
aku merasakan berat seperti ada orang yang menindihku
dan ketika aku membuka mata aku melihat rendi berada diatasku dan lebih parahnya lagi aku tak berpakaian sehelai pun
"ahhhh"jeritku sambil mendorong rendi jauh dan segera menutup badanku dengan selimut
"why?aku sekarang suami kamu nad..."ungkapnya mengingatkanku,aku benar benar lupa bahwa aku sekarang telah menjadi istri orang..
"sorry, belum terbiasa ren,"jawabku
rendi mendekatiku dan membaringkanku
dia sangat bergairah malam ini...ya bisa dibilang malam pertama, ciuman yang aku dapatkan pun berbeda dari sebelumnya,
"mmm ahhh"hanya desahan yang keluar dari mulutku setiap perlakuan yang rendi berikan kepadaku..
"kamu udah siap sayang??"
"oke,tapi pelan pelan yah...."pintaku
"aw ren kok sakit banget.."
"sebentar doang kok sakitnya tahan ya sayang!"ujar rendi meyakinkanku..
__ADS_1
dan benar yang rendi ucap sakit ini terbayar sudah dengan kenikmatan yang kurasakan sekarang
"aahh ren mmmhh pelan pelan"
malam berlalu entah berapa kali kita menikmati malam indah ini yang jelas aku tak dapat bangun lemas sekali dan kakiku untuk berjalanpun susah...
"semua ini gara gara kamu tau gak!!"
"maaf ya sayang...tapi mau nambah sekali lagi boleh kan?"
pinta rendi aku masih nggak habis fikir apa dia nggak capek yahh...aku ajah udah nyerah...gimana kedepannya gue...Mampus gue!!!
sebulan berlalu sejak aku menikah dengan rendi
aku sangat bahagia bisa bersama dengannya sahabatku yang kini telah menjadi suamiku..
"iya nggak papa toh aku nggak sendiri dirumah..."jawabku
"maksud kamu?"tanya rendi bingung
aku memberikan tespack pada suamiku dan dia sangat terlihat bahagia sama seperti aku ketika aku mengetahui kalo aku telah berbadan dua..
"kamu hamil sayang?"beneran kan ini nggak mimpi aku bakal punya anak??"
__ADS_1
"iya sayang kamu bakal jadi seorang ayah"
"oke,kamu harus jaga diri kamu baik baik yah,jaga pola makan kamu biar jagoanku sehat didalam sini..."ucapanya dengan tangan mengelus perutku
"yuk kita kerumah mamah kita kasih tahu mereka kabar baik ini...pasti mereka bahagia banget deh dengernya Mereka bakal segera punya cucu..."sambung rendi sangat bersemangat..
setelah sampai dirumah orang tua rendi aku melihat ada seorang wanita yang sedang menangis sambil menggendong anak didepan mamah dan papahnya rendi
"dia siapa yank?"tanyaku
"siska....?"ucap rendi tak percaya dengan yang dilihatnya..
apalagi wanita itu membawa bayi
"rendi ..."panggil wanita itu
"kamu ngapain datang kesini?terus ini anak siapa?"
"ini anak kamu,anak kita ren..."
bagai terkena petir badanku lemas mendengar apa yang diucapkan wanita itu...
"anakku?kamu jangan asal ngmong sis!"
__ADS_1
"aku mau pulang kamu selesaikan dulu masalah kamu ren.."
"nggak,saayank tunggu aku..." panggil rendi kebingungan dengan yang terjadi sekarang