SAHABATKU CINTAKU

SAHABATKU CINTAKU
18


__ADS_3

Pesta sudah selesai,setelah ganti baju dan printilan asesorisnya Ziana dan Gerald masuk ke kamar hotel yang disediakan.kamar yang mewah dan sedikit dihias dengan bunga bunga menggambarkan kesan romantis bagi sepasang pengantin baru.


merasa gerah dan lengket Ziana menyiapkan baju tidur di dalam kopernya.


"Yang aku boleh ke kamar 1107 gak,sebentar aja ketemu temen temen soal nya mereka sedikit kecewa aku ga gelar pesta bujang."


"Ya udah,tapi jangan minum apalagi sampai mabuk ya,awas kalo pulang baunya ke cium bau alkohol."


"Nggak lah sayang suami ini bukan pecinta alkohol,janji sebentar doang "


"Iya deh aku mah mau mandi terus tidur,cape banget,mana kaki pegel lagi pengen ada yang mijit"keluh ziana.


"Ya udah ntar aku pijit pulang dari sana,tapi plus plus yah"


Ziana hanya senyum menanggapi celotehan suaminya.


"Gak ganti baju dulu ge?"


"Nggak usah gini aja gak akan lama ini"Gerald mengecup bibir Ziana.


"ck,padahal aku dah pengen senang senang"keluhnya.Ziana hanya terkekeh mendengar keluhan Gerald.


"Aku pergi dulu ya yang.."Ziana pun mengangguk.


Dan setelah keluar dari kamar ziana pun mandi dan menggati pakaiannya dengan piyama.


****


Ziana bangun dari tidurnya walau masih mengantuk Ia memaksakan ke kamar mandi memenuhi panggilan hajatnya,Ia mengerutkan kening ketika melihat waktu menunjukkan jam dua tapi Gerald masih belum datang kembali ke kakamar mereka.


beberapa chat dan panggilan yang masuk ketika Ziana mengaktivkan lagi selulernya.


Gege


'Yang aku belum bisa pulang ke kamar di kunciin nih,baru di buka ntar subuh😭😭'


Ziana hanya tersenyum membaca chat Gerald.Ia juga tertawa ketika melihat vidio rekaman Gerald yang sedang di rayu penari waria.


Pintu kamar di buka dari luar


"Sayang,kamu belum tidur?"Gerald mendekati ranjang.


"Kebangun pengen pipis Ge,gimana seru pestanya?"tanya Ziana.


Gerald merebahkan tubuhnya dan mendekati Ziana untuk mencium pipinya.


"Ge,ganti baju dulu sana,baju kamu bau asep rokok banget"Gerald mencium bajunya sendiri.


"Iya deh aku ke kamar mandi dulu,tolong siapin baju aku yah"Ziana menggangguk dan bangun dari tidurnya mengambil baju untuk Gerald.


"Yang udah dong jangan mainin hp aja"rengek Gerald.


"Iya nih aku taro"Ziana menyimapan hp nya sedari tadi Ia sudah gugup dan barang itulah yang jadi obatnya.


Gerald merapatkan tidurnya dan memeluk pinggang Ziana.


"Sekarang aku boleh minta kamu?"tanya Gerald.


Ziana mengangguk malu malu.


"Baca dulu doa biar berkah"Ziana berbisik.

__ADS_1


Gerald melafalkan doa dan mengecup kening Ziana.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Ruang MP


Silahkan traveling sendiri


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Gerald menatap Ziana,yang sedang memejamkan matanya


"Makasih sayang tlah menjaganya untuk aku"gerald mencium pipi ziana.


"Ge,aku cape pengen istirahat"kata Ziana sambil mata terpejam.


Gerald hanya terkekeh.Ia salut sama Ziana di jaman sekarang masih tetap bisa jaga diri.padahal bukankah ia pernah pacaran sampai setahun lebih tidak seperti dirinya yang biasa ML dengan kekasih kekasihnya.jika pun Ziana sudah tak bersegel pun Gerald tak mempermasalahkannya.


pasanganya yang sebelumnya pun bukan yang pertama bagi mereka.


"Yang dah subuh lho,kamu nggak akan sholat dulu gitu biar tidurnya tenang sampai siang Juga".Gerald mengganggu tidur ziana.


"Subuh?ya udah mandi dulu deh biar tidurnya sekalian"Ziana pun bangun dengan malas.Dia berjalan meski terseok.dan tidak nyaman.


karena kasihan Gerald membopongnya ke kamar mandi Ziana pun tidak protes dengan perlakuan Gerald.


Mereka mensegerakan Mandi wajib mereka dan melaksanakan sholat berjamaah pertama kalinya Gerald menjadi Imam shalatnya.


"Semoga kita bisa sholat berjamaah setiap hari seperti ini ya Yang"kata Gerald.


"Insyaallah"


Jam Dua belas Ziana membuka matanya,dilihat Gerald baru menutup.pintu kamarnya


"Dari mana Ge?"tanya Ziana.


"Dah bangun sayang,aku baru ketemu Bunda mereka pamit pulang ke rumah"


"Kok aku nggak di bangunin sih"


"Tadi aku bangunin kamu tapi nggak bangun,bahkan kamu melewati sarapan"


"aku lapar"rengek Ziana.Gerald tersenyum Gemas.


"Tuh sarapan kamu di meja,atau makan siang kita sebentar lagi datang"


Ziana pun bangun dari tidurnya,Dan ke kamar mandi sekedar cuci muka menyegarkan wajahnya.


"kita kapan pulangnya Ge?"Tanya Ziana.


"Kamu maunya kapan Besok atau lisa soalnya hari kamis kita pergi ke B untuk persiapan peletakan batu pertama."


"kalo besok gimana,biar hari rabunya kita istirahat di rumah"


"Boleh besok sore kita pulang ya,yang"Ziana hanya mengangguk.


"Ge aku tuh masih nggak percaya lho kita dah nikah"kata Ziana sambil mengusap kepala Gerald yang ada di pahanya.


Gerald hanya senyum.


"Kamu tuh putus asa ya Ge,gak dapet cewek jadi kamu tarik nikah aku"Kata Ziana lagi.

__ADS_1


Gerald hanya terkekeh.


"Karena aku sayang sama kamu,Yang dari pada kamu di mbat cowok lain mending buat aku lah yang dari orok dah barengan"


"Ih,padahal aku nggak pernah pengen jadi pacar kamu"


"Masyaaa?"


"Iya Gege cius,aku nganggap kamu sodara aja kaya Evan gitu"


"Namanya juga jodoh yang mana tau kan?"


Ziana mengangguk.


"Aku pengen sayang kamu ke aku nggak akan luntur atau pun berkurang selamanya ya Ge"


Pinta Ziana.


"Iya,tentu sayang,malah aku nambah sayang dua kali lipat sama istri aku ini"


Ziana pun mengecup bibir Gerald .


"Makasih Ge untuk semuanya"


"Yang,apa kamu nggak mau gitu ganti panggil aku jangan Ge.ge melulu"protesnya.


"Abang? mas?gitu?"


"Janganlah,ganti pake honey,hubby,kan bisa"


"ih gelay aku nggak suka,ntar aku mikir manggil kamu apa"


"Tapi Gege juga bagus kan? cuma aku yang manggil Gege"


"Ih,masak dari kamu nggak bisa ngomong Gerald sampai sekarang gak berubah"


"iya deh"


"gimana kalo bee aja"kata Ziana.


"Bee?lebah"


"Iya kan kamu suka nyengat badan sama leher aku"Kata Ziana.


"Eh,rese yah"Gerald bangun dan menggelitik Ziana.


"Haha...ampun bee,jangan dikelitik,geli "tawa kegelian Ziana pun pecah.


"Ampun ...bee beneran ntar aku ngompol lho"tambanya.


Gerald menghentikan kelitikannya tapi beralih mencium keningnya ziana dan menjalar ke bibirnya yang tentu saja di balas oleh Ziana.


Mmmmph,bee...ziana Mende*** menerima setiap serangan yang di lancarkan Gerald.


Dan sepertinya bie othor harus pergi dari hadapan Mereka karena tak mau jadi obat nyamuk.


**********************


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Turut bela sungkawa atas musibah meletusnya gunung Semeru semoga Mereka di beri kesabaran dan ketabahan aamiin.

__ADS_1


__ADS_2