
seperti biasanya jika sedang ada watu senggang keluarga gerald,Arul,dan Evan berkumpul di restaurant milik Keluarga Arul.
"Bulan depan rencananya aku mau aniversery ke sebelas tahun,tadinya mau tahun kemarin karena sakit akunya,jadi batal Aku mau bikin acara di pantai bulan depan kalian pada sibuk gak?"Tanya Gerald.
"Nggak kayaknya"Jawab Arul.
"Aku mah menyesuaikan "Jawab Dini.
"Aku pengennya keluarga besar kita ngumpul"Pinta Gerald.
"kayaknya papa sama mama nggak deh,mereka mau umroh bulan depan"kata Arul.
"Ayah sama Ibu juga belum tentu bisa,Ayah harus banyak istirahat"
"Kalau bawa adik adik aku boleh gak?"Tanya Dini.
"Iya bawa aja Din"Jawab Ziana.
"Iya kak"
"Aku pengen rame pokoknya"Kata Gerald.
"Bawa tetangga satu Rw kan pasti rame" celoteh Arul.
semua tertawa.
☆☆☆☆☆☆
Rencana tinggal rencana tinggal rencana seminggu sebelum acara aniversary Ziana jatuh sakit dan harus dirawat semula di prediksi typus ternyata setelah cek lab Ziana terkena DBD dan harus dirawat karena trombositnya menurun.
"Maaf sepertinya acara kita batal"Kata Ziana penuh sesal.
"Gak apa apa kan bisa nanti lagi yang penting kamu sembuh dulu." Gerald menghibur Ziana.
Keluarga inti menengok Ziana bergantian.
"Maaf yah acara kita batal gara gara aku"sesal Ziana.
"Yang penting KaZi sembuh dulu"Kata Putri.
"Iya acara kan bisa nanti kalau dah sembuh"Sambung Dini.
"Oh,iya Tadi mama telpon dari mekah sekalian aku minta doa biar Kazi cepet sembuh"Tambah Putri.
"Makasih Put"
"Nitip anak anak yah,maaf pasti ngerepotin kamu Din"Kata Ziana.
"Ih,apa sih tenang mereka aman sama kita kok,lagian Queen sama Kenzo baik baik aja"kilah Dini.
"Jangan banyak pikiran biar cepet sembuh kak"Ziana pun mengangguk. Tak ada yang lebih indah dari persahabatan dan persaudaraan dengan mereka,setelah Ayah dan bundanya meninggal Ziana dan Evan saling bergantung satu sama lain,begitupun dengan putri yang sudah dianggap saudara mereka pun berbagi suka dan sedihnya.
Seminggu setelah dirawat di rumah sakit Ziana pun pulang ke rumah,ternyata Gerald menyiapakan surprise berupa syukuran dan seluruh keluarga pun berkumpul.Ziana terharu ketika masuk kerumah sebuah cake yang tinggi menyambutnya.SYAFAKILLAH MOM"itu tulisan yang ada di cake tinggi itu.
__ADS_1
"Makasih anak anaku,juga suamiku tercinta"Ziana mencium sqtu persatu anak anak yang di tinggalkan selama sakit.
"Jangan sakit lagi Mom"lirih Kenzo sambil memeluk Ziana.
"Aamiin"
"Makasih kejutanya aku suka bee"Ziana juga memeluk Suaminya.
"Sama sama yang,sehat terus yah"Gerald memeluk istrinya.
"Mommy,jangan sakit lagi I mis you"Kenzo memeluk Ziana,karena rindu tak bertemu dengan mommynya selama seminggu,begitu pun Queen Ia memeluk Ziana erat.
"Semoga Mommy ga sakit lagi"kata Queensha.
"Aamiin" semua mengamini.
"Ayo kita berdoa terus makan lapar nih"Evan tiba tiba nyeletuk merubah suasana yang tadinya haru menjadi kembali riang"
Setelah Ustadz Zakaria memimpin doa semua pun menyantap makanan kecuali Gerald dan Ziana.
"Mau makan Yang?"Tanya Gerald.
Ziana mengelengkan kepalanya.
"Tadi sudah makan bubur dan makan Obat sekarang jadi ngantuk"Tolak Ziana.
"Kamu makan Bee,Aku biar tidur di kamar aja"
Gerald tak menghiraukan Ziana.Ia.mendorong kursi roda Ziana untuk naik ke lantai dua ke kamar mereka.
"Makasih,dah jagain aku selama aku sakit pasti banyak kerjaan yang di tinggalkan"Ziana mengusap pipi Gerald saat ada di gendongan Gerald.
"Kesembuhanmu adalah segalanya,nanti kalau sudah sembuh pekerjaan aku kamu yang bantu kan?"Kekeh Gerald.
"Dasar..."Ziana menepuk pelan dada suaminya.
"Nggak gitu deng,kalau kamu udah cape kerja resign aja,nggak apa apa kok kamu tinggal di rumah jaga anak anak kita"kata Gerald.
"Aku belum mau keluar Bee,jangan jangan kamu bosan aku tempel terus?"
"Nggaklah,Aku hanya gak mau kamu lelah yang"
"Kalau aku keluar,Aku bakal kangen kamu seharian bee"
"Ish...bisa aja"Gerald tersenyum malu.
"Cie mukanya merah"Ziana menunjuk wajah Gerald.
"Apaan sih"Gerald mencubit hidung Ziana.
"Sakit bee"
"Syukurin "
__ADS_1
Gerald beranjak dari ranjang dan mengambil sebuah kotak di lemarinya.
"Aku hanya bisa ngasih ini,maaf kadonya gak spesial"Gerald menyodorkan kotak yqng lumayan besar.
Isi nya perhiasan dari kalung,gelang cincin dan anting anting bertahtahkan berlian.
"Makasih kadonya cantik,Aku bahkan nggak ngasih kamu apa apa"Mata Ziana berbinar.
"Ih,gaje banget "Ziana menepuk bahu Gerald.
"I love you Ziana meidina"
"Love you more,Gerald steve setiawan"Keduannya berpelukan menyalurkan rasa kasih sayang mereka.Dan tak lama Ziana memejamkan mata mungkin pengaruh obat yang dia minum,Geraldpun ikut tidur di sampingnya.
POV Gerald
Aku mengenalnya semenjak lahir,Orang tua kami bersahabat,sejak TK,SD,SMP,SMA Kami selalu bersama kami saling bantu kami,saling melindungi.Tak ada keinginanku sebelumnya untuk menjadikannya seorang istri.Tugasku melindunginya sampai seorang dapat mendampingi hidupnya,Tapi semuanya berbeda saat aku nekat melamarnya secara dadakan di hari jadi perusahaanku.Dia tak menolak walau yang aku lakukan gambling.berbekal wasiat dari papiku yang ingin Dia menjadi istriku aku melamarnya,lagi lagi dia tidak menolak.Aku beruntung mempunyai istri yang penurut apa pun yang aku katakan.
Dia partner kerjaku
Dia penghangat ranjangku
Dia pun mommy dari anak anakku
Dialah Ziana kekasih halalku.
POV Ziana
Mengenalnya dari orok bersahabat sejak dari Tk sampai akhirnya menikah bersama Gerald bukan impian apalagi cita cita,Tapi Tuhan menggiring Takdirku menjadi miliknya,Aku hanya pasrah dan iklas walau sempat ragu,semenjak Dia mengucapkan ijab qobul kuserahkan jiwa ragaku untuknya.Tak sulit mengucap cinta karena rasa sayang tlah ada dan tertanam sejak dulu.si kang marah dan pemaksa itu julukan yang tepat untuknya tapi sayangnya aku semakin mencintainya dan tak ingin berpisah dengannya,cobaan terberat untuk keluargaku buk~~ yang membuat aku harus berjuang untuk keluargaku,beruntung Tuhanku berpihak padaku hingga kami dapat melalui cobaan yang begitu besar dan semakin mempererat cinta kami.
Aku bersyukur bertemu~ dengannya,menyambut cintanya,dan merasakan kasih sayangnya.
Dialah Kekasihku
Dia imamku
Dia Daddy dari anak anakku
Dialah Gerald
Dia sahabatku
Dia Cintaku.
semoga kita selalu bersama dan dipisahkan oleh Tuhan dengan cinta yang sama.
"Aku mencintaimu karena Allah Gerald semoga cinta kita sampai di syurganya Allah."
💕💕💕💕💕💕💕
Hai readerku terimakasih yang masih menyimak karya aku mungkin nanti dilanjutkan cerita anak anaknya keluarga Gerald,Arul dan Evan yah....
tetap Love love sa udug udug readerku.
__ADS_1
~Bie uwi~