SAHABATKU CINTAKU

SAHABATKU CINTAKU
62


__ADS_3

Malam setelah acara selesai Gerald menyempatkan diri untuk merendam kaki Ziana dengan air panas kemudian tanpa di minta Ia pijat pelan pelan kakinya.


"Sayang capek ya hari ini"Gerald menghadap perut Ziana dan mengelus ngelusnya.


"Sedikit,tapi senang kok daddy"Jawab ziana.


"yang..kamu jaga kesehatan jangan capek capek,udah kamu gak usah ngantor dulu deh biar gak stress mikirin kerjaan."


"Yakin bee?kamu mau di temenin siapa dong"


"Ya kan ada Dini,ada tim Dito bisa diatur gampanglah"


"Jadi aku nggak di butuhin lagi ini"Ziana memelas.


"Bukan gitu,Aku takut kamu lelah sayang"


"Kalau berenti dirumah kerja apa?"


"ya cari kegiatan yang gak cape laah"


"Bee,Kenzo sudah sekolah ada suster yang jaga,aku tuh cuma diem aja karena Kenzo sudah aktif kalau jagain dia pasti lelah banget"keluh Ziana.


"Kalau aku bantuin kamu di kantor,aku bergerak,capek sedikit,tapi aku bisa liatin kamu,manja manja gitu sama kamu lah"tambah ziana.


"Jadi gak akan istirahat dulu di rumah?"Tanya Gerald.


"Istirahat kalau aku dah nggak kuat bee,boleh?"


"Tentu yang,sejujurnya aku senang kalo bekerja,jadi aku tenang bisa liat kamu terus"


"makasih bee"Ziana memeluk suaminya.


Gerald mengusap punggung Ziana dan mengalirkan rasa hangat di hati mereka masing masing.


**


Putri berguling diatas ranjang,Ia sudah tidak berselera makan atau pun minum sesuatu bahkan nonton drakor ia malas.Dia sedang menunggu suaminya yang sudah dua jam pergi dan belum.juga muncul.


"Awas abang kalo pulang aku bakal marah"geramnya.


Di tempat lain di dalam mobil Arul terjebak macet ada kecelakaan sehingga menjadi jalan menjadi macet.Ia mengambil ponselnya dan menghubungi Putri tapi tak ada balasan.Arul menyangka Putri ketiduran.


Arul sering di pusingkan dengan tingkah Putri yang saat ini di bilang aneh,Tiap kali putri sering mengajaknya debat,yang paling Dia kesal kalau Putri tiba tiba marah dan menyuruhnya pergi.


Untung tadi ada alasan untuk pergi,Theo temanya ingin membicarakan bisnis dengannya.


"Assalamualaikum put Abang pulang"


Tak ada jawaban selain wajah kusut dan rambut berantantakan.


"Jawab dong say"Bujuk Arul Ia pun menyodorkan paper bag yang berisi makanan.


"Waalaikum salam,Abang bawa apa?"


"Ia membuka paper bag itu matanya berbinar"


"Hmm tiramisu dan hot chiken Wing "Putri membuka tiramisu mengambil sesendok dan memasukannya kedalam mulutnya.


"Enak?" tanya arul.


Ia mengangguk lenyap sudah kekesal pada suaminya.


"Abang mau?"Putri menyuapi Arul.


terjadilah makan tiramisu segelas berdua.


kemudian Putri mengambil makanan yang satunya.


"Hmm enak pedasnya pas Abang beli di mana?"

__ADS_1


"Di tempat Biasa kebetulan tadi janjian disana sama Theo.


Mendengar kata janjian Putri ingat lagi kalau dia sedang kesal.ada Suaminya itu.


"Abang kok lama dari tadi aku nungguin lho"


"Maaf theo datangnya telat"


"Tau ah aku sebel sama abang


Tapi kalau Dia pergi terlalu lama Dia akan marah marah nggak jelas dan mendiamkannya seperti saat ini.


"Udah yang..jangan marah marah nanti cepet keriputan lho"Bujuk Arul.


"Nggak mungkinlah cepet keriputan,skincare adek mahal abang"Cibir Putri.


"Masyak??oh pantesan istri abang cantik banget skincarenya mahal"Arul mencubit pipi Putri.


"Ih abang diem.aku lagi marah"ketus Putri.


"Ya udah deh abang boleh pergi lagi Dani ngajak abang nongkrong"Arul pun turun dari ranjangnya.


"Abang kalau keluar, Pulang gak liat Aku lagi,Aku mau minggat jauh"Ancam Putri.


Ancamannya membuat Arul sedikit kaget gak pernah Putri seperti itu.


"Iya kalau abang gak boleh pergi,jangan jutek gitu dong sama abang,Ok Abang minga maaf kalau abang salah" Arul.krmbali dekati Putri.


"Kamu kenapa sih put,kok jutek banget sama aku akhir akhir ini,kamu bosen?Apa aku punya salah sama kamu"Akhirnya Arul mengungkapkan kekesalnya akhir akhir ini.


""Nggak kok,aku nggak bosen cuma aku kesel aja kalo lagi deket abang"Jawab Putri.


"Orang mah kalau kesel.ada sebabnya kamu kenapa?"


"Ya gak apa apa sih aku cuma kesel sama abang,apalagi liat hidung sama mata abang"tunjuk Putri.


"Ah,pokoknya hidung sama mata abang jelek titik"sungut putri.


menghindari pertengkaran teramat aneh ini Arulpun keluar dari kamar.


"Abang mau kemana?"


"Ke k*rsel operasi plastik biar kamu nggak sebel" Arul menutup pintu.


"Abangg"teriak Putri.


"Huh,istri yang aneh"


"Kenapa Rul ngedumel gitu?"Tanya Mamanya.


"Putri aneh sekarang judes banget"


"Aneh gimana?"


"Masya dia bilang Dia kesel sama hidung sama mata aku mam"Nuril pun terkekeh.


"Ada apa nih"Satria yang baru muncul pun nimbrung.


"Itu pap,menantu mu lagi kesel sama hidung dan matanya arul"Satria pun tertawa.


"Ya sabar ibu hamil emang gitu aneh aneh,waktu mamamu hamil papa sering di usir suruh tidur di sofa,eh ujungnya Dia ikut tidur di sofa juga,di deketin ngusir sudah jauh dicari"


"Mama juga begitu makanya sabar,kan itu benih kamu juga"Satria menepuk bahu ananya.


"Tapi ngeselin pap"


"Sabar"


tiba tiba telpon Nuril berdering.

__ADS_1


πŸ“žPutri


"Mama...liat abang ga,aku di tinggalin"Putri menelpon sambil terisak isak.


πŸ“žMama Nuril


"Kamu kenapa Put?"


πŸ“žPutri


"Arul jahat mam,tinggalin Putri"


πŸ“žMama Nuril


"Ya udah Mama ke kamar kamu sekarang ya"


Telpon pun terputus.


"Kamu disini aja biar Mama ke kamar kalian dulu" Nuril meninggalkan Arul dan Satria.


"Kenapa sayang kok nangis nangis"Nuril mendekati Putri yang segukan,baru kali ini lihat kemanjaan menantunya itu.


"Abang...marah mam terus pergi"putri memeluk mama mertuanya.


"Gak,pergi Arul lagi ngobrol sama papa di bawah" Nuril mengusap punggung Putri.


"kamu tuh kenapa?cerita deh sama mama"


"ma,akhir akhir ini Aku suka kesel gak jelas sama Abang,pengen marah aja pokoknya abang nyebelin "Keluh Putri.Mertuanya hanya tertawa.


"Ya udah sedikit sabar sama abang,jangan nangis terus nanti anak anaknya cengeng"


"Iya?"


Mertuannya hanya mengangguk.


Tiga puluh menit kemudian Satria dan Arul masuk kedalam kamar.


"Lagi ngobrolin apa seru kayanya"Satria membawa sekotqk pizza.


"Bawa apa pap?"


"Papa bawa pizza"Menyodorkan kearah Putri.


Mereka pun makan bersama di selingi canda tawa"


setelah habis mereka Pun bubar Nuril diajak suaminya keluar dari kamar Arul.


"Maafin aku,aku bikin kamu kesel ya"Putri menggelengkan kepalanya.


"Aku kok yang nyebelin maafin aku yah"Arul mengangguk.


"sekarang mau apa?"


"Mau tidur aja ngantuk"


"Ya udah kita tidur,besok kalau gak enak badan gak usah ngantor yah"Putri pun mengangguk.


mereka pun berbaring di ranjang,kalau sebel liatin aku kamu menghadap sana aja,biar aku peluk dari belakang"Kata Arul dan putri pun menurutinya.


setelah membaca doa mereka pun memejamkan matanya mengakhiri drama receh hari ini.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Berpikir saat lapar itu berat saat kenyang ngantuk jadi slow aja yah...


Tepat love saudug udug...


~Bie uwi~

__ADS_1


__ADS_2