SAHABATKU CINTAKU

SAHABATKU CINTAKU
13


__ADS_3

"Ka,Zia bangun "Evan menepuk pipi Ziana.


"hmm" Ziana hanya menyahut dengan mata terpejam.


"Bangun putri kebo,ka Gerald tuh di depan" tak ada respon Evan keluar dari kamar Ziana.


"Zi..."Gerald mengusap


tangannya.


"iya Evan,aku bangun"Semenit dua menit sampai lima menit Ziana masih tidak membuka mata Gerald mendekatkan bibirnya ke pipi ziana.


"kalo nggak bangun aku Pindah ke bibir " Bisik Gerald.


Mendengar bisikan yang bukan suara Evan Ziana membuka matanya.


"Gege,kamu..."


"Akhirnya bangun juga"Gerald terkekeh.


"Is,kamu kayak Evan pengganggu"Ziana mengerucutkan bibirnya.


"Jangan gitu,jelek"Gerald mengusap.bibir Ziana.


"Ge di ih kamu"Ziana memukul bahu Gerald dengan bantal.


"Katanya mau ngomong,Jalan yuk"


Ziana mengangguk.


"Aku shalat dulu,dah asharkan?"


Geral mengangguk.


"Ya udah kamu keluar di dulu"Ziana mengusir Gerald.


"Duh calon suami di usir"Gerald menggerutu sambil keluar dari kamar Ziana.


"ck,apa sih Gege"Ziana risih mendengar kata calon suami.


Ia pun ke kamar mandi kemudian menunaikan kewajiban nya.


*******"


Di Marina Resto


Ziana dan Gerald menikmati makannya di ruangan privat yang sengaja Gerald pesan.suasana hening tidak ada celotehan ziana yang biasanya mulutnya nggak akan berhenti kecuali kalau sedang mengunyah.


"Ge,aku mau tau alasannya kamu bikin gimic gini untuk apa"


"Gimic,itu asli sayang, aku tidak main main"


"Tapi kenapa yang kamu lamar Aku?mana nggak ngomong dulu lagi"


"So,...What??"Gerald mengerutkan kening.


"Itu salah Gege,kita nggak pernah pacaran,terus tiba tiba kamu lamar aku.,mana banyak orang lagi"Gerald hanya tersenyum mendengar Ziana uring uringan.


"Kalau aku jahat sama kamu kemarin kamu aku tolak Ge,cuma aku takut kamu malu,makanya aku terima"


"sengaja aku tau kamu nggak akan tega nolak aku,sayang"


'Duh,lagi lagi Gege panggil aku sayang,kupu kupu bertebaran di kepalaku kalo begini'Ziana membanthin.


"Zi,aku sangat nyaman sama kamu ketika aku masih pacaran dengan Merry,aku cemburu setiap lelaki yang dekat dengan mu dan aku ngerasa yakin kamu cocok buat aku,I love you Zi"Gerald menggenggam tangan Ziana.


"Tapi aku..."


"Apa kamu nyaman sama aku?"potong Gege.


"Tentu saja Ge,nyaman sama kamu,Aku juga sedih jika kamu sedih"jawab Ziana.


"cukup,itu saja sudah cukup untuk ku zi,kamu tau sebelum lamaran aku udah minta izin Bunda,Jadi tinggal lamaran resminya rencananya minggu depan kita ke Riau"


"kok buru buru gitu?"


"Maksud baik harus cepat dilaksanakan"


Ziana diam hanya menatap cincin berlian yang ada di jari manis kirinya.


"Ya udah terserah kamu aja,lagian sayang kalau cincin ini aku kembalikan"Ziana pasrah.Gerald hanya tersenyum.


"Makasih sayang"Lagi lagi Gerald mencium tangan Ziana.


Membuat wajah Ziana merona karena bahagia.


***********❤️❤️❤️,***********


Senin


Kembali ke kantor


"Zia..."Seseorang memanggilnya.


Ziana pun menengok tak salah lagi pemilik suara cempreng itu adalah sahabatnya Dini.


"Baru nyampe juga?"


"Iya,aku tadi ngajak kamu makan bubur di blok sana tapi kamu nggak jawab dan gak di baca kayaknya"


Dini mengeluarkan hp nya.


"Oh,iya..ck kamu jadi makan bubur nya?"

__ADS_1


"ya jadilah aku laper soalnya"


"Ya,udah nanti aku minta traktirannya siang yah...syukuranlah zi "


"Iya,boleh.."


"Ajak grup Putri ghibah yah"


"Jangan makan siang dong kalau sama mereka sore aja pulang ngantor,kasian kejauhan kalau siang waktunya mepet"


"Fix sore yah aku share di grup"


"Iya"


"Makasih bu bos"


"Malu,Din jangan panggil bu bos,bosan ah"


"Cie yang punya malu"Dini menggoda.


"Ih hayu naik,riweh deh ih"Ziana menarik tangan Dini.


Semua menatap Ziana ketuka masuk kedalam Lift ada yang menyapanya,ada juga yang hanya menatap mencari tahu,membuat Ziana sedikit risih


"Apa ada sesuatu yang menempel diwajahku?"


"nggak ada"Jawab Dini singkat.


"Kenapa mereka pada melihat aku gitu amat ya?"


"Ya,sabtu kemarin lamaran kami jadi trending topik,wajar kalo sekarang kamu bak selebritis"


"Ck,gak nyaman banget lho"


"Nyamanin aja ntar juga biasa lagi"


Mereka pun duduk di ruangan masing masing.


"Zia,Bos manggil noh"Panggilan Dini menghentikan aktivitas nya.


"Iya Otw"


Ziana mengetuk pintu ruangan Gerald


"Assalamualaikum,"


"Waalaikum salam,sayang "


Gerald bangun dari duduknya.pindah ke sofa dimana Ziana duduk.


"Tadi naek apa?aku jemput kamu dah pergi"


"Jemput aku?Aku tadi naek Ojol gak tau kamu bakal jemput,senin kan suka macet ge"


"Ge,kamu berlebihan deh kita kan gak searah kasian kamunya jadi lama nyampe kantor"Tolak Ziana.l


"Ya udah aku suruh supir antar jemput kamu"


Ziana menghela nafas.


"Terserahlah"Ziana pasrah.


"Sabtu ini kita pergi ke Riau,ketemu sama Bunda buat minta Izin tapi lamaranya gak akan banyak orang paling cuma keluarga inti aja gak apa apakan?"


"Gak apa apa,tapi aku mau pulang hari jumat yah"


"Sendiri?"


"Biasanya juga sendiri Gege,nggak usah lebay gitu"


"Ya udah Dini aja ajaklah sekalian"


"sabtu masih kerja Ge,walau setengah hari"


"Ya,aku tugasin dia ikut kamu jadi Dini gak usah ijin."ziana memutar matanya.


"Ya udah gimana baiknya aja deh.."Ziana pasrah karena debat pun Ia nggak akan menang.


"Aku nggak usah pake kebaya buat lamaran yah ribet"pinta ziana.


"Iya yang simpel aja"


"Ya udah sekarang siap siap kita mau meeting sama tuan Kenzie"


"Jam berapa?"


"Jam sepuluh" jawab Ziana.


"Ok kita siap siap ya,kamu dah sarapan yang?"


"Udah tadi makan bubur ayam"


"Aku bawa tas sama berkasnya dulu ya Ge"


Ziana pun keluar dari ruangan.


"Mau kemana Zi?" Tanya Dini ketika melihat Ziana siap siap untuk pergi.


"Ketemuan sama Mr Kenzie,mau ikut?"


"Nggak ah,kirain mau ke KUA"Dini pun ngakak


"Ih,nggak lucu"Ziana ketus.

__ADS_1


Gerald dan Ziana pun pergi meninggalkan kantornya.


******


"Ge, tadi MR Daniel minta kesepakatan kerja kita di rubah katanya"


"Kapan akhir kontrak nya zi?"


"Dua bulan lagi Ge,cuma kita sama sama harus evaluasi sebelum nanti ganti kesepakatan."


"Ya udah nanti di bicarakan lagi,siapa yang menghubungi?"


"Mr Daniel sendiri"


"Kok nggak langsung ke aku sih sayang?"


"Ya nggak tau,mungkin tau aku Aspri kamu"jawab Ziana.


"cuma ngomong itu aja kan?"


"Iya cuma itu,masak ngomong I love you"Ziana mulai kesal.


"Kirain"


Mereka pun sampai Di kantor.


"Sore kita jalan yah"


"hmm,Aku gak bisa dah janji mau makan makan sama anak anak."Jawab Ziana.


"Anak anak mana?"


"Dini, emil sama sisil."


"cuma Mereka?"Ziana mengangguk.


"Ya udah kamu perginya sama pak edi ya"


"Iya,"


**********


Di sebuah Kafe


"Hayo,gaes...makan yang banyak biar sehat,mumpung bu boss traktir"Emil Berceloteh.


"sering kali aku teraktir kalian"ziana tak terima seperti baru saja Dia bikin traktiran


"Iya tapi di cafe mahal ini baru kali ini deh"Sisil sambil membuat hufuf V.


"Entar yah kapan kapan aku bawa kalian ke tempat lebih mahal dari ini.


"Dimana Zia?"Tanya Mereka.


"Di warung gado gado bi Eti"Jawab Ziana sekenanya.


"Uuuuuh"Mereka serepak bersorak.Ziana hanya terkekeh.


"Zi sebelum meried kamu adain pesta gadis yah,kita pake piama gitu"Kata sisil.


"Boleh kita seru seruan."


"Tapi nggak boleh ada laki laki yah"kata sisil.


"Ok,kita ngadain acaranya sebelum Evan pulang yah,tapi nunggu kabar dulu tanggal berapa aku nikahnya"


"Setuju"


"Din,maalam ini kamu nginep yah,Dirumah aku aku mau curhat banyak sama kamu"


"Iya boleh,tapi aku bawa baju kerja buat besok yah"


"Iya"Ziana setuju.


"Kenapa kamu ragu sama pernikahan kamu?"Tanya Dini.


"Sejujurnya Ia aku ragu dan kayak mimpi aja Aku bahkan gak pernah mimpi jadi Istri Gege"


"Namanya jodoh kita nggak tau kan,tapi di nikmati aja sih prosesnya kamu udah nerima Bos jadi calon suami "


"Iya tapi.."


"Di mantapkan!semakin ragu kamu semakin goyah lagian apa coba kekurangan bos?Ratusan orang pengen jadi kamu Zia mungkin yang iri juga banyak"


"Iya sih"Ziana mengiyakan.


"udah menjelang pernikahan pasti pasangan sering berdebat,kena seperti sindrom gitu,Jadi kamu harus antisipasi biar gak banyak- peselisihan"


"Makasih ya Din kamu nasehatin aku,aku sengaja pilih kamu karena aku yakin kamu bisa cari solusi buat masalah aku"


"Iya intinya di nikmati aja yah"


"Nanti kita jumat perginya dari kantor kan?"


"Iya soalnya gak sempat kalo pulang dulu"


"Haha the gank pasti ngiri sama aku"


"Jangan kasih tau dulu"


"Iya ntar kalau acaranya udah selesai,aku mau tau teman teman kita mau konent apa"Dini pun tersenyum membayangkannya.


*********

__ADS_1


__ADS_2