
Kenzo Dan Alma masih di dalam mobil setelah sebelumnya mereka menghadiri resepsi pernikahan Karina teman satu kampus.
"Al..."
"Ya.."
"Pertanyaanku masih sama maukah kamu jadi kekasih aku?agar bisa lanjutkan ke pernikahan."
Alma hanya senyum.
"Ken,jawabanku masih sama, Aku sudah tidak ingin pacaran dan aku belum siap menikah...maaf"
"Berapa lama aku harus menunggu kamu Al?setahun?dua tahun?"
"pilih gadis yang cocok dengan mu dan menikahlah jangan tunggu aku"
"Apa ini artinya kau tolak aku?"
Alma hanya tersenyum.
"Al aku cinta sama kamu Al,sungguh"Bisik Kenzo.
Alma lagi lagi tersenyum dan menggelengkan kepalanya,kemudian keluar dari mobil.
"Hati hati dijalan"Alma melambaikan tangannya.
Tanpa membalas senyuman Alma Kenzo pun melajukan mobilnya.
"Sudah pulang Al?" Bapa Alma yang bernama Edi itu menyapanya.
"Iya pa"
"Kenzo nya kemana?"
"Langsung pulang Alma sengaja tak menyuruhnya masuk"
"Bagus,jangan terlalu dekat dengannya kita tak sepadan,Maaf bapak gak mau kamu terhina"kata Edi Muram.
"Iya pak Al ngerti masuk kamar dulu yah pak gerah mau ganti baju"
Alma masuk kedalam kamarnya,Adik perempuannyahgyyy
"Maafkan aku Ken,maaf"Bisiknya.
gyggy
kemudian Ia menelungkupkan tubuhnya dan menangis sejadi jadinya.
Kenzo menutup pintu mobilnya dengan keras dan tanpa menyapa siapa pun yang Ia yyybygygbhyyuygyb termasuk Queensha adiknya.
"Waalaikum salam abang"Queen menyapanyabyhggygyygyyhy
Tak ada jawaban bayyhjbyyyyyyyhkan senyum pun tidak Kenzo berlalu begitu saja meninggalkan Queen.
"Asem...bang ke"Dengusnya.
"Mom kenapa Abang mukanya kusut"Andre,y
"Ssst,paling di tolak lagi,tadi kan mereka keundangan bareng"Kata Ziana.
"Hmm tatian banged"
"Udah namanya juga cowok harus berjuang dong"Kata Ziana lagi.
"Alma seleranya tinggi banget sih masak modelan bang Kenzo di tolak sih"
"Selera sayang"Gerald ikut nimbrung.
"Ah iya juga sih ya,kalau gak klop kan gak ser ser ya dad"Kekeh Queen.
Ziana dan Gerald pun hanya tertawa kecil.
"Halo.."sseorang menjawab panggilan Kenzo.
"Lo dimana ka?"Tanya Kenzo.
"Di kafe,ada apa"
"Gue mau curhat,tapi mending gue telpon bini lu aja deh yah"
"Eh jangan,Kay dah tidur gue suruh istirahat,kalo ku bangunin dia gak bisa tidur lagi"cegahnRexca.
"Ya udah gue ke cafe lu yah"
"Sini mumpung nggak terlalu rame"
Kenzo pun menutup sambungan telpon dan pergi keluar dari kamarnya.
"Kemana Ken?"Tanya Gerald yang masih ada di ruanh keluarga.
"Ke kafe Rexca dad"Jawab Kenzo
"ya udah hati hati nak"
"Ok dad."
Kenzo sudah sampai di kafe milik Rexca,dan Mereka kini diruang pribadinya Rexca.
"Kenapa lu kacau banget kayaknya"
"Gue ditolak Alma untuk kesekian kalinya"Keluh Kenzo.
"Kerasa lu yah nyesek di tolak cewek berkali kali,dulu lu ngetawain gue"Kekeh Rexca.
__ADS_1
Kenzo hanya senyum.
"Kita ini ganteng lho,high class,duit lumayan tapi sempet sempetnya ada cewek nolak,berarti ada yang salah dengan kita bang"
"Ah,ngaco "sergah Kenzo.
"Terus gimana sekarang lu mundur?"Tanya Rexca.
"Gak,lah"
"Bagus gak asik mungkin lima sampai sepuluh kali lagi lu di tolak ya udah cari yang barulah jodoh itu sudah digantung di lauhul mahfuz tersurat"Rexca menasehati.
"Iya gue tau"
"Tapi Gue penasaran apa yang bikin Alma nolak Gue"
"Cari taulah desak"
"Hmm,boleh juga ide lu"
"Gimana perk*s* aja sampai hamil ntar kan minta tanggung jawab tuh"Usulannya mendapat lemparan bungkus rokok milik Kenzo.
"Ngomong gak faedah lagi gue sumpel pake sepatu lho"
"Iya maaf"Kekeh Rexca,kakak sepupunya lagi mode gak boleh ganggu nih"
***
"Mungkin Alma butuh waktu bang jangan desak dia biarin aja dulu jodoh gak kemana"Kata Kayla ketika pagi Kenzo menelponnnya.
"Tapi aku nggak tahan harus menunggu gitu"
"Ada waktunya bang sabar yah,jangan desak terus Alma ntar dia ilfil lho"pesan Kayla.
"Baiklah,tolong carikan jalan biar aku sama Alma jadian kay"Pinta Kenzo.
"He,emm"Ampun deh punya sodara pemaksa banget.
"Kay..."Baru saja akan duduk panggilan itu mengagetknnya.
"Iya,Mas"Kayla membalas panggilan Hamzah.
"Keruangan saya sebentar"
Kayla pun mengikuti Hamzah keruang Manager.
"Maaf sebelumnya,ini masalah pribadi tapi harus di bicarakan sekarang"
"Tentang apa yah mas"Kayla belum mengerti maksud dari atasannya.
"Jadi saya mau Ta'aruf dengan teman seseorang,saya mau Kay bicara sama gadis itu,kalau dia tertarik bilang saya orangnya,tapi kalau dia gak tertarik jangan bilang saya yang ngajaknya"Kayla memgangguk tanda mengerti.
"Emang siapa mas yang mau diajak Ta'aruf"
"Hooh"Kayla terkejut.
"Menjodohkan teman sampai menikah gede lho pahalanya"
"Iya baiklah mas nanti istirahat aku tanyakan sama April dia bersedia gak,Jangan marah kalau dia nolak lho"Kata Kayla.
"Iya berarti bukan jodoh saya"Hamzah pasrah.
"Ok,tunggu aja jawabanya ya mas"Kayla pun keluar dari ruangan Hamzah.
Kayla
Pril,istirahat anter aku ke apartemen yah.
April
Siap
Kayla pun bekerja kembali di depan laptopnya.
Istirahat Kayla dan April sesuai rencana pergibke apartement Kayla tak lupa mereka bawa dua bungkus nasi untuk makan siang mereka.
"Pril,sebenarnya aku mau bertanya sama kamu,selama ini kamu tidak banyak bicara,kamu dah punya pasangan?atau pacar gitu?"Tanya Kayla setelah sampai di apartemennya.
"Sebulan yang lalu aku putus jadi sekarang aku single"jawab April.
"Udah ada bayangan buat cari lagi atau punyangebetan gitu?"April hanya menggelengkan kepalanya.
"Ya udah ayo di makan"Kayla mepersilahkan April untuk makan.Merekapun makan bersama sama.
"Gini alho pril,sebenernya ada yang mau Ta,arufan sama kamu mau gak?"
April mengeryitkan dahi
"Siapa?"
"Ada kamu kenal kok"Jawab Kayla.
"Kalo Mas Tito aku gak mau"Jawab April.
"Kenapa kan lajang?"Tanya kayla.
"Aku suka yang cool,gak cengengesan..kaya mas Tito"Kayla hanya senyum.
"Bukan Tito kok"
"Siapa?bikin penasaran aja deh"April tamvah penasaran.
"Mas Hamzah"Jawab Kayla.
__ADS_1
"Mas Hamzah?gak salah?"April meyakinkan lagi kali kali Dia salah dengar.
"Nggak,Dia suruh aku nanyain ini sama kamu,Dia sudah tertarik dari mulai kamu baru masuk di Devisi keuangan.
"Kok aku nggak ngeh ya dia naksir aku"
"Mungkin kamu kurang peka"timpal Kayla.
"Iya kebersamaan di Devisi kita jadi Aku gak berfikir punya hubungan lebih dari rekan kerja,apalagi dulu aku punya pacar"
"Jadi gimana mau nggak taarufan sama mas Hamzahnya?"
"Kalau ta'aruf bisa putuskan?"
"Iyalah bisa kalo gak cocok bisa batal,kan nikah juga bisa cerai"Kata Kayla datar.
"Hmm,coba dulu lah siapa tau cocok,ya udah iya in aja deh"
"Bener...serius yah"April pun mengangguk.
Setelah Makanndan Sholat merekapun kembali ke kantor.
Kayla
Mas...
Mas Hamzah
iya gimana?
kayla
Alhamdulillah April.mau ta,arufan sama Mas"
Mas Hamzah
Alhamdulillah,makasih ya kay😊
Kayla
Iya jangan lupa pajak jadian wkwk..
Mas Hamzah
Beres,jangan dulu tahu yang lain yah nanti kalau udah pasti baru.kasih tahu.
Kayla
Ya deh...
Mas Hamzah
Aduh aku dagdigdug nihh,bunga bunga bermekaran di hatiku
Melihat si chat Hamzah bikin Kayla terkekeh.
Kayla
Lebay...nikahin sana biar halal😄
Mas Hamzah
Pasti,aku gak sabar malah.
Kayla Meletak hp nya karena sudah waktunya bekerja.
Malam selepas Isya Kayla dan Rexca melakukan Vc
"Kangen yang"Rexca menata dalam istrinya.
"Sama"jawab Kayla sambil senyum.
"Kepikiran terus yang ,pengen aku besok kesitulah"
"Mana boleh,kan kuliah,jangan males biar cepet lulus"
"Tapi aku kangen"
Tuh lagi model manja deh Rexca keluh Kayla dalam hati.
"Sabar kak ntar jumat kan ketemu dua hari lagi tahan ya"Bujuk Kayla.
"Ya ampun kamu seksih banget pake baju itu"Tak sengaja Kayla menampilkan Dia dengan tank topnya yang setali spageti.Kayla hanya terkekeh
"Mau tau bawahannya gak?"Sengaja membuat kesal Rexca Ia menjauhkan hp nya dan terlihat Kayla memakai hot pant,paha yang mulus terlihat jelas membuat Rexca terbelalak
"Hei,beib kamu nakal banget"Teriaknya.
kayla hanya tertawa.
selama tidur bersama Rexva Ia tak memakai pakaian seperti ini karena Ia sedang sakit takut Rexca tergoda.
"Awas ya yang pulang habis kamu"Ancam Rexca.
"Aku belum periksa lagi Ka"
"Bodo amat,kamu yang macing aku"
"Eh,siapa yang mancing"Kayla tak terima.
"Iya kamu lah bikin aku tergoda untuk nyamperin kamu gak kuat sumpah"
Beberapa saat kemudian Kayla menutup sambungan telponnya.
__ADS_1
"Aku juga kangen kamu Ka"Kayla memcium foto Rexca yang ada di hp nya,secepat ini yah aku jatuh cinta sama kamu"Kayla pun menaikan suhu AC nya agar tak begitu dingin.