
...JANGAN LUPA LIKE AND VOTEa...
.............
.
.
🌸jeulgeoun dogseo🌸
.
.
di malam harinya.
dinda sudah di periksa oleh dokter pribadi keluarga agam. dinda sudah tidak mengigil lagi setelah di berikan obat oleh dokter, dinda melanjutkan tidurnya. walau sudah tidak mengigil demamnya masih tinggi. jika besok demamnya tidak turun, dinda akan di opname di rumah sakit.
agam terus berada di samping mantan istrinya itu, ia lah mengantikan kompres di kening dindaa. walau dinda dalam keadaan lemah, ia masih merasakan perhatian agam padanya.
karna demam tinggi, ia tidak nyenyak untuk tidur. ia selalu kebangun, saat terbangun agam tetap setia di samping dan mengurusnya.
ada perasaan nyaman saat bersamanya. ia bisa merasakan ketulusan dari mantan suaminya itu. ia bisa merasakan cinta yang amat besar untuknya.
ia merasa bahagia. tapi ia menekan perasaannya, ia tidak boleh terjatuh kelubang yang sama. ia harus belajar dari masalalu, ia tidak boleh jatuh cinta. ia harus menjaga hatinya agar tidak terluka lagi.
pukul 6 pagi.
dinda terbangun, pertama kali di lakukannya menyentuh keningnya. masih terasa hangat, tapi sudah tidak sepanas semalam. ia mencoba bangun, namun perutnya terasa berat. ia melihat sebuah lengan melingkar di pinggangnya. dinda membalikkan badannya, ia kaget agam tidur di sebelahnya.
dinda memandangi wajah tampan agam, jauh di lubuk hatinya ia merindukan bahkan sangat merindukannya. namun pengkhianatan yang di lakukannya, menekan rasa rindu itu. ia sadar tiga tahun berpisah dengannya tidak mengubah rasa cintanya.
__ADS_1
"andai aku tidak mencintaimu, mungkin hatiku takkan sesakit ini."
dinda mencoba mengangkat pelan pelan lengan agam dari perutnya. namun saat menyentuh kulitnya terasa hangat sama dengan kulitnya. tangann dinda beralih ke kening agam.
"kau demam mass." pekik dindaa.
dinda akan bangun namun agam mempererat pelukkannya.
"lepaskan, kau harus minum obat.. kau sedang sakit mas." ucap dinda penuh kekawatiran.
"aku tidak perlu obat, aku hanya butuh kamu." bisik agam dengan suara parau khas bangun tidur.
"dasar mesum." ucap dinda kesal, lagi sakit saja sempar sempat laki laki itu mengodanya saking kesalnya ia menarik kasar tangan agam dari perutnya dan menghempasnya dengan kasar. "apa kau lupa kata kataku jangan menyentuhku." geram dinda lalu berdiri melangkah masuk ke bathroom.
setelah mandi dinda, menghampiri agam yang kembali tidur. tangannya menyentuh kening agam lagi. badannya makin panas.
"kau menjaga ku, tapi kau malah mengabaikan diri mu sendiri. dan jatuh sakit juga." gerutu dinda sambil mengelengkan kepalanya.
dinda pun beranjak pergi dari kamar, ia berencana membuatkan bubur untuk agam. dan kemudian akan memberinya obat penurun panas yang di berikan dokter padanya semalam.
di dapur dinda melihat bi nunung dan beberapa pelayan sedang menyiapkan sarapan. bi nunung sudah menyiapkan bubur untuknya. dinda mengambil bubur dan membawanya kedalam kamar.
"mass... bangunnn." dinda mengoyang goyangkan lengan agam. "makan dulu lalu minum obat setelah itu mass tidur lagi."
agam membuka matanya secara perlahan saat mendengar suara lembut dinda. ia tersenyum melihat wajah cantik mantan istrinya itu.
"ayo bangun." agam pun bangun menyandarkan punggungnya headboard.
"kamu sudah makan??" tanya agam.
"belum, nanti saja." jawab dinda dengan santai ia menyerahkan mangkuk ke agam. "makan dan habiskan buburnya."
__ADS_1
agam mengambilnya, bukannya memakannya sendoknya mengarah mulut dinda.
"kamu sarapan dulu."
"aku tidak mau, aku belum lapar." tolak dinda.
"aku akan makan kalau kau juga makan."
dinda mengendus kesal. "kau laki laki pemaksa." dinda pun memakan bubur itu. "sudahh... makanlah." ucapnya sambil mengunyah makanannya.
"aku mau di suapin juga." pinta agam dengan suara manja.
"kau makanlah sendiri." tolak dinda.
"aku tidak bisa, aku lemess banget."
dinda menghela nafasnya dengan terpaksa meyuapi mantan suaminya itu.
...**bersambung....
...🏵🏵HAPPY READING🏵🏵...
JANGAN LUPA VOTENYA..
AUTHORNYA BAKALAN UP YANG BANYAK DEHHH, KALAU DAPAT VOTENYA.
EPISODENYA AUTOR BAKALAN PERBANYAKAN.
BUKAN CUMA VOTENYA, LIKE DAN KOMENTARNYA JUGA.
__ADS_1
SEKIAN DAN TERIMAKASIH**