
Dua minggu Sudah Kayla dirawat secara bergantian kadang di rumah Dini Kadang di rumah putri,Dan sekarang Ia sedang mengemas untuk kembali bekerja di kota T..
"Yakin,dah mau kerja yang kan belum sembuh"Rexca tak rela.
"Iya,gak apa apa,terlalu lama aku libur"
"Jangan capek cape yah,aku nggak bisa stay di sana kan kuliah,kerja,kafe harus di urus"
"Nggak apa apa aku dah sembuh"
"Kalau gitu bisa dong"Rexca mengedipkan sebelah matanya.
"Hmm,kalau itu aku masih sakit perutnya ngilu gitu,nantilah konsul dokter dulu ya"
"Iya deh"Rexca memeluk Kayla,diciuminya seluruh wajah dan berakhir di ceruk lehernya.
"Wangi,ih jadi pengen..."
"Pengen apa?"Kayla pura pura nggak.ngerti.
"Tau ah,mbak nggak peka"Rexca ketus.
"He...ih,mas ngambekan"
"Jangan panggil,Mas ah "
"Ya udah abang"
"Nggak mau"
"Apa dong,tadi kamu bilang panggil aku mbak,aku bukan mbak mu lho"
"Ya udah panggil ayang aja"
"Nggak ah,geli"
"Ih,kamu emang nggak ada manis manisnya jadi istri."
"Kasih gula dong biar manis"Kayla menjulurkan lidahnya.
Rexca yang melihat semakin gemas.
grep....Kayla Ia peluk erat.
"Lepasin ka,engap tau"
"Bilang sayang dulu"
__ADS_1
"Sayang"Kayla mengikuti kata Rexca.
"Ish...gak gitu,Rexca suamiku sayang gitu"
""Rexca suamiku sayang gitu lho,lepasin engap"Akhirnya Kayla menyerah.
Rexca semakain gemas Ia tak melepaskan pelukanya tangannya ikut berpetualang .
"Ka..."Ketukan dan panggilan dari depan menghentikan kegiatannya.Kayla pun membenahi pakaian yang sudah tak berbentuk.
"Ada apa ki"Rexcaembuka pintu.
"Di tunggu Mami di bawah "Jawab Rexci.
"Ya udah kita turun sekarang"Rexci un pergi meninggalkan Rexca.
"Kita di tunggu Mami dibawah"Rexca menjinjing koper.
Kayla memasang hijabnya setelah terlihat rapi Ia pun menyusul suaminya.
"Jadi kalian berangkat?"Tanya Putri.
"Iya mihbsudah terlalu lama Kay cuti"
"Kan kamu sakit,kalau risign juga gak apa apa,nanti kamu kerja sama Mami"Kata Putri .
"Ya udah hati hati,udah pamit sama Papa sama Mama?"
"Udah Mi,mereka dah berangkat ke kota M malah"Putri hanya mengangguk angguk.
"Ya udah kita berangkat nanti terlalu sore nyapenya."Kayla mencium tangan putri dan tak.lupa mencium pipinya.
"Jangan terlalu capek ya nak"pesan Putri.Kayla pun mengangguk.
Kayla pun berelukan dengan iparnya Rexci.
"Salam buat Papi ya mi" Putri hanya mengangguk.
Mobil merekapun melaju meninggalkan rumah Putri.
Jam dua siang Mereka sampai di Apartemen.
Rexca menjatuhkan tubuhnya di bed sedangkan Kayla membenahi pakaian yang tadi di bawanya.
"Yang..."Panggil Rexca.
"Iya ka.."Jawab Kayla.
__ADS_1
"Ih,kok Ka lagi sih,sayang dong"
"Iya kaka sayang ada apa honey?" Rexca tersenyum lebar mendengar Kayla memanggilnya Honey.
"Ih,manisnya istriku,makin cinta deh duduk sini"Rexca menepuk tempat disebelahnya.
"Masih siang kali ka,kalau mau menjelajah"
"Ya bebas menjelajah mah,pagi hayu, siang hayu,malam hayu"
"Apa sih..."
"Pengen.."Rengek Rexca.
"Nggak pengen mandi dulu gitu biar wangi"Kayla mengalihkan pembicaraan.
"Ntar habis itu..."
"Itu apa?"Kayla pura pura.
"Gitulah yang,eh ini"Rexca membuka laptopnya dan memasang flashdisk nya.sebuah adegan ranjang yang membuat Kayla deg degan dan menutu wajahnya karena malu.
"Ih film jorok gak boleh ka"
"Ya edukasi yang kita kan gak tau harus gimana?"Mata Rexca teta menonton adegan tersebut.
"Udah ah matiin"Kayla bangun dari duduknya.
"Kita ikutin ya kay,kan otongnya belum bisa masuk ke rumak denok"
"Ih apa sih otong,denok gaje"
"Ngikutin gaya tadi yah,yang..please"Rengeknya.
Kayla menatap wakah Rexca kasian banget sih nikah dah sebulan tapi Rexca belum menerima haknya sebagai suami.
"Ya udah,tapi bersih bersih dulu sana,kan udah keringetan "Dengan semangat Rexca pun pergi ke kamar mandi.
"Ya ampun"Kayla memegang kedua pipinya yang pasti sudah merah membayangkan adegan yang di tontonnya dan Mereka akan melakukan itu.
Kayla mengganti pakaiannya dan menunggu Rexca dia atas Ranjangnya.
💕💕💕💕💕💕💕💕
Banyak yang harus dikerjakan Di Rl jadi tulisanku terbengkalai.maaf mudah mudah besok bisa up lagi.
Love you saudug udug❤️❤️
__ADS_1
~Bi Uwie~