
Kayla terbaring di IGD masih dalam keadaan pingsan.
"Sus,kapan teman saya bangun kok tidur terus?"Erni mulai cemas.
"Oh,sudah di beri obat supaya tidur karena kalau bangun Ia akan kesakitan,lebih baik anda hubungi orang tuannya karena dokter ingin mengambil tindakan."
"Orang tuanya..."Erni menggumam.gimana Ia sampai lupa mengabari keluarga kayla.
Erni mengambil Hp Kayla dan memakai jari Kayla sebagai kuncinya.Ada dua panggilannsebelumnya satu dari Mama dan satu lagi dari Mommy.
"Mami or mama?"Erni berbicara sendiri.Akhirnya Erni memanggil nama kontak Mama tapi berkali kali tak ada jawaban.kemudian menghubungi kontak yang bernama Mami.
"Halo ini dengan keluarga Kayla?"
"Oh iya,betul ada apa yah?"
"Maaf bu,saya Erni temannya Kayla,sekarang Kayla sedang di rumah sakit dan menunggu persetujuan keluarganya untuk mengambil tindakan.
"Innalillahi,Kayla sakit?"Putri Panik.
"Iya,bu tadi di kantor pingsan,sekarang kami di RS SS."
"Baik kami sekarang kesana."Sambungan telpon di matikan.
Sejam setengah kemudian Putri dan Rexca datang ke IGD.
Dan bertemu langsung dengan Erni.
"Saya putri mertuanya Kayla dan ini anak saya Rexca suaminya Kayla"
"Suami?Jadi Kayla dah nikah"Erni membathin.
"Oh,iya saya Erni temannya Kayla."
"Terimakasih mau jagaain Kayla"
"Sama sama Bu"
"Kalau begitu Ibu jevruang dokter saja dulu,untuk konsul,Ruangannya sebelah sana"Erninmenunjuk ruangan Dokter.
Rexca dan Putri bergegas masuk ke ruangan Dokter.
Tiga jam berlalu,Kayla sudah ada diruang operasi,Erni sudah pulang diantar Rexca.
Kini di depan ruang Operasi Rexca,Putri dan Arul duduk dengan cemas.
"Mi,pi sebaiknya kalian istirahat,apa lagi habis meeting langsung kesini pasti cape"
"Nanti kalau sudah beres Kayla operasinya Mami dan papi istirahat"tolak Putri.
Bagaimana pun Dini sudah menitipkan Kayla padanya karena Evan dan Dini masih di kota M.
Operasi berjalan lancar akhir nya setelah sadar Kayla di pindahkan ke ruang perawatan yang di pesan Putri.
Mereka pun kini ada di rung perawatan kelas Vvip.
"Kamu sekarang mau apa?Makan?"
Kayla mengangguk.
"Kak makan baso boleh?"Tanyanya lemah.Rexca tersenyum.
"Boleh nanti kalo sudah sembuh sekarang makanan yang ada saja."Rexca menyuapi Kayla yang masih cemberut kesal.
"Mami sama Papi kemana?"Tanya Kayla yang heran mertuanya tidak terlihat di Sofa.
"Mami sama Papi aku suruh istirahat di hotel,kebetulan di depan Rumah sakit ada hotel."
Kayla mengangguk.
"Maaf"lirih Kayla.
"Untuk?"
"Aku banyak menyusahkanmu"Kayla memelas.
"Ngomong apa sih beib,kita suami istri saling menjaga,nanti kalau aku sakit kamu kan yang mengurus aku"kayla hanya tersenyum.Ia mengira menikah dengan Rexca akan sangat menyusahkan yang pasti akan manja,tapi sebaliknya apa yang di khawatirkan tidak terjadi justru yang seting ambekan adala Kayla sendiri.
"Aku belum jadi istri yang baik"Kayla mengusap tangan Rexca.
Rexca hanya tersenyum,tanda tanda nih Kayla akan berubah sikapnya.
__ADS_1
"Kita sama sama belajar yah..."Tangannya meraih tangan Kayla dan menciumnya.
"Love you"Rexca membisikannya di telinga Kayla membuat Kayla meremang dan tersipu namun tak membalas kata cinta Rexca.
"Ehmm"Putri membuka pintu kamar perawatan.
"Kay,mama dan papa mu baru bisa pulang lusa,besok diusahakan kamu pulang,tapi ke rumah mami aja yah"Pinta Putri.
Kayla hnya mengangguk,apa lagi yang dia bisa selain menurut pada suami dan mertunya.
Putri pun tersenyum.
"Oh,ya sore teman teman kamu mau jenguk"Kata Rexva mengingat sesuatu.
"Siapa?"
"ya teman teman satu bagian sama
kamulah siapa lagi"
."Siapa yang kasih tau?"
"Tadi Erni telpon kamu,aku angkat karena kamu lagi nyenyak tidurnya."
"ohh"
"Masih sakitkah perut kamu kay?"tanya Putri.
"Nggak mi, aman gak sakit"
"Baguslah klo begitu."Putri lega tadinya Dia khawatir dengan kayla.
Seperti yang dikatakan Rexca teman teman satu devisi menjenguk Kayla mereka berenam termasuk Hamzah atasannya.
"Kamu jahad meried gak bilanh bilang"Gerutu Erni.
"Maaf habis dadakan,tadinya cuma melamar tapi akhirnya harus nikah saa itu,aku juga kaget nikah dadakan,mas Hamzah juga tahu kok"Semua menatap Hamzah untuk mencari kebenarannya.
"Eit..kok aku jadi tersangka?"Hamzah kaget anak buahnya seakan meminta penjelasan.
"Kenapa gak bilang kalau hari itu Kayla menikah?"Selidik April.
"Maaf ,itu privasi Kayla biar Dia mengumumkannya,lagian masihbkawin siri kan ya kay"Hamzah meminta perlindungan dan di anggukan Kayla.
"Aku nggak mau kebaya lho"Seloroh Tito.
Semua pun tertawa.
"Sekalian besok aku pulang mungkin cuti rada lama"
"Ya,semoga cepat sembuh,tapi masih kerja lagi kan?"
"Iya lah ada kewajiban yang harus aku kerjakan cuma nunggu sehat operasian aja"
"Aku bakal kangen"Erni memeluk Kayla.
"Aku juga akan kangen "Kata April diikuti Ana.
"Ih mau dong pelukan"
"Eh enak aja"Ana mengepalkan tangannya kearah Tito.
"Sadisnya"GerutunTito merekapun tertawa.
Esoknya setelah tidak ada keluhan Kayla di perbolehkan pulang,Dan Rexca pun minta pemeriksaan dipindahkan kerumah sakit HM karena terlalu jauh untuk kontrol nanti.
Rexca,Putri dan Rexci sudah menjemputnya Rexci mendorong Kayla dengan kursi roda sedang Rexca membawa barang barang Putrinberjalanbdi samping Kayla.
"Nggak apa apakan pulang ke rumah Mami?Soalnya Mama dan Papa kamu baru pulang malam"
sebenarnya Kayla sungkan mungkin nanti bakal menyusahkan Mertuanya.
"Kay bakal nyusahin Mami deh"Lirih Kayla.
"Nggaklah kamu sekarang anak Mami juga,nggak usah sungkan kewajiban suamimu mengurus Kamu"Putri melirik Rexca.
"Iya mi"
setelah perjalan satu jam setengah sampailah mereka di rumah keluarga Arul.Opa menyambut Kayla yang sedang di papah Rexca,karena dia menolak.memakai kursi roda.
"Gimana kabar cucu Opa?"
__ADS_1
"Baik kek,Alhamdulillah"Jawab Kayla.
"Segera sembuh sakit itu gak enak segala dilarang"Kata Opa sambil melirik Rexci.
"Siapa yang banyak larang pa?"
"Calon bu dokter kita galak bant"Kekeh Opa.
"Itu biar Opa sehatkan?"Rexci tak terima dituduh Opa.
"Iya biar Opa bisa liat Rexci,menikah terus punya anakkan?"
"Tuh tau"Rexci mencibir.
"Iya lah nurut aja sama bu dokter galak"
"Is,Opa"
"Kok Kayla duduk disininbukan istirahat"Arul menyapa menantunya.
"Masih pengen ngobrol sama Opa,pi tidur terus bosen"
"Iya,Opa juga kangen sama cucu Opa"
"Ya udah tapi jangan lama lama ya,Opa juga istirahat"
"Iya bapaknya calon dokter yang sama galaknya"Kekeh Opa.
Arul hanya senyum Ia melihat kalau Papanya sudah seperti anak kecil.
"Tuh kan kiki lagi yang kena"Gerutu Rexci.
Opa tertawa semakin Rexci kesal menjadi hiburan untuknya.
setelah ngobrol keluarga Rexca membawa Kayla ke kamarnya.
"Ka maaf ditas aku ada krim untuk bibir kayaknya,bibir aku pecah pecah gini" Kayla mengusap bibirnya yang kering.
"Gak da yang"Rexca mengacak tas kosmetik Kayla yang Ia bekal daro Apartemen.
"Sini biar aku yang cari"Kayla meminta tas kosmetiknya.
Dan memang tidak ada.Tapi Kayla menemukan lip teen rasa stroberry kemudian memakainya.
Rexca tergoda melihat bibir yang baru dioles itu,dan disambar dengan bibirnya.
"Hmm..."Kayla memukul tangan Rexca.
"Masih perih Ka,"Rexca hanya senyum.
"Siapa suruh menggoda"
"Siapa yang menggoda?"sungut Kayla.
"Tuh kan aku jadi pengen nempel lagi enak rasa stroberry"Rexca mengusap kepala Kayla dan turun ke bibirnya.
"perih yah"
"Sedikit"Kayla.menatap suaminya yang tiga hari ini mengurusnya.
"Maaf"sebuah kata meluncur dari bibir Kayla.
"Untuk?"
"Semuanya,aku nyusahin kamu dan belum bisa jadi istri seutuhnya,apalagi sekarang masih sakit"
"Kasian banget yah aku"
Kayla hanya senyum.
"Aku akan nunggu kok,asal jangan sampai lulus kuliah aja kelamaan.
"Nggak,sampai aku sembuh aja aku janji"
"Nyicil boleh?"
"Nggak sekarang perih"Tolak Kayla.
"Ya udah nanti bayar sama bunganya yah"
"Tenang semuanya aku bayar"Kayla mengedipkan sebelah matanya.
__ADS_1
"Ya ampun yang kamu nakal,nggak kuat deh"Rexca memelas,sedang Kayla hanya senyum lebar.