
Sudah seminggu berlalu ziana semakin sehat Ia sudah bisa duduk,infus pun sudah dicabut karena Ia sudah mau makan,namun kakinya masih kaku tak bisa banyak bergerak bahkan bicaranya masih gagap tidak lancar.
"Sudah cantik,duh istri siapa sih cantik banget wangi lagi"seperti anak kecil yang sedang di dandani ayahnya.Geral mencium kedua pipi Ziana kemudian memeluknya erat.
Ziana menangis di pelukan Gerald.
"Kamu kenapa hmm"Gerald bingung tiba tiba Ziana menangis.
"A,aku cc,cacat"Kata Ziana terbata bata.
"Aa,ku MmmeNyyusahkan mu"
"Jangan bilang begitu,aku nggak suka, kamu sehat aku bahagia banget."Hibur Gerald.
"Kk,ķamu ccape"Ziana terus menangis.
"Nggak aku nggak akan capek dan jangan bicara seperti itu lagi"
"kamu harus sembuh,Kenzo butuh kamu,aku butuh juga butuh kamu"Gerald pun menangis.
Tok,tok,tok...
"Masuk"
Putri masuk membawakan makanan untuk Ziana.
"KaZi kita makan dulu.."Putri heran melihat kedua pasangan itu menangis.
"Suapin kakakmu put,suruh makan yang banyak biar cepat sembuh"Gerald menghapus air matanya.dan meninggalkan mereka.
"Kenapa nangis,KaZi"
"A,aaku tttakut ccçcat seterusnya"
"kazi jangan begitu,dulu juga Kage begini,tapi sembuhkan?"
"Harus sabar,kan Kage banyak duit tuh,nanti cari dokter yang terbaik kalo perlu keluar negri"Sambung Putri"sambil mengusap pipi yang basah.
Ziana mengangguk pelan.
"Eh,kakek salam buat kazi,kakek pamit pulang tadi pagi"kata Putri.
"Pppulang?"Putri mengangguk.
"Kak Anwar harus kerja,tapi jangan khawatir nanti Putri yang akan pijat reflexi Kazi"kata Putri.
Ziana memeluk Putri
"Sssayang Ppputri"
"Putri juga sayang Kazi,jangan putus asa Kazi harus sembuh."
Putri mengusap air mata Ziana kemudian memberinya minum untuk Ziana.
"Nanti kita jalan jalan keluar,kaZi naik kursi roda dulu yaaa"Ziana mengangguk patuh.
Di balik pintu Gerald mengintip tenang rasanya Putri bisa membujuk Ziana.
"Aku akan melakukan apapun untuk kesembuhan mu berjuanglah Zi"Gerald pun menjauh dari kamar perawatan Ziana.
*
sebulan sudah Ziana siuman sudah ada perkembangan yang baik Ziana sudah bisa berdiri dan berjalan walau hanya sebentar karena jika di paksakan tubuhnya akan berkeringat dingin.
__ADS_1
Gerald membawa Kenzo ke kamar Ziana seperti biasa Ziana akan duduk atau hanya memegang tangannya karena untuk menggendong Dia belum kuat.
"Sekarang aku sudah bisa guling guling mom.."Gerald memamerkan kepintaran Ken pada Mommynya.
"Bbberapa ùusianya?"
"Kamu lupa sayang,Dia mau lima bulan lho"
"Aaku lllupa"Ziana tersenyum.
"Iya nggak apa apa deh mom lupa umur Ken,asal jangan lupa sama ken dan Daddy ya kan Ken?"Bayi itu tertawa lebar gusinya terlihat jelas.
"L,lucu nya a,anak mom"Kata Ziana.
Gerald melihat botol susu anaknya belum di seduh kemudian bangun dari duduknya.dengan gesit menyeduh dengan takaran Air hangat.
Saat Gerald menyeduh susu bayi Ken berguling guling sampai di ujung ranjang hingga tak bisa diraih ziana.
"Daddy Ken hampir jatuh!"Suara nyaring Ziana terdengar.
Gerald dengan sigap menggendong Ken dan memindahkan ke tengah ranjang.
"untung Daddy hebat"kata Ziana kegirangan.
Mendengar Ziana bicara Ziana tanpa Gagap Gerald hanya tersenyum.
"Kayaknya ada yang ketinggalan deh yang"
"Apa by"tanya Ziana.
"Gagap kamu sayang"Gerald mencubit pipi istrinya yang nampak mulai berisi lagi.
"Iya gitu?"Ziana pun terkejut.
"Alhamdulilah,Mommy gak akan nangis lagi Ken"Gerald mengusap punggung Kenzo.
"Thanks my hero"Ziana memeluk Gerald.
Ingin rasanya Gerald menangis tapi Ia tahan,setiap ada perkembangan di Ziana Ia merasa kebahagiaan nya bertambah.
"Kita makan ke bawah yuk"Ajak Gerald.Ziana mengangguk sebelum.Gerald berdiri Ziana melingkarkan tangannya ke leher Gerald.
"Mau aku gendong ke tempat makan?"Tanya Gerald.Ziana menggelengkan kepala.
"Aku kangen kamu By"Ziana lirih.
Gerald tersenyum.
"Kamu Tau honey,Aku sangat merindukan kamu,bukan Aku nggak ingin menyentuhmu tapi aku harus bersabar karena jika aku minta hak ku sekarang aku takut nanti kamu drop lagi"
Lagi lagi Ziana mengangguk.
"Kamu tahu kan,Aku pasti setia sama kamu,jangan khawatir,Kamunpercayakan sama Aku?"Ziana mengangguk.
"Ayo sekarang kita makan,mau di gendong sayang?"Ziana menggelengkan kepalanya.
"Mau jalan dituntun aja"Jawab Ziana pelan namun lancar.Gerald tersenyum lebar.
"Bunda pasti senang"kata Gerald.
Mereka pun keluar untuk makan karena pasti keluarga mereka menunggu untuk makan bersama.
"Bunda asalamualaikum"sapa Putri.
__ADS_1
"Waalaikum salam,Sini nak"Ajak Bunda.
"Bun,aku sekarang bisa bicara lancar"Ziana senyum.
Bunda terkejut senang.
"Alhamdulillah..."Bunda mencium nya seperti anak kecil.
"iih bunda malu itu ada banyak orang,aku sudah besar."Kata Ziana.
"Ih,sudah besar yah kirain masih tujuh belas tahun "Ziana terkekeh,setelah sakit baru kali ini melihat Ziana tertawa.
"Bunda harus undang Evan dan Dini ini"kata bunda.
"Nanti lagi aku sudah lapar bun,aku mau makan banyak"
"Wah,bagus Kazi"Puji Putri.
"Ayo kita makan,nanti besok mau di masakin apa sama bunda?"
"nggak tau,nanti putri mikir dulu ya bun"semua pun tersenyum.betapa senangnya melihat Ziana kembali ceria.
"Bagaimana bisa lancar bicara lagi,padahal tadi pagi masih gagap deh"Putri penasaran.
"Tadi tuh bawa Ken ke kasur di guling guling,pas lagi bikin susu,Ziana teriak Ken mau jatuh dari ranjang"
"Wah tau gitu,Aku lempar aja Ken dari kemarin kemarin biar KaZi berteriak kaya tadi"Kata Putri konyol.
"kamu.."Bunda menepuk tangan Putri sambil tersenyum.
"Ini mah spontan aja,mungkin Ziana gagap juga karena shock waktu itu"kata Gerald.
"Ya apapun caranya yang penting KaZi sembuh,dan bisa normal seperti semula."kata Putri.
"Aamiin "
"O,iya ada terapis di jalan D pasien nya banyak yang sembuh kamu mau berobat kesana?"Kata Bunda.
"Bunda tau dari siapa?"tanya Gerald.
"Itu bu anisa suaminya kena strooke ringan 3 bulan berobqt kesana alhamdulillah sembuh bisa jalan lagi "
"Minta alamatnya dong Bun,kita coba disana mau kan yang?"Tanya Gerald ke Ziana.
Ziana mengangguk setuju.
"Ya udah nanti Bunda minta ke bu Anisa alamatnya."
"Makasih bunda"
"Iya,sama sama "
Ziana menatap orang orang yang dicintainya,bisa bicara normal lagi Mereka begitu senang apalagi Ia dapat berjalan dan sehat seperti semula.
'Aku harus berusaha,Aku harus sembuh Buat anakku,suamiku dan seluruh keluargaku'katanya dalam hati.
❣❣❣❣❣❣❣❣
Makasih yang sudah membaca karya receh aku
makasih like dan komentnya
Love love saudug udug
__ADS_1
^Bie Uwi^