Sang Mantan Istri

Sang Mantan Istri
makan siang bersama


__ADS_3

...Jangan lupa like and vote...


...🌷🌷🌷🌷🌷🌷...


...⚘⚘⚘⚘⚘...


🌺happy reading🌺


Ke esokan paginya.


Dinda keluar dari kamarnya dengan berpakaian sudah rapi, rambut panjangnya di biar kan terurai begitu saja. dress putih menambah kecantikannya pagi itu.



bersamaan Agam keluar dari kamarnya ia berpapasan dengan Dinda. alisnya naik satu melihat penampilan Dinda yang semakin cantik.


"kamu mau kemana sayang??" tanya Agam. tangannyaa meraih tangan Dinda dan mengengamnya.


"mau jalan samaa mamaaa." jawab Dinda dengan santai.


"mau jalan kemanaaa?? kok gak bilang ke masss sih." tanya lagi Agam..


"tau lahh mamaaa mau bawa aku kemanaa... aku mah ikut ajaa, dari pada di rumah terus bosan." jawab Dinda.


"mass ikut yah."


"idihh ngapain mas ikut, sanaa kerja ajaa.." Dinda menarik tangannya yang di gengam Agam dan kemudian melangkah pergi


"kamu cantik banget sayaangg.. nanti banyak bule bule yang naksir kamu, aku ikut yahh jagain kamu." bujuk Agam mengikuti langkah Dinda.


Dinda lebih memilih turun mengunakan tangga.


"emang aku anak kecil perlu di jagain... màss kerja ajaa, cari duit yang banyakk, buat kita nikah nanti."

__ADS_1


"gak kerjaa duit mass udah banyak. kalau mau hari ini juga kita bisa nikah."


"enak ajaa.. aku gak mau yah nikah buru buru.. tunggu Enam bulan lagi." ucap Dinda ketusss.


mereka pun sampai di meja makan, mama dan papa Agam sudah duduk di sana sarapan. Dinda pun duduk di sebelah mamanya. sementara Agam duduk di sebelah papanya mereka saling berhadapan.


"maaa...!! kata Dinda, mamaa mengajak nya jalan jalan??" tanya Agam.


"iaa... kenapa memangnya." jawab mama Sinta dengan sikap cuek.


"kemana maa...?? aku ikut yah."


"apaan ikut ikut, mendding kerjaa ajaa sanaa." tolak mama Sinta mentah mentah.


"tapi maa..."


"udahh mass gak usah protess, maas kerja ajaa.. ngapain ikut amaa kitaa, kalau mass mau ikut ubah dulu penampilan mass." sela Dindaa.


mama sinta dan Dinda menahan untuk tidak tertawa.


"kamu yakin mau ubah penampilan kamu??" tanya mama Sinta.


"yakin ma.." jawab Agam polos



"mass lakuin ajaa, tapi jangan salah Dinda tinggalin mass tuk kedua kalinya lagi." ucap Dinda menahan tidak tertawaa.


"lo kok gitu sayanggg.. emang mas harus penampilan gimana..??" tanya Agam dengan lugu.


Dinda menghela nafasnya. "mass mau berpenampilan kayak aku dengan mama, memakai dress dan make up seperti ini. mass yakin mau??" tanya Dinda..


"huaaahaaaahahaaa...!" tawa papa Hermawan pecah begtu juga mama sinta..

__ADS_1


"aku dan mama akan kesalon perawatan ke cantikan." sambungnya kemudian lalu tertawa juga.


Agam mengendus kesal. "gak gak, mass gak akan ikut." tolaknya mentah mentah dan kemudian memakan roti di piringnya dengan kasar.


.................


setelah dari salon. mama sinta mengajak Dinda ke perusahaan untuk menemui Agam, waktu sudah menunjukkan waktu makann siang. sebelum perusahaan mereka membeli makanan dahulu.


Agam merasa senang Akan kedatangan Dinda, wajah Dinda berubah masam saat melihat sekretaris Agam yang sangat cantik dan seksi. Dandanan nya hampir sama dengan mantan Agam yang telah merusak rumah tangganya.


"pantasss sajaa betahh di kantorr... sekretarissnya mu cantik banget." Cibir Dinda dengan bibir manyun.


Agam menghampiri Dinda dan duduk di sebelahnya dan kemudian merangkul pundak dan mencium keningnya. "kamu cemburuu?" tanya Agam..


"gakk.." bantah Dinda tegass.


Agam menarik Dinda dalam pelukannya, ia tidak memperdulikan ada mamanya di sana.


"Di mataku kamu wanita paling cantik."


"hey heyy gamm sadar, nyosor ajaa. ingett kalian belum nikah." tegur mama Sinta.


Agam melepas pelukannya dengan wajah kesal.


"awas yah mass, kalau mass khianati aku lagi. aku akan pergi lagi dan takkan pernah kembali." Ancam Dinda.


"ia sayang mas janji."


setelah perdebatan kecil mereka, mereka pun makan bersama. mama terus menghela nafasnya melihat kemesraan anaknya.


"berasaaa mama jadi lalat di sini." sindir mama Sinta yang sejak tadi diam.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2