
Alhamdulillah alo alo bie uwi sudah di bab ke 21 terimakasih yang sudah mampir dan memberi like dan komentar maaf belum maksimal aku masih belajar kalo banyak typo maaf yah...alo-alo.Doain Bie uwi sehat nggak males up and dapat banyak yang suka.
Love you semuanya sa udug udug....
❤❤❤❤❤❤❤❤
tak terasa hampir tiga tahun mengarungi bahtera rumah tangga,Ziana dan Gerald semakin saling memahami satu sama lainnya,Mereka partner kerja yang saling melengkapi,masalah rajang mereka saling menghangatkan meski Ziana belum menunjukan tanda tanda kehamilan lagi,Gerald tidak pernah menuntutnya untuk ikut program hamil walau pun keinginan untuk menimang anak ada.Begitupun Ziana setelah dua sahabatnya menikah langsung hamil,Diapun mengharapkan yng sama tapi mungkin Sang Pencipta belum mengabulkan doanya.
"Yang...maaf yah kalau tahun ini gak bisa ngajak kamu ke luar negri buat merayakan aniversery kita,karena kita sibuk"kata Gerald.
"Iya aku ngerti bee,di rayain di sini saja buat kita berdua di sebuah cafe atau restauran kan cukuplah "Jawab Ziana.
"Ih,istriku pengertian banget lah,kalau dah ga sibuk aku janji ketempat yang kau inginkn"
Ziana mengangguk sambil tersenyum.
"Duh baik banget ayangku ini"Gerald mencium pipi Ziana.
"Dah dua hari aku nggak liat Evan kemana Dia?"Tanya Gerald.
"Lagi beres beres apartemen katanya pengen pindah ke apartemen"
"Wah hebat dong,ya udahlah dulu aku juga begitu pengen punya privasi sendiri,papi marah marah kalau aku nggak pulang pulang."
"Kayaknya,Evan jadian lho Bee sama Dini"
"Masyaa...."
"Iya waktu itu pernah baca kontak nya Dini namanya De❤ apa coba artinya kalo begitu"Jelas Ziana.
"Biarin aja sih biar kamu makin kental persahabatnya kalo Dini sama Evan"
"Aku takut kalo ga jodoh Dini jauhin Aku"Ziana khawatir.
"Doain aja sih jodoh,kalo nggak bikin perjanjian kalo nggak jodoh masih temenan sama kamu"
"Good Idea"Kata Ziana.
"ya udahlah ya,jangan mikir orang lain siapa pun,sekarang kamu pikirin aku aja yang...."Kata Gerald.
"Emang kenapa kamu?"
"Nggak kenapa kenapa aku kangen aja tiga malam lho nganggur,"
Ziana tersenyum malu
__ADS_1
"ya udah malam ini aku milik kamu Bee"
Dan untuk kesekian kalinya pasangan itu melepaskan rindunya saling berpagut.(silahkan dengan halu masing masing aku mah gak tega menjellasknya)
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
Malam ini di sebuah hotel bintang lima Ziana dan Gerald mengadakan perayaan Aniversery yang ke 3 walau pun tidak melakukan perayaan dengan pergi keluar negri melakukan pelayaran dengan kapal pesiar atau menikmati malam di dekat menara eiffel seperti tahun tahun sebelumnya tapi mereka menikmati kebersamaan mereka,melupakan sejenak rutinaitas yang tak habis habisnya.
"Maaf ya yang tahun ini benar benar gak bisa bepergian"Kata Gerald penuh sesal.
"Nggak apa apa bee,segini juga bersyukur kan tiap tahun harus ganti suasannya bee"Ziana menghibur.
"Aku janji setelah proyek baru ini lancar kita pergi ke tempat yang kamu mau."
"Iya,Aku ingin pergi umrah bee,terus pulangnya ke turki gimana?"
"Bagus sambil ibadah aku setuju,memang ke turki kamu pengen kemana?"
"Ke Capadocia"Gerald mengkerutkan kening.
"Aku ingin tau sebagus apa sih tempat yang di impikan Kinan di film laya**** p***s"
Gerald terkekeh "istriku kemakan fillm viral"bisiknya.
ziana hanya tersenyum malu.
Ziana membukanya ternyata sebuah gelang dan cicin bertahtakan permata biru dan batu berlian.
"Makasih bee,ini indah bangetAku suka."
"Aku senang kalau kamu suka"
"Aku juga punya sesuatu untuk kamu"Ziana memberikan sebuah kotak.
Sebuah sabuk limited edition dari brand ternama.
"Makasih honey,kamu pasti berjuang untuk dapet barang ini"
Ziana memang tahu kalau suaminya pemakai brand brand kelas dunia dan mengikuti perkembangan Fashion.
"Kamu suka?"tanya Ziana.
"Tentu aku suka"Jawab Gerald.
"Aku ingin kita selalu begini,saling cinta,saling sayang, saling bantu,berjanjilah kamu akan setia pada janji suci kita,saling menguatkan,jika kita dalam badai bertahan dan berjuanglah karena cobaan pasti akan ada,hanya maut yang memisahkan kita"Kata Gerald.Ziana hanya mengusap air matanya.
__ADS_1
"Semoga allah selalu menjaga hatiku dan hatimu."Ziana memeluk erat Gerald.
"I love you,my precious"
"Love you too,My every things"
Mereka saling berbisik,saling bertaut,Menyatukan rasa cinta Mereka Kamar president sweet jadi saksinya.othor pun tak ingin mengganggu kegiatan mereka,ngarti meren.mereka lagi apa.Kita tunggu di luar yuuuk.
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
Pagi hari masih di tempat yang sama setelah menghabiskan malam.mereka berdua selepas shalat subuh Ziana memberikan sebuah kotak kecil.
"Kado lagi?"Tanya Gerald.Ziana hanya mengangguk dan tersenyum penuh arti"
"Ayo buka.." Gerald membuka kado kedua dari ziana.
"sepasang kaos kaki san sarung tangan bayi,juga sebuah benda panjang tertera dua garis merah beserta notes manis yang bertulis'HAI DAD'
??????Gerald sesaat ambigu.
"Sayang,kamu hamil?"Gerald membingkai wajah Ziana.Dan Ziana pun tersenyum dan menganggguk.
"Alhamdulillah,makasih yaa Allah"Gerald bersujud di sajadah yng masih membentang.Tak terasa air matanya turun melintas di pipinya.Ziana mengusap dengan jarinya.
Senyum bahagia,dan tangis bahagia teraduk jadi satu,jaga Dia ya Allah bisik Gerald dalam hati sambil.mengusapnperut Ziana yang rata.
"Usianya berapa minggu?"tanya Gerald.
"Aku belum periksa baru tes pack,Aku mau periksanya diantar kamu Bee"Pinta Ziana.
"Tentu saja besok kita periksa ya,kamu harus istirahat gak boleh capek,cuti kerja aja dari sekarang"kata Gerald.
"Aku masih sehat untuk kerja,kalau cuti kerja aku akan jarang ketemu sama kamu,nanti Aku kangen"Tolak Ziana.
"Senyaman kamu aja,tapi kalau sudah nggak sanggup bilang atau posisi kerjanya di kurangi nanti aku tambah asisten buat kamu"Gerald mulai protektif,Ia takut kejadian yang dulu terulang lagi.
"Nanti kita atur yah Bee,aku sekarang masih oke oke aja kok"
"Iya deh kalau begitu,aku nggak mau maksa mommil"Gerald mengalah dan kembali memeluk Ziana."I love you honey"Bisiknya.
"Love you too,Bee"Jawab Ziana dan membalas erat pelukan Gerald.
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
Terimakasih buat yang mau berkunjung dan memberi like untuk karya recehan aku
__ADS_1
semoga terhibur maafkan masih vanyak tipo