menolak dengan alasqn Ia ingin bekerja dan menjadi wanita karir dulu.


"Kan yang lain masih banyak"Kata Ziana.


"Emang sama Putri cocok?"tanya Ziana.


"Nggak tau juga kan yang mau mama,aku mah nurut aja,kasian kebelet jadi oma"Kekeh Arul.

__ADS_1


"Jodoh mah nggak kemana"


sebenarnya Ziana pun kecewa saat putri menolak halus lamaran Tante Nuril.Apa daya Dia tidak ingin memaksakan kehendaknya.


"Put,Arul pengen makan tuh,temenin kasian kelaparan"Kata Ziana ketika melihat Putri keluar dari kamar Kakek.


Seperti biasa Putri menurut dan mengajak Arul makan.


"Abang mau makan sama apa?aku ambilin"kata Putri.


"Gak usah aku yang ngambil,kamu temenin aku makan yuk"ajak.Arul.


"Dah,kenyang Aku bang"


"Ya udah temenin aja masak makan sendiri,ngemil apa gitu"


"Iyalah,ayok susah kali aku nolak ajakan kamu Bang"gerutu putri.


Arul hanya senyum.


"Rul,telat amat orang tamu dah pada pulang"Evan menyapa Arul.


"Udah di doain noh sama tante Nuril"kata Evan ngakak.Dan Arul pun ikut tertawa.


"Put,kasihanilah jomlo yang satu itu"Evan menunjuk Arul.


"Bodo..."jawab Putri sambil berlalu dari mereka.


Ia tak mau membahas apalagi tentang jodoh yang pasti nyerempet ke Arul.


"Van,jangan pulang kita main PS begadang sekalian"Ajak Arul.


"Nggak ah,besok.gua kerja"tolak Evan.


"Dari pada main PS mending mainin dini"Tambahnya.


"****..."Arul memaki.


Evan pun tertawa sambil pergi puas ngebulli Arul.

__ADS_1


*****


Ziana mengganti baju gamis nya dengan baju tidur,tak lama Gerald masuk kedalam kamarnya,sekarang Mereka menempati kamarnya yang dulu.setelah Ziana dinyatakan sembuh dan bisa berjalan, Mereka memutuskan pindah kamar lagi ke kamar atas.


"Ken sudah tidur,By?"tanya Ziana.


"Sudah dikamarnya "jawab Gerald sambil mengecup pipi Ziana.


"Mau mandi ?"Tanya Ziana lagi.


"Nggak ah mau cuci muka sama gosok gigi aja"Gerald masuk ke kamar madi,sedang Ziana menyiapkan baju kaos dan celana boxernya Gerald.


tak lama Gerald pun keluar dan memakai baju yang telah di siapkan.


Ziana memandang Suaminya."Kenapa? ada yang aneh"Tanya Gerald.


"Aku mau berterimakasih sama kamu yang udah sabar ngejaga,aku ngerawat aku ngerawat Kenzo"


"Bahas itu lagi,kan kewajiban aku yang,itu karena aku cinta sama kalian,Kalian semangat aku dan tujuan hidup aku,jangan bicara ini lagi"Gerald memeluk Ziana.


"Aku belum percaya,Aku bisa sehat seperti ini lagi,itu karena usaha kamu"


"Bukan usaha kita yang cape nggak?"gerald mengusap kepala Ziana.


"Nggak biasa aja,kenapa?"


"Pengen kangen boleh?"ziana tersenyum malu dan mengangguk pelan.Ziana merasa Gerald sudah lama berpuasa jadi tak henti hentinya minta dilayani.setelah mendapat persetujuan Gerald pun mulai bergerilya.


"Tunggu by,gimana soal aku ingin kerja lagi"


"Hmm,keputusannya nanti kalau malam ini service nya bagus kamu boleh kerja lagi,terus gak boleh pake high heel,terus gak boleh terlalu cape,terus..."Ziana menutup mulut Gerald dengan mulutnya.


"Kayak tukang parkir terus,terus melulu"Gerald pun terkekeh kemudian mematikan lampu kamar dan kembali bergerilya."


"I love You honey"Bisiknya.


"Love you more,By"jawab Ziana di sela desahanya.


💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕

__ADS_1


Maaf baru up lagi bnyak kerjaan jadi gak fokus jangan kecewa ya tetap love you sa udug udug.dijsahakan up secepatnya.


__ADS_2