SAHABATKU CINTAKU

SAHABATKU CINTAKU
35


__ADS_3

Dini merasa bosan di rumah padahal rencananya hari ini Ia akan ngantor tapi melihat keruwetan hatinya Ia putuskan untuk tambah cuti.


setelah melakukan ritual ibu ibu berdaster dari cuci piring,cuci baju sampai masak Dini membaringkan tubuhnya di sofa tangannya menggenggam remot dan memindahkan chanel tv.


"Ih,gabut"keluhnya.tapi kalau pergi Ia harus pamit sama Evan dong.


"Putri,suruh ke sini aja ah"Tangannya meraih hp nya.


πŸ“±Dini


"Halo Put,aku gabut belum masuk kerja kesini dong..."


πŸ“² Putri


"Iya,kak habis mandi aku kesana"


Jam sebelas putri datang ke aparterment Dini membawa masakan yang sengaja di titipkan bunda untuk Dini dan Evan.


"Ini rendang kemarin sore bunda buat banyak karena KaGe mau makan sama rendang buatan bunda."kata Putri.


"ka Gerald ngidam kali yah"


"Mungkin"


"Eh,Gimana mereka sekarang"


"Sekarang itu mereka seperti pasangan selingkuh mesra sembunyi sembunyi,tepatnya sih KaGe yang diam diam merayap "Putri terkekeh.


"Ya syukur mudah mudahan dia akan ingat lagi kalau intim gitu"


"Kalo kak Dini gimana udah baikan?"tanya Putri.


Dini menggelengkan kepala.


"Ih jangan gitu dosa lho lama lama,selesaikan apa"


"Gimana mau mrnyelesaikan kalau ketemu aku kesal"Kata Dini Jujur.


"Maafin masak pengantin baru begitu"


"Tanya dong baik baik kan biar enak"


"Ya ntar malem kita selesaikan masalah udah kita nonton drakor aja"Mereka pun menonton drama kesayangan mereka.


"ih kok gitu deh endingnya sedih...."putri mengusap air matanya.


"Ya ampun sudah jam dua lebih kita belum makan lho, hayu makan dulu"Dini mengajak Putri merekapun makan yang sudah Dini masak tadi.


"kak putri pulang dulu yah dah sore kaZi dah telpon mulu"Pamit Putri


"Nantilah put,ngapain pulang di rumah juga penganggurankan"


"Ish,kalo ngomong suka bener,aku juga kesal nih pengen cepet balik kampus atau kerja,malu di rumah kaZi,


nggak ngapa ngapain."

__ADS_1


"Sabar sebulan lagi kan?"


"Ya udah,kamu ngasuh aku aja dulu" kata Dini.


Putri akhirnya mengalah.


Evan menghubunginya supaya Putri gak pulang dulu karena Arul akan menjemputnya.


"Ck,manusia satu itu kemana mana aja ada neplok kaya lintah"Gerutu Putri.


"Kenapa ngedumel Put."


"Kak Evan ngasih tau aku jangan pulang kak Arul mau jemput"


"Cie....yang dijemput yayang"Dini menggoda.


"Yayang peang,neplok kaya lintah"


dengus Putri


"Jangan gitu nanti suka"


"Ih janganlah"tolak Putri.


"Kenapa kaya ganteng ortunya tajir,sholeh dan tidak sombong"Puji Dini.


"Nggak dia judes,ga ada manis manisnya pemaksa lagi"


Jam Empat bel pintu berbunyi Putri dan Dini lepas shalat Asyar.


"Buka put,mungkin Evan atau Abang mu"


"Assalamualaikum, apa Evan sudah pulang?"


"Ah,kak Evan katanya lagi Dijalan,masuk dulu kak"


Putri mempersilahkan masuk.


"Kak Din,ada Ka Rudi di depan"Putri memberitahukan pada Dini.


Dini membetulkan Jilbabnya,kemudian menemui Rudi sedangkan Putri membuatkan minuman.


"Put,sini"Dini menyuruh Putri duduk di sebelahnya.


"Ada perlu apa ya"kata Dini gak ada ramah ramahnya.


"kedatangan saya kemari mau minta maaf soal kemarin,saya merasa bersalah karena meminta Evan jntuk menemani Rahma Adik saya"


Dini hanya diam mendengar penjelasan Rudi.


"Saya baru tau kalau Evan baru menikah,saya hanya ingin nemenuhi keinginan Adik saya yang ingin bertemu dengan Evan"


"Rahma sakit,Kami hanya ingin mengabulkan permintaannya yang mungkin terakhir kalinya,Ia bersemangat lagi untuk berobat saat Evan datang dan mengantarkannya ke rumah sakit"


Dini hanya diam,mendengar penjelasan Rudi.

__ADS_1


"walaupun Adik anda sakit,tidak berhak anda mengorbankan saya


"maka dari itu saya kemari ingin minta maaf,syukur syukur kalau anda mengijinkan Evan datang kerumah untuk bertemu dengan Rahma "Dini tersenyum kecut.


"Tapi saya tidak mengijinkannya sampai kapan pun,kecuali kalau suami saya mau melepaskan saya,dan memilih adik anda"Kata Dini tegas.Putri menatap Dini tak..percaya dengan kata katanya.Dan depan pintu Evan hanya terdiam mendengar kalimat dari Dini.


Ehm,Putri pun pindah duduknya ke sofa depan Tv.


Evan ikut duduk diantara Rudi dan Dini.


"Maafkan Aku Rud,atas ketidak nyamanan ini disini aku yang salah aku tidak terus terang sama Dini maupun sama kamu,tepatnya belum aja sih aku nggak maksud apa apa"


"Iya nggak apa apa dan maaf sebelum istriku mengijinkan aku gak bisa lagi kerumahmu."Kata Evan.


"ya sudah saya pulang,sekali.lagi maaf untuk yang kemarin"


"Iya aku juga minta maaf yah dengan kesalah pahaman ini"Kata Evan.Dan akhirnya Rudi pun pamit.


"Jangan gitu dong Din,kita harus punya perasaan sedikit gimana kalau itu terjadi sama kamu"Evan menasehati Dini.


"Jadi kami pengen aku penyakitan?"Kata Dinindengan emosi.


"Bukan gitu ini cuma kalau,Din"


"Kalau aku penyakitan,aku nggak akan nyusahin orang lain untuk minta ini minta itu"Dini meninggalkan Evan dan Putri. bersamaan dengan bel pintu berbunyi.


"Tuh,bang Arul datang,aku pulang d dulu yah kak,sebaiknya kak Evan jangan menyalahkan Kak Dini,Dia agi mode cemburu berat,pandai pandailah merayu demi kehangatan ranjang"kata Putri sambil pergi.


"Assalamualaikum, bye"tambahnya.


"Eh, abang kita langsung pulang yah"Ajaknya.


"Aku mau ketemu dulu Evan "Kata Arul hendak masuk.


"Mereka mau sayang sayangan,maklum pengantin baru"Putri menggandeng tangan Arul untuk pergi dari sana.


"Ini kan masih sore put"


"Nggak apa apa dong,kan gak ada peraturannya kapan pun,makanya nikah dong jangan jomblo mulu"


"Ih"Arul.menarik sedikit rambut Putri.


"Abang sakit tahu"Sungut putri. Mereka pun masuk mobil dan meninggalkan Apartemen Evan.


Di lain tempat pasangan suami istri baru yang masing dalam.mode diam diaman,yang perempuan asik dengan permainan di hp nya.yang laki laki sibuk sedang berfikir apa yang harus dikatakan.


"Din,Aku minta maaf,iya aku salah aku bohong,aku juga minta maaf nyalahin kamu,udah yah marahnya Aku nggak enak banget tahu"


Evan mengelus ngelus kepala Dini.


"Dininya Aku itu padahal gak pernah marah lho"


Dini hanya mengerucutkan bibirnya tanpa aba aba Evan menyambar mulut Dini hingga Ia terpancing melakukan lebih,tak ada penolakan tangan Evan mu merayap kemana mana,hingga suara suara khas terdengar.


Tau mereun.... bayangin sendiri...

__ADS_1


semoga menikmati


tetap Love You saudug udugπŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


__ADS_2