
Pagi ini penghuni hotel sangat sibuk karena tengah hari nanti akan pulang ke kota J mereka berencana mencari cenderamata untuk di bawa pulang.
"Halo,Kenzo anak manis dah wangj yah"Sapa Putri.
"Iya dong,ateu kita main di luar yuk,aku pengen ke pantai"ajak Kenzo.
"Ok ganteng"
"Mbak,as aku pergi dulu bilang aku sama kenzo ke pantai."
"Jangan renang ya Non,nanti di marahi nyonya lho"
"Iya,aku mau kencan aja kok sama Kenzo,ya kan"
"oke Ateu"jawab Kenzo.
"Lets go"kata Putri bersemangat.
"Apa ateu ga ajak om Arul?"tanya Kenzo sambil jalan.
"Nggak Om Arul lagi sama ateu lain"
"Jadi kita berdua,yang lain nanti nyusul"
"Hai,Kenzo lagi sama aunty yah"Seseorang menyapanya.
"Hai Om Dani,iya lagi Sama Ateu putri."
"Hai,put"Dani menyapa karena sudah saling kenal.
"Hai..."Putri membalas salamnya.
"berdua?aku temani boleh?"
"Boleh asal jangan ada yang marah aja"
"Nggak,dijamin gak ada yang marah atau cemburu dah"
Putri tersenyum.
"Ateu sini main pasir"Kenzo teriak di tepi pantai.
"aku kesana dulu yah"Putri mengejar Kenzo dan ikut bermain pasir di tepi pantai.
Ziana sedang mengasuh kayla anak nya Evan,karena Ibunya tidak bawa pengasuh karena sakit jadi Ia sedikit kewalahan mengasuh kayla yang berumur setahun setengah.
"Eh,kok kayla,Kenzi kemana"Gerald heran karena Ziana membawa Kayla.
"Kenzo lagi sama Putri,di pantai kata suster As"
"Halo cantik"Gerqld mencium keponakanya.
"Wanginya"kata Gerald lagi Kayla pun tertawa lebar.
"Mana orang tuanya"
"masih siap siap kita main di pantai yuk,ada waktu beberapa jam,'"
"Mending main di kasur Yang"
"Ih,kamu tuh yah mesum banged"Ziana menepuk tangan Gerald yang bergerilya.
"Ada Kayla sayang"Ziana menepiskan tangan Gerald dari pahanya.
"Daddy Ge mesum ya kayla,kita keluar"Ziana mengambil tas selempangnya.
"Ayo buruan kasian Kenzo nungguin"Mereka pun keluar dari kamarnya.dan pergi ke tepi pantai Diikiti Evan dan Dini.
Pantai sudah ramai dengan orang yang berlalu lalang termasuk para pekerjanya Gerald.Mereka sedang menikmati indahnya pantai sesekali berfoto ria.
"Mana Kenzo by"
"Tuh disana"Gerald melihat putri kenzo dan Dani sedang bermain pasir.
"Wah ada keluarga bahagia disini"Sapa Gerald.
__ADS_1
"Daddy kenapa lama"Kenzo menubruk Gerald.
"Iya itu,papa Evan lama sayang mandinya"Kata Gerald.yang disalahkan tidak mendengar dan merespon.
"Lagi apa Ken?"Ziana menghampiri anaknya.
"Main pasil,mom aku mau ke ail tapi ateu ga boleh"
Putri meminta persetujuan Ziana.
"Ya boleh kapan lagi main air di pantai"Ziana mengangguk.
"Yey..."Kenzo senang Ia pun berlari kearah pantai.
Putri dan Dani mengikuti Kenzo,Kayla yang melihat Putri menangis minta di gendong.
"Ateu nih satu lagi anaknya"Teriak Dini.
Putri kembali lagi dengan menggendong Kayla sementara Kenzo diasuh Dani mereka pun terlihat gembira apalagi saat Kenzo teriak asin karena merasakan air laut di lidahnya.
Moment itu dia abadikan Gerald dari kejauhan.
Evan,Dini,Ziana dan Gerald duduk di warung penjual kelapa muda.
"Kok dari kemarin gak liat Arul yah"Kata Evan.
"Lagi sama pacarnya kan anak
divisi umum"Jawab Dini.
"Serius?"
"berenti ngarep Putri dia"Kata Evan.
"ya gimana lagi Putrinya aja cuma ngaku Abang. "Kata Ziana.
"Abang ketemu gede"Gerald tertawa kecil.
"Tapi mereka baik baik aja kan?"Tanya Gerald.
"yang Aku tau putri biasa aja deh gak gimana gimana apalagi cemburu"
Setelah asik bermain di pantai Mereka pun berburu mencari souvenir untuk oleh oleh.
semua peserta berkemas untuk pulang termasuk Ziana.semula Ia akan pulang bersama Arul lagi, tapi karena mengajak Sheeren pacarnya Putri memilih Pulang bersama.kel.Gerald.Ia tak mau jadi obat nyamuk bagi pasangan ini.Dan sekarang Putri duduk manis di depan bersama supir yang bernama pak Ali,sedang Gerald sedang duduk manja di samping Istrinya.Kenzo?Sudah tentu dengan suster pengasuhnya di belakang.
Para karyawan sudah siap di bis masing masing.
Arul menghubungi Putri,karena sejak tadi di tunggu nggak nongol nongol.
"Put,masih dimana ini mau pada berangkat"Kata Arul.
"oh aku di mobil KaGe"
"Kok"Arul mengerutkan keningnya"Gak apalah abang bareng sheerenkan?Masak aku jadi obat nyamuk seh"
"Ya udah kalau begitu"Arul mematikan telponnya.
tok tok
kaca mobil di ketuk sheren dan Arul membukanya.
Sheeren pun masuk mobil Arul.
"Katanya bareng Putri kok gak ada?"
"Dia bareng Gerald."
Sheeren kemudian diam.
"Enak ya jadi Putri,temenya bos bos"kata bathinnya.
"Rul,apa Putri deket banget yah sama keluarga kamu?"
"Iya,Diakan adik angkatnya bos kamu, dia juga orangnya asyik"Kata Arul yang tidak sengaja memuji Putri.
__ADS_1
Sheeren pun diam lagi,sepertinya perjalannannya membosankan karena pacarnya ini banyak diam,berbeda saat Ldr an ia menjadi teman chating yang asyik.
'Padahal lebih seru naik bis'begitu kata bathinnya.ditengah perjalananan Sheeren minta Arul menepikan mobilnya di sebuah kios baso.
dan mereka pun duduk menunggu pesanan datang.
setelah datang Arul meminta Sheeren untuk membumbui basonya seperti yang sering di lakukan Putri,tapi sheeren menolak alesannya karena Ia tak tau selera Arul.
"Padahal cewek kalo ngebumbui baso suka enak"Kata Arul kecewa.
"Aku nggak begitu suka baso jadi,aku nggak bisa seadanya aja"Jawab Shereen.
setelah menghabiskan baso dan melepaskan penatnya sambil menunggu Sheeren keluar dari toilet Arul membuka salah satu Medsosnya,Ia melihat postingan seseorang yang mention Putri dengan caption.
'Ngasuh dulu calon keponakan biar dapetin Ateunya🥰'
di bawahnya Putri mengomentari dengan senyuman malunya.
Arul merasa hatinya tidak beres jadi gelisah sendiri,sampai akhirnya Sheeren masuk ke mobilnya dan Ia pun meletakan hpnya di dashboard.
"Sudah?"tanya Arul.
sheeren mengangguk.Mereka pun melanjutkan perjalanannya.
"Alhamdulillah nyampe juga"putri turun dari mobil.dan membantu membukakan pintu belakang."
Putri pun membawa menurunkan dan membawa tasnya.
"KaZi aku nginep disini yah,besok ngantor dari sini aja"
"Ya,terserah kamu,lah kalau aku minta kamu tinggal disini juga kamu nggak mau"jawab Ziana.
"udah sayang sama kos an aku "Kata Putri nyengir.setelah bekerja Ia memutuskan untuk hidup mandiri,Ia malu selalu di bantu keluarga ini ,Putri nggak bisa lepas dari keluarga ini yang begitu baik pada keluarganya terutama almarhum kakeknya,belum lagi Ia bekerja karena jalur khusus keluarga.sampai akhirnya di minta bekerja jadi Asisten personalnya Arul.
setengah delapan malam Putri sudah tiduran di ranjang untuk mengurangi pegal pegal akibat perjalanan jauh.
"Put...."Seseorang menggedor pintu kamarnya.
"Iya. "Putri membukakan pintu.
"Abang,ada apa?"
"Nggak ada apa apa,cuma laper pengen makan"Jawabnya.
"Ya makan dong cari ke dapun minta sama ses erni kan bisa"sungut Putri.
"Nggak aku ingin makan sate,temenin"
"Abang,aku dah kenyang ngantuk besok harus kerja,bosnya galak"tolak Putri.
"Is,nganter doang"Arul melas.
"Ya udah ayo..."Akhirnya Putri mengalah.
"Emang tadi kalian gak istirahat makan gitu?"tanya Putri ketika masuk mobil Arul.
"Tadi udah makan baso,pas ngajak makan Sheeren masih kenyang"Jawab Arul.
"Lagian Jaim banget biasanya juga maksa,kenapa dia nggak nemenin pacar dulu gitu"
tak ada jawaban dari arul,dan mereka sudah sampai di angkringan sate madura.
setelah pesan mereka pun menyantap makanannya.
❣❣❣❣❣❣
Ada yang Mampir author tersayangku
Ririn Rohman N penulis BERLIANKU ISTRIKU
Dan
KISAH CINTA ANAK SULTAN
Makasih atas kunjungannya love you
__ADS_1
Love love seudug udug buat yang masih ikutin karya aku.
*Bie Uwi*