SAHABATKU CINTAKU

SAHABATKU CINTAKU
Episode 2


__ADS_3

**malam pun telah tiba dan setelah kita selesai makan aku terasa sedikit pusing


dan ketika aku bangun aku sama sekali tak mengingat apapun


stelah selesai makan


apa yang terjadi padaku sebenarnya


"ehem udah bangun lo?"


"dimana gue ren kok sama lo


axel mana?"tanyaku bingung sambil mencoba mengingat semalam apa yang sudah terjadi


"ouh cowok brengsek itu? udah masuk rumah sakit."jawab rendi santai


"apah?kenapa?kok bisa?" tanyaku khawatir


"gue yang mukul dia sampai babak belur!"


"plakk"


"lo tuh kenapa sih,lo tuh sahabat gue kenapa lo malah jadi gini sih sekarang?"tanyaku berteriak pada rendi


"lo mau denger penjelasan dari gue?kenapa gue pukulin dia sampai masuk rumah sakit??"jawab rendi sambil memegang pipi bekas tamparan ku tadi


"lo salah udah cinta sama dia!"

__ADS_1


"maksud lo?"aku dibuat bingung dengan pernyataan rendi barusan


"dinner lo itu jebakan dia kasih obat tidur kadalam makanan lo?"sambung rendi


"konyol,nggak mungkin lo bohong kan? jawabku tak percya


"lo tau gue gak pernah bohong sama lo kan?


kalo gue telat sedikit ajah lo udah abis dimakan sama dia"jelasnya


"ok,terus kenapa gue bisa ada disini kenapa lo gak bawa gue pulang?"


"kalo gue bawa lo pulang ibu lo pas khawatir banget sayang"


aku bingung dengan pernyataan rendi aku nggak percaya axel lakuin itu padaku tapi rendi juga gak mungkin bohong.


sampai di RS aku lansung menuju kamar dimana axel berada tapi sebelum aku masuk aku mendengar percakapan axel dengan temannya


"lo harus siapin uang 10juta nya bro?"ungkap teman axel


"eitss gue belum kalah taruhan kalo bukan karna si brengsek rendi itu nadia udah gak prawan karena gue bro?dan tujuan gue ada disini biar nadia percaya sama cerita yang bakal gue karang sendiri..."


Brakk


"hebatnya!!!gak habis fikir gue,ternyata selama ini gue cuma jadi bahan taruhan buat lo??lo gila yah?


bisa bisanya lo lakuin ini sama gue!! mulai detik ini juga lo bukan siapa siapa gue lagi!"

__ADS_1


kenapa dari duku gue dengerin yang rendi bilang kalo axel tuh cowo nggak bener....


brukk


tak sengaja aku menabrak seseorang,ternyata rendi


"Nadia? lo kenapa?" tanya rendi khawatir melihatku menangis


aku tak menjawab sepatah katapun


"yaudah gue antar lo pulang yah?udah jangan nangis terus jelek banget lo kalo nangis!"hiburnya agar aku tak sedih lagi


"gue boleh pinjam pundak lo nggak ren??"pintaku memelas


"pernah gue bilang tidak?"


"makasih,harusnya dari awal gue percaya sama yang lo bilang.."curhatku


"lo kan bandel,lo tertipu sama rayuan maut yang dia ungkapin sama lo.."


aku tertidur didalam mobil dan kepalaku masih dipundak rendi


"udah sampai den rendi dirumah non nadia "ucap sopir rendi membangunkanku


"ouh makasih ya pak,"


"iya non sama sama..den bapak beli minum dulu yah"izin pak nano

__ADS_1


"iya pak"jawab rendi singkat**


__ADS_2