SAHABATKU CINTAKU

SAHABATKU CINTAKU
55


__ADS_3

Di kantor Putri seperti biasa berkutat dengan urusan dokumen mata nya elunmelihat tulisan tulisan yang ada di gile sesekali dia menatap latlyar monitor,Kalau sudah kerja mana bisa Dia terganggu dengan apapun termasuk seseorang yang menatapnya dengan tajam.


Orang itu ingin menyapa Putri duluan tapi gensinya yang menahannya untuk minta maaf,alih alih Ia memberitahu Putti walau dengan kalimat yang salah menjebaknya jadi perang dingin dengan Putri.Arul sebenarnya sadar bahwa Ia cemburu sangat cemburu ketika Aji memeluk nya walau alasannya Putri akan jatuh,apalagi saat mereka berduet Ia sangat sadar aji dan Putri menyanyikannya begitu sempurna.


Ia ingin mengataan bahwa Dia cemburu tapi siapa Dia ..Putri hanya menganggap nya Abang tak ada perubahan setelah Ia di tolak mentah mentah saat melamar Putri.


"Put,sini..."Arul memanggil lewat telepon.


"iya,ada apa pak?"Putri bersikap sebiasa mungkin.


"Put,beresin berkas ke tumpahan air tuh!"Arul mengibaskan kemejanya yang basah.


"Panggil ob sekalian biar di beresin"Kata Arul lagi Ia membuka lemari dan mengganti nya dengan yang baru.


Putri membeberkan satu persatu kertas yang ada di meja lalu di pindahkan ke meja yang lain.


Putri mengeringkan dengan hair driyer. setengah jam pekerjaannya baru beres.


"Dah beres..akhirnya "


"Put,makan siang yuk"Ajak Arul.


"Nggak bisa,istirahatnya cuma ada setengah jam lagi,belum shalat,aku makan di pantry biar cepet"


"Ya telat dikkit nggak apalah Put"


"Ada jadwal meeting aku harus siapain betkas jangan sampai Pak Kusno datang aku belum siap "Tolak Putri.merasa penolakannya hanya alasan Arul pun meninggalkan Putri dengan hati dongkol.


"Maaf Bang,kali ini aku nggak mau nurut sama kamu"Kata Putri lirih menatap punggung Arul yang di pastikan kecewa dengan penolakannya.


sore harinya Putri langsung keluar dari kantor Ia berencana membeli sedikit oleh oleh buat saudaranya di kampung besok pagi Dia terbang ke kampung halaman untuk acara haul satu tahun kakek tercintanya.


πŸ“²Rexa


Put kak Arul datang lagi tuh nungguin kamu,kamu dimana?


πŸ“±Me


Di temen bilangin aja Au mau nginep.


πŸ“²Rexa


Ah,nanti nanya di rumah siapa aku jawab apa?


πŸ“±Me


Bilang gak.tau apa susahnya


πŸ“²Rexa


Kamu mah ngumpet teros,jangan jangan punya utang lu yah


πŸ“±Me

__ADS_1


sembarangan dah aku mau matiin dulu ntar dia nyari lewat gps lagi dah bye


Putri mematikan hp nya dan mencabut sim cardnya.


Ia pun pergi ke rumah Evan dan Dini.


"Assalamualaikum "Dini memberi salam.


"Waalaikum salam,Masuk put Baru datang nih aku juga"Kata Dini.


"Maaf yah ngerepotin ka Dini"


"Nggak apa apa jangan sungkan"


" ikut mandi yah Kak gerah minjem baju juga aku belum sempet bawa kopernya juga di kosan ada bang Arul"Dini hanya nyengir.


"Ya udah aku kasih pinjam piama,terus gimana nasib koper kamu?"


"Besok aja pas pergi ambil dulu kopernya,kalo sekarang takut ada Abang,bukan takut tapi masih males ngomong sama Abang"


"Ya udah deh"kita keatas yah kamu tidur di future room nya Kayla"Ajak dini.


"Gak apa apa yang penting jangan di toilet aja"


Jam enam pagi supir ziana sudah menjemput Putri,sebelumnya Putri berencana memakai taksi online tapi tidak diizinkan,makanya Ziana mengirim supirnya untuk mengantar Putri ke bandara.Setelah mengambil.koper di kosan akhirnya sampailah Putri di bandara.dan jadwal keberangatan tinggal.


Putri sudah di dalam pesawat setelah di dalam pesawat kenapa hatinya ciut seolah ada yang hilang,Aku sudah pamit kesemua orang,hanya sama Abang Dia tidak pamit dansekarang ada sesal ia yakin nanti pulang Arul akan tambah marah padanya.


Sesampainya di kota B putri pergi ke tempat Sepupunya Anwar sejak kakek meninggal.Anwar pindah rumah ke dekat tempatnya bekerja di Rumah sakit H K.Dulu Ia bertahan di kampung karena Kakenya selalu mengandalkannya,apalagi semenjak Putri di Ibu kota hanya Ia yang di dekatnya,makanya Ia memilih bulak balik walau pun sangat capek.


Karena ada waktu,Putri pun pergi ke rumah saripah yang jarak nya hanya satu jam dari kota,disana tempat kenangan dimana Putri dibesarkan dengan cinta kasih sebelum ibunya sakit dan meninggal.


lain hal.dengan Arul jika Putri sedang senang,Arul.kebalikannya Ia sangat dongkol.ketika tau kalau Putri cuti,dan di gantikan wakilnya,yang menjadi lebih kesal,tak sedikit pun Putri pamit padanya.


"Saya mau ketemu Pak Gerald"Kata Arul.yang datang langsung ke kantor Gerald.


"Silahkan ke lantai 30 pak"Kata resepsionisnya karena tau yang datang adalah saudara dari bossnya.


"Assalamualaikum Din,gerald dN Zia nya ada?"Tanya arul ke Dini.


"Ada masuk aja gak ada tamu kok"Kata Dini.


"Arul pun masuk ke ruang CEO milik Gerald.


Dini senyum di lihat dari penampilan Arul dia tau arul sedang tak baik baik saja.


"Aku mau ngomong sama kalian,"kata Arul.


"Dimana Putri?"


"Pulkam"Jawab Ziana.


"Kok dia gak kabarin aku sih?"

__ADS_1


"Itu tandanya lu gak penting"Sambqr Gerald datang.


"Atau sakit hati teramat dalam"Mata Ziana menatap tajam Arul.


Arul menghela nafas panjang.


"Ada yang harus lu ceritakan?"tanya Gerald.


akhirnya Arul menceritakan semuanya.


"Terus kamu maunya apa?"Tanya Ziana sedikit sebal sama Arul.


Arul menceritakan keinginannya.


"Kamu tau bram dan Dito pernah kesana,terakhir almarhum kakek dari bandara ke kampung memakai helikoter kamu bisa kesana dengan cepat"Gerald memberi solusi.


"Jangan di ajak berantem Putrinya,banyam banyak minta maaf rayu kalo bisa"Tambah Ziana.


"Ya udah,makasih aku mau pinjam kedua orang itu.


"Iya,sebelum pergi mintq izin dulu sama bokap nyokap elu biar berkah"kAta Gerald sebelum Arul.keluar dari ruangannya.


"Iya"Arul pun keluar dari ruangan suami istri itu.


"Semoga lancar,jangan kasih tau Putri yang"Kata Gerald.


"OkπŸ‘Œ"


Ke esokan harinya di kampung Xx rumah Anwar terlihat ramai mereka akan melakukan doa bersama untuk kakek juga Ibunya Putri.


Dan akhirnya prosesi itu selesai menyisakan keluarga inti cucu cucu dari kakek Putri.mereka bersenda gurau atau sekedar bertanya tentang kerjaan putri atau kapan Putri menikah mengingat usianya sudah matang.


"Assalamualaikum "


"Waalaikum salam"Yang di dalam kompak menjawab .


"Siapa yah?"Imran keluar menyambut tamu yang sepertinya bukan orang sini.


"MΓ af saya bisa bertemu dengan Putri?"


"Oh ada sebentar saya panggilkan"


"Put,ada yang cari tuh diluar"Imran memberitahu Putri yang sedang senda gurau di dapur dengan saudaranya.


"Siapa?"


"Gak tau,liat di luar tuh"


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


semoga bisa mengganti hari kemarin yang nggak up


maksih masih menyimak

__ADS_1


~Bie uwi~


__ADS_2