SAHABATKU CINTAKU

SAHABATKU CINTAKU
05


__ADS_3

Sebulan sudah berlalu dari kejadian putusnya Andre dan Ziana.Walau berat meninggalkan sahabat -sahabatnya Ziana memili resign dari pekerjaanya.karena seringkali di datangi Andre pada jam istirahat atau pulang.Ziana akhirnya memutuskan untuk kerja di tempat Gerald.


Jam Delapan pagi,Ziana masuk ke kantor geral di sambut oleh sekretarisnya yang bernama Dini.


"pagi nona Ziana"sapa Dini ramah dan mereka memang pernah bertemu.


"Pagi juga nona Dini"Jawab Ziana.


"Jangan panggil aku nona lah nggak enak di kuping nih"Tambah Ziana.


"Ya sudah kita panggil nama saja boleh?"Usul Dino.


"setuju"Ziana membulatkan dua jari nya tanda ok👌.


"Boss kita ada?"Tanya Ziana.


"Ada,tapi ada tamu mungkin lama"Jawab Dini.


"Siapa emang?"tanya Ziana penasaran.


"pacarnya."Jawab Dini.


"mak lampir"tambahnya lagi.


"kok?kan dia model?"tanya Ziana penasaran.


"Kamu nggak tau?katanya sahabatnya boss"Cibir Dini.


"Kita baru ketemu tiga bulan yang lalu setelah pisah lima tahun makanya kurang up date"bela Ziana.


"Lihat aja nanti masih pagi ,gak mau ghibah"kata Dini menutup perbincangan.


"Haisyyy,kamu yang tadi bilang duluan oncom"Kata ziana kesal.


Dini hanya tersenyum.


Sudah satu setengah jam menunggu Ziana masih menunggu di meja Dini.


"Din.hubungin Boss,aku dah dateng dari tadi gitu"Pinta Ziana.


"Ogah,ntar lampir marah"Tolaknya Dini.


"Ih, Sekretarisnya nyebelin deh"Ziana menggerutu.

__ADS_1


Dini hanya nyengir memperlihatkan gigi kelincinya.


"Kenapa nggak kamu hubungi langsung?"tunjuk Dini.


"O,iya kok aku gak kepikiran."Ziana menepuk Jidatnya.


Ziana pun memencet kontak Gerald.


"halo,Ge aku udah nunggu di sini dua jam lho,masih lama lagi?"


"Oh,kenapa nggak masuk aja sih ayo masuk"Jawab Gerald.


Ziana menajamkan matanya kearah Dini.


"Din,kamu ngerjain aku,Boss nyuruh langsung masuk tuh"


"Eh,emang ada tamu,boss nggak bilang kalau ada kamu langsung masuk kok"Dini membela diri.


Ziana pun berdiri dan mengetuk pintu ruang Bossnya.


"Pagi Boss!"sapa Ziana.


"Pagi,Zi"Geral membalas sapaan Ziana.


"Kenalin ini Melly,kekasih aku"Gerald memperkenalkan wanita yang sedang berdiri di sampingnya.


"Aku Melly"Wanita itu membalas uluran tangan Ziana.


"Dia sahabat aku dari kecil yang aku ceritain itu Mel"Kata Gerald.


"senang ketemu kamu,semoga kita bisa sahabatan kaya kamu sama Gerald yah" Kata Melly tersenyum manis.


"Ok"


"Aku pulang dulu ya,gak enak ganggu kerja kamu"kata Melly.


"Ya udah kalau nggak mau temenin aku kerja"Kata Gerald.


"nggak honey,nanti akunya yang bete,see you byeee"Melly mencium bibir gerald.


duarr.Ziana kaget 'busyet berani banget nyosor ada orang lain ampun Gege gaya pacaranmu mengerikan'kata ziana dalam hati.


"bye,ziana"Melly melangkahkan meninggakan Gerald dan

__ADS_1


Ziana.


"bye melly"Ziana melambaikan tanganya.


"Gimana,Melly cantik kan?"Tanya Gerald.


"Hmm,cantik dan seksih"Ziana menambahkan.


"tunggu apalagi tinggal bungkus Ge,entar ada yang mbat lho"Kata Ziana lagi.


"Belum mau kawin dia, masih pengen jadi model"kata Gerald.


"Oh"Ziana meng oh kan karena tidak mau membahas lebih dalam drama percintaan sahabatnya.


"Ya udah cari chuan yang banyak biar bisa nyenengin hati bebeb"


Geral hanya menggeleng kan kepalanya.


"Ok Boss,apa yang harus saya kerjakan ini hari pertama saya bekerja jadi jangan bikin saya bad mood ya boss"Ziana mulai membahas pekerjaan.


"Ok,Zi tugas kamu di samping saya membantu pekerjaan saya kamu asisten pribadi saya,kerja yang bener kan gajinya udah gede"


"Siap bos,tapi inget aku nggak mau kamu marahin di depan umum walau pun aku salah ok"Pinta Ziana.


"ok,selamat bekerja nona zi"Gerald menyetujui.


"terimakasih tuan Gerald"Ziana pun membalas kekonyolan Gerald.


"ok Aku keruangan aku dulu yah"Ziana meninggalkan Gerald.


"Eh tunggu"Gerald mencegah Ziana keluar.


"Apa?"ziana tak mengerti.


"Ini berkas pelajari sampai mengerti nanti laporkan sama aku "Perintah Gerald.


"ok"


Ziana pun keluar dari ruangan Gerald.


"Din,aku ke ruanganku dulu yah"Pamit Ziana karena ruangan mereka agak berjauhan.


"Ok"Jawab Dini sambil matanya tetap kearah layar komputernya.

__ADS_1


Diruang baru Ziana duduk kursi belakang meja,sudah lama Ia memimpikan duduk di posisi? begini,ruangan yang hanya di tempati manager manager????l nya.l??


"Ayo kerja Zi,semangat!"Ziana menyemangati dirinya sendiri.kemudian meraih berkas yang gerald berikan untuk di pelajari.


__ADS_2