
...JANGAN LUPA LIKE AND VOTE...
...๐๐๐๐๐...
...๐ฟ...
๐ธHappy Reading๐ธ
Pertama kali bertemu Dinda, Andra mengajak Dinda untuk makan siang. Dinda menerima ajakann Andra karna jam makan siang sudah lewat, ia tidak sempat sarapan tadi. Mobil Dinda di ambil alih oleh sopir Andra dan membawanya ke bengkel langganannya. sedangkan Dinda ikut kedalam mobil Andra.
"selama ini kamu kemana aja.?" tanya Andra yang tengah menyetir namun sesekali melirik arah Dinda. "Aku pernah ke rumah kamu tapi sepi."
"setelah bercerai, Aku ke inggris lanjutin kuliah di sana." jawab Dinda dengan santai, Andra kan sudah tau ia telah menikah. dan pada saat itu, Andra mengetahuinya akan berpisah dengan Agam.
"kamu benar benar cerai." pekik Andra, bukan sedih ia terlihat senang mendengar status wanita yang duduk di sebelahnya.
Dinda menghela nafasnya dengan kasar, ia kembali mengingat perkataan Agam yang mengajaknya kembali rujuk. Dinda hanya menjawab anggukan.
"udah yahh, bahas yang lain sajaaa kak." ucap Dinda dengan malass, ia hanya ingin melupakan masalahnya sejenak. kepalanya masih berdenyut denyut ia belum sembuh dari sakitnya beberapa hari lalu.
"maaf yahhh, aku gak bermaksud buat kamu mengingat masalalu kamu." Andra menyadari perubahan dari raut wajah Dinda yang terlihat sedih.
.............
Mobil Andra berhenti di depan sebuah Restoran Xxxx yang terkenal mahal, hanya kalangan atas yang bisa makan di restoran itu.
wajah Dinda berubah masam saat Andra berhenti di restoran mahal itu, tabungannya bisa habis sekali makan di restoran itu.
"aku yang teraktir." ucap Andra seolah tau isi pikiran Dinda.
"jangan disini deh kak makannya. makan di tempat lain sajaa." tolak Dinda secara halus.
__ADS_1
"ya sudahhh... kamu mau makannya dimana."
mobil Andra meninggalkan restoran xxxx dan menuju tempat yang di sebutkan Oleh Dinda. mobil Andra berhenti di sebuah warung masakan padang.
"ayo turun." Dinda melepas sabuk pengamannya, terlihat ia sangat senang.
"kamu yakin akan makan disini??" tanya Andra ragu ragu. ia belum pernah makan di warung warung kecil seperti itu.
"yakin bangett... masakann disini enak banget, ngalahin makanan makanan di restoran restoran." Jawab Dinda dengan semangat. "ayoo, turun. aku udah laper banget." Andra menjawab anggukkan.
Dinda pun turun dari mobil dan masuk terlebih dahulu, saking senangnya ia lupa menunggu Andra. Andra tersenyum melihat Dinda yang langsung bahagia hanya karna makan sebuah warung kecil ini. ia lebih memilih makan di warung ketimbang restoran mahal dan pastinya makanannya berkualitass.
Andra duduk di sebelah Dinda. pelayan pun datang mencatat pesanan mereka. Dinda memesan makanan yang ada di menu..
"pesan Daging rendang, Ati ampela kentang saus tiram, Cumi pedasnya juga, Sambal hijau terong dan ikan asin jambal jangan lupa paling andalan nih Balado jengkol." Andra bengong mendengar pesanan Dinda sebanyak itu.
"kamu yakin makan sebanyak itu??". tanya Andra.
"iaa... kalau lagi banyak pikiran gini bawaannya pengen makan banyak." jawab Dindaa. "oh yah kamu mau pesan apa??". tanya Dinda.
"mmm...! seperti nya kamu tidak pernah makan ketempat seperti ini." tebak Dinda. "sini aku yang pesanin, kamu makan pasti akan ketagihan." tanpa menunggu jawaban Andra, Dinda langsung memesankann makanan untuk Andra. "aku yakin setelah kamu memakannya kamu akan ketagihan." ucap Dinda penuh percaya diri.
beberapa saat kemudian pelayan datang membawakan pesanan mereka. meja mereka penuh penuh dengan makanan. Tanpa menunggu lama Dinda langsung mengambil makanan favoritnya yaitu jengkol balado dan ati ampela kentang dan memakannya dengan lengkap..
sementara Andra hanya terdiam menatap makanan di depannya, ia bingun harus memakan apa. Dinda menghentikan makannya saat melihat Andra belum menyentuh makanannya.
"kamu kok gak makan?" tanya Dinda. Dinda melihat Andra kebingungan berinisitaif menaruh beberapa lauk, seperti daging rendang, Ikan tongkol asam pedas dan beberapa menu lainnya. hingga piring Andra di penuhi dengan lauk menutupi nasi di piringnya.
"jangan banyak banyak Dinda." pekik Andra.
"harus banyak, aku yakin kamu akan nambah malahan." jawab Dinda. "makanlahh, nanti dingin loh."
__ADS_1
dengan ragu ragu Andra menyendokk makanan di piringnya dan memasukkannya kedalam mulutnya. dan benar saja makanan nya sangat enak seperti yang di katakan Dinda. ia langsung memakannya dengan lahap, Dinda tersenyum melihatnya.
**bersambung.
*
*
*
*
*
GAK BISA UP BANYAK, SIHH BABY LAGI DEMAM, REWEL, TAULAH YA KAN KALAU BAYI BARU IMUNISASI BAKALAN REWEL DAN DEMAM**.
*
*
*
*
*
...**JANGAN LUPA YAH TEKAN LIKE VOTE...
...DAN JUGA KOMENTARNYA...
__ADS_1
...AGAR AUTHORNYA SEMANGAT NULISNYA....
...MOHON MAAF YAH DALAM PENULISAN MASIH BANYAK YANG SALAH**....