SAHABATKU CINTAKU

SAHABATKU CINTAKU
72


__ADS_3

Di lain tempat Kenzo yang sedang berdebat dengan kekasih Sahabatnya Alma.


"Jangan ikut campur masalah gua dan alma"Teriak Pemuda yang bernama Faiz itu.


"Kalau lu main kasar urusannya sama gue"Kenzo tak kalah garang.


"Dia cewek gue"


"Dia sahabat gue"


"Udah,Ken kita pergi dari sini malu banyak yang lihat"Alma menengahi.


"Alma kita belum selesai bicara"Teriak Faiz.


Alma mendekatkan diri pada Faiz.


"Kita putus,selesai"Alma pun menjauh dari Faiz.


"Kita ke apotek dulu ya Ken"Pinta Alma ketika sudah didalam mobil.


"Mau beli apa?"


"Tanganku sakit,mau beli salep lebam"Alma.menunjukan pergelangan tangan yang membiru dan sedikit merah.


"Ya ampun"Ken menghentikan mobilnya dan menepi.


"Ini kenapa?"


"Kemarin gue sama faiz ng 'date tiba tiba seorang perempuan menyerang aku,dia siram aku sama minuman,katanya aku jalan sama pacarnya dia"


"Maksudmu Faiz punya pacar terus pacaran lagi sama elu"Alma mengangguk.


"Mereka perang mulut sampai pukul pukulan,dan gue langsung cabut dari situ,tapi faiz kejar gue dan narik narik gue supaya dengerin penjelasan die tapi gue gak mau dan gue bilang kita putus"


"Terus hari ini lu ketemuan lagi gitu?"


"Tepatnya gue nggak sengaja,awalnya gue ama Intan eh pas kita mau pulang ketemulah dengan cowok brengsek,ribut lagi kita dan dua kali ni tangan kena tarikan "


Kenzo mengambil salep yang ada di kotak kemudian mengoleskannya ke pergelangan tangan Alma.


"Sialan banget tuh cowok"maki Kenzo.


Setelah mengoles lebam Alma Kenzo kembali menjalankan Mobilnya.


"Makasih dah antar aku pulang"Kata Alma ketika turun dari mobil Kenzo.


"Al..."


"Ya"


"Hmmm gak jadi deh ntar lagi"


"Ih,gaje kamu mah"Alma turun dan menutup pintu mobil,Iapun melambaikan tangannya saat mobil Kenzo pergi.


Sambil menyetir Kenzo pun senyum senyum sendiri.


"Sebentar lagi Ken"Bisiknya pada diri sendiri.


Siang dibsebuah restourant internasional dan di ruang VVIP tiga pasang suami istri sedang berkumpul,Biasanya mereka berkumpul di salah satu rumah mereka tapi berhubung yang bicarakan sangat penting dan tak mau di dengar oleh anak anak pertemuan diadakan di luar.


"Jadi gimana menurutmu Van?"Tanya Arul setelah awalnya Gerald yang membuka pembicaraan.


"Aku mah sok sok ajalah kak,Tapi semua keputusan kan ada di Kayla,dia gak mungkin mau di jodohkan."jawab Evan.


"Tapi setidaknya bujuklah anakmu Din"Pinta Putri.

__ADS_1


Dini hanya mengangguk.


"Kalau mereka berjodoh kita kan gak kemana semakin erat persaudaraan kita"Tambah Arul.


"Tapi masalahnya Kayla mau nggak sama Rexca kan ditolak terus dia nya"Sambung Ziana.


"Justru itu Aku tuh mau nya Kayla dibujuk,kalau alasannya karena usia kita kasih pengertian,Rexca biarpun konyol nggak childies kok"


Putri berusaha meyakini semuanya.


"Gini put,kaka mau tau apa kamu kenapa sih kayaknya ngebet banget pengen nikahin Kayla sama Rexca?"Tanya Gerald.


"Gini yah KaGe,semuanya,Aku kan Ateu mereka aku tau mereka dari orok jadi,Aku tau sifat mereka,Aku dah sayang terus anakku juga sayang apa salahnyakan?"


"Masuk akal"Kata Ziana.


"Eits,I love you kaZi"kata Putri menempelkan jari jempol dan telunjuk"


"Ya jadi misi utama ibu ibu merayu Kayla supaya mau "Kata Gerald.


"Van,gimana?"


"Aku mah setuju setuju aja,asal tidak buat anaku tertekan aja"


"Bisa di atur bro"Arul menepuk bahu Evan.


*


Dini sedang membantu Kayla berkemas karena besok pagi harus kembali ke kota T untuk bekerja,rencana awal akan pulang minggu sore tapi Kayla masih kangen dengan kamarnya jadilah mundur dari rencana sebelumnya.


Setelah beres merapihkan isi kopernya Kayla pun berbaring di ranjangnya dan diikuti Dini,rencananya Ia akan mengatakan tentang lamaran keluarga Rexca.


"Kay,kalau kamu ada yang melamar gimana?"


"Apa Mam,aku ada yang lamar?"Kayla tak percaya.


"kalau mama sama papa kamu minta kamu menikah mau nggak?"


"Tergantung sama siapa?mam aku liat dululah orangnya"


"kalau Rexca gimana?"Tanya Dini.


"Rexca,Dia ngomong langsung sama mama?"


"Bukan,Om Arul dan ateu Putri yang minta kamu jadi menantunya."


"Mam,kan tau Rexca itu di bawah aku tiga tahun,oke aku sudah dua puluh empat tahun cukup untuk menikah tapi Rexca?"


"Dewasa seseorang nggak mesti umurnya banyak Kay,Mama yakin Rexca anak baik dan tanggung jawab"


"Dia masih kuliah mam baru semester lima"kilah Kayla.


"Tapi dia juga dah mulai bekerja sayang,dan jangan lupa dia pewaris perusahaan Opa Satria"


"Ih,Mama kok matre sih"Ketus Kayla.


"Kayla nggak cinta sama Dia ma"


"Cinta datang seiring waktu,kalian kan saling mengenal dari dulu"


"Gini,kalau kamu siap,kalian tunangan dulu gimana?"


"Mama kok ngebet sih,mentang mentang Rexca anak orang kaya."


"Ya seenggaknya kalau dia jodoh kamu,kamu nggak usah berusaha dari bawah untuk meniti karier"

__ADS_1


"Nggak kerja juga uang mengalir dari dompet Rexca"


"Ehg,ngaco ngaco deh"


"Ya udah kamu fikir-fikir dulu"Dini keluar dari kamar anaknya.


"Ish,gila si Rexca bawa bawa bawa tante Putri lagi"Gerutu Kayla.


Kayla mengambil hp nya tujuannya untuk bicara langsung sama Rexca,tapi di batalkan,karena menurutnya percuma Rexca bakalan ngomong ngalor ngidul gak jelas.


"Yaa Allah,aku harus gimana?"keluhnya dalam hati.Ia pun berusaha memejamkan matanya.


*


Keluarga Gerald mengadakan selamatan lulusnya Gerald seperti biasa jadi ajang pertemuan keluarga,Mereka orang orang sibuk jadi ada kesempatan berkumpul.


"lulus udah,kerja sudah,tinggal nikah kak"Kata Kayla pada Kenzo.


"Kamu dulu lah,kamu dah tua"


"Tapi belum ada jodonya,kamu kan udah ada pangerannya noh"Kenzo menunnjuk Rexci.


"Ih apa sih"Kayla meninju Kenzo.


"Kok angel,sama Alma gak ada sih katanya Sahabatan"Ledek Kayla.


"Angel ada acara,sedang Alma sama lagi syukuran di rumahnya"jawab kenzo.


"Terus masalah kamu sama Alma gimana?dah ditembak belum?"


"Udah,tapi ditolak ngga,diterima nggak kasian yah gue"


"Kok bisa gitu?"Kenzo menarik nafas.


Flash back on


Malam itu Kenzo memberanikan diri buat jujur pada Alma tentang perasaanya.


"Al,kalau kita jadian gimana?"


"Maksudnya?"


"Aku nggak mau cuma sahabatan tapi teman hidup selamanya gimana?"


"Kamu serius ?"Kenzo mengangguk.


Alma pun tersenyum.


"Kamu tahu gak Ken,Angel suka curhat sama aku tentang perasaannya sama kamu lebih dari seorang teman,juga tentang kamu yang nggak peka sama perasaannya,kalau tiba tiba Akunterima kamunteris kita pacaran,gimana perasaannya,jahat banget akunya"Kata Alma panjang lebar.


"Jadi aku di tolak nih"Kenzo kecewa.


"Aku senang temenan sama kamu, itu udah cukup Aku juga tahu diri siapa kamu,beda levell buat jadi pasangan hidup kamu mah"


"Kok gitu?Orang tua aku nggak se kolot itu."Bantah kenzo.


"Aku nggak mungkin nyaman kalau kamu sama seseorang,Aku akan cemburu tau"Kenzo kesal.


"Ok,sebelum kamu punya pacar,aku jamin aku nggak akan pacaran,lagian aku mau cari kerja gak akan cari pacar."


Flash Back Off


💕💕💕💕💕💕💕


Makasih masih menyimak

__ADS_1


tetap love you saudug udug


~Bie Uwi~


__ADS_2