
JANGAN LUPA TEKAN LIKE, VOTE DAN JUGA KALAU SUKA CERITA NYA DI JADIIN FAVORIT YAH.....
KOMENTAR NYA JUGA, AGAR AUTHORNYA SEMANGAT NULISNYA.
TERIMA KASIH
...................
6 bulan sudah pernikahan mereka. Hubungan agam dan dinda semakin lengket dan mesra. Mama sinta dan papa hermawan sangat bahagia melihat anak dan menantunya sudah saling mencintai.
Orang tua agam pun berencana akan mengelar resepsi pernikahan agam dan dinda tiga bulan lagi. Orang tua agam akan membuat pesta yang besar dan mewah di sebuah hotel milik. Agam dan dinda menerima usulan orang tuanya.
Pagi hari dinda menyiapkan pakaian kerja untuk suaminya. Sementara agam sedang mandi. Dinda sudah bersiap siap akan kekampus.
Agam keluar dari kamar mandi hanya mengunakan handuk melilit di pinggangnya. Tiap hari melihat roti sobek milik suaminya selalu membuat nya terkagum kagum, ia tidak pernah bosan melihat suaminya.
Tanpa malu lagi dinda mendekati suaminya dan menyentuh perutnya.
"Geli sayang." Keluh agam perutnya di mainkan istrinya. "Jangan salah kan aku kalau aku menerkam mu." Gertaknya memperlihatkan senyum nakalnya.
Segera dinda sadar dan menarik tangannya. Bibir nya manyun kedepan.
"Pakai baju mu kalau begitu." Ucap dinda lalu pergi ke meja riasnya merias sedikit wajahnya dengan make up.
__ADS_1
Agam baru menyadari baju yang di pakai dinda sangat lah seksi. Dinda memakai dress ketat memperlihatkan lekut tubuhnya. Agam berjalan menghampiri istrinya.
(ILUSTRASI)
"Sayang...! Apa kau akan kekampus memakai baju itu?" Tanya agam sudah berdiri di samping dinda yang sedang memasang Peep toe shoes di kakinya.
"Ia mass...!!" Jawab dinda dengan santai.
"Kau mau kuliah apa fashion show... baju mu seksi sekali dindaa, mass minta kamu ganti baju mu." Titah agam dengan suara tegas
"Ihhh apa sihhh mass.. seksi apanyaa.. gak ahh, maless harus ganti lagi." Tolak dinda juga tegas.
Tapi ini kampus. Ada banyak laki laki di kampus nya melihatnya. Agam keberatan jika di luar sana laki laki melihat lekut tubuh istrinya.
"Mass minta kamu ganti baju mu dinda.." suara agam sudah meninggi.
Dinda berdiri setelah memasang sepatunya, wajahnya terlihat kesal dengan agam yang memaksanya menganti bajunya.
"Aku gak mau..!!" Tolak dinda dengan suara tinggi juga. Dinda mengambil tasnya dan kemudiaan keluar dari kamarnya.
"Kau mau kemana... ganti baju mu..." teriak agam namun dinda mengabaikann suaminya.
__ADS_1
Agam ingin mengejar istrinya namun ia hanya mengunakan handuk, ada banyak pelayan wanita di rumahnya..
...........
Dinda langsung menuju halaman rumah dan masuk ke dalam mobil. Ia tidak suka suaminya terus protes dengan penampilannya. Dengan berpenampilan seperti ini, dinda lebih percaya diri.
Dinda melajukan mobilnya menuju kampus, ia pun tidak sarapan karna tidak ingin bertemu suaminya. Ia takut agam akan menyuruhnya menganti bajunya.
Sesampainya di kampuss.
Dinda berjalan menuju kelasnya.
"Selamat pagi dindaa...!"
Saat di jalan teman teman laki laki di kampusnya akan menyapanya.
Biasanya dinda akan tersenyum kecil, tapi karna kesal dinda memperlihatkan wajah dinginnya. Hingga sampai di kelasnya.
"Pagi dinda." Sapa natasya yang sudah berada di kelas.
"Pagi...!" Jawab dinda ketus lalu duduk di sebelah natasya.
"Widihhh napaa tuh wajah di tekukkk... habiss putuss cinta yah neng." Goda natasya.
__ADS_1
Dinda mengkatupkan tangannya ke pipinya dengan bibir manyun.. "diemmm... aku lagi maless bicaraa."