
...JANGAN LUPA LIKE AND VOTE...
...............
.
.
.
🌸**jeulgeoun dogseo🌸
...(selamat membaca**)...
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
setelah sarapan dan minum obat agam pun tidur kembali. dinda menaikkan selimut agam, melihat agam tidur nyenyak, dinda bersiap siap untuk pulang ke rumahnya.
malam nanti ia janjian dengan bima sahabatnya. baru saja ia mendapatkan pesan dari sahabatnya itu dan mengajaknya makan malam restoran favoritnya dengan bima dan alsya.
dinda pun berpamitan ke bibi nunung. ponselnya sudah menyala, betrainya sudah di isi oleh agam semalam.. ia pun memesan taxi, mobilnya masih berada di parkiran kantor tempat kerjanya.
sesampainya di rumah dinda merebahkan badannya di tempat tidurnya. ia masih lemas, kepalanya masih berat dan pusing. badannya masih terasa hangat.
di rumah agam
agam terbangun dari tidurnya, ia langsung mencari keberadaan dinda.
"din... kamu dimanaa??" panggilnya. agam pun turun dari tempat tidurnya.
"bi, dinda kemanaa??" tanya agam saat di dapur.
bi nunung sedang memasak menghentikan kegiatannya sejenak dan menghampiri majikannya.
"nona dinda sudah pulang tuann muda." jawab bi nunung.
"apa, pulang."pekik agam. "diakan belum sembuh bi." sambung kemudian dengan kesal. kesempatannya menjelaskan tentang tania gagal.
"maaf tuan." bi nunung menunduk takut. ia tidak bisa berbuat apa apa menghalangi dinda untuk pulang.
"tidak apa apa bi... maaf bentak bibi tadi." ucap agam
...................
__ADS_1
di Malam hari.
dinda tiba di sebuah resetoran Xxxx, bima sudah berada di sana menunggunya. melihat bima dinda langsung menghampirinya dan duduk tepat di hadapan sahabatnya itu.
"ihh kamu ngeselin banget sih bim, pulang pulang gak bilang ke aku." gerutu dinda kesal.
"aku mau kasih kamu kejutan din... tapi akunya yang dapat kejutann kemarin." bima menghela nafasnya mengingat kejadian kemarin. ia melihat dinda di gendong paksa oleh seseorang, masuk kedalam mobil ia ingin menolong dinda menerobos hujan yang sangat deras, namun beberapa bodyguard agam menghalanginya.. ia akan melawan, namun melihat badan bodyguard ia yakin akan kalah dengan badannya yang kurus.
"oh yaa kemarin siapa lo?? kok gitu amatt, maksa lo masuk ke dalam mobilnya?" tanya bima,l.
dinda mengaruk kepalanya yang tidak gatal, ia bingung akan menjawab apa pertanyaan bima padanya.
"mmm....!"
"mmm...! apa." sela bima menunggu lama jawaba dinda.
"gak usah bahas dia dehh, gak penting." jawab dinda dengan malas.. "udah pesan makanan belum... aku udah lapar banget nih, dari pagi aku gak makann." ucap dinda mengalihkan pembicaraan mereka.
"udahh.. gila lo gak makan dari pagi." jawab bima. bima memperhatikan wajah dinda, ia baru menyadari wajahnya pucat, matanya sedikit sayu. "wajah lo pucat gitu, lo sakit." tanyanya kawatir.
"semalam aku demam, tapi sekarang udah engakk.." jawabnya dengan santai.
"makanan nya manaa nih aku laper banget nih bim." keluhnya sambil memegang perutnya yang sudan berdemo.
"tuh udah datang." bima menunjuk waiterss yang membawakan makanan pesanannya.
"pelan pelan makannya din." tegur bima sambil mengelengkan kepalanya melihat sahabatnya itu.
"iaa,, nih udah pelan bim."
....................
makanan mereka pun habis, kini dinda menikmati dessert puding coklat yang sangat di sukainya.
"oh yahh..! kuliah kamu gimana??" tanya dinda.
"udah selesai dongg... skripsi aku udah keterima dan aku juga udah sidang. beberapa bulan lagi aku udah wisuda."
"gak nyangka kamu bakalan lulusss... aku pikir kamu bakalan jadi mahasiswa abadi di sana." ledek dinda tertawa kecil.
"enak ajaa, selain tampan aku juga pintar kali din, lo nya aja ngak nyadar." ucap bima memuji dirinya sendiri.
hukk
__ADS_1
huk
hukk
dinda sementara minum tersedak mendengar ucapan bima, yang sangat percaya diri memuji dirinya sendiri.
"eh pelan pelan dong minummya." bima berpindah duduk di sebelah dinda dan menepuk pundaknya.
"kamu laki laki ternarsiss yang pernah aku temui di muka bumi ini."
pukul 9 malam.
dinda pun pulang di antar oleh bima, di perjalanan mereka selalu bercanda tertawa...
"rindu ica, kira kira dia kapan pulangnya yah."
"entahh, dia akan kembali kalau udah move on dari kak dika."
"lama amat move on nya tuh anak." dinda tertawa kecil mengingat alysia sangat menyukai kakak bima, ia terang terangan mengejar dika.
"kapan kapan kita jalan jalan bareng yahh..."
"iaa donggg... itu harusss."
...**bersambung...
*
*
*
*
*
🏵gamsa haeyo🏵
JANGAN LUPA VOTENYA..
AUTHORNYA BAKALAN UP YANG BANYAK DEHHH, KALAU DAPAT VOTENYA.
EPISODENYA AUTOR BAKALAN PERBANYAKAN.
__ADS_1
BUKAN CUMA VOTENYA, LIKE DAN KOMENTARNYA JUGA.
SEKIAN DAN TERIMAKASIH**