Sang Mantan Istri

Sang Mantan Istri
Demam


__ADS_3

🌸happy reading🌸



mobil BMW M8 Competition berhenti di depan rumah mewah yang pernah di tinggalinya selama tujuh bulan. rumah yang selalu di rindukannya. ia juga sangat merindukan papa hermawan dan mama sinta manta mertua yang sangat di cintainya.


dinda pun turun dari mobil dan memandangi rumah mewah di depannya itu. sama sekali tidak ada yang berubah dari rumah itu. masih sama seperti tiga tahun yang lalu.


haccing


haccing


ia bersin sudah berkali kali ia bersin, ia sudah mulai terkena flu karna kehujanan tadi. ia mengigil karna kedinginan, untung saja ada jas agam di pakainya, mengurangi kedinginannya.


"ayo masukk, dan ganti baju mu." ajak agam.


dinda diam mematung, ia takut masuk kedalam akan bertemu dengan tania, ia mengira agam menikah dengan tania setelah mereka bercerai, karna tiga kali persidangan agam sama sekali tidak menghadirinya. ia mengira agam menyiapkan pernikahaanya dengan tania yang sedang mengandung anaknya kala itu.


"aku dan tania tidak menikah." agam tau yang si pikirkan dinda.


dinda menoleh kearahnya dengan wajah bingung menaikkan kedua alisnya.


"kau tidak bertanggung jawab? kau benar benar laki laki brengsek." murka dinda.. ia tidak habis pikir dengan mantan suaminya itu.


"ayo masuklah, aku akan menjelaskannya nanti." ajak agam akan meraih tangan dinda namun dengan cepat dinda menepis tangannya.


"jangan menyentuhku." ucap dinda dingin, ia pun melangkah masuk terlebih dahulu ke dalam rumah tanpa menunggu si pemiliknya.

__ADS_1


"bi nunung." teriak dindaa, saat bertemu art rumah itu yang sangat akrab pada nya dulu.


"ehhh non dinda." pekik bi nunung ia langsung heboh kedatangan mantan istrri majikannya.


"non habis kehujanan, non dinda mandi dulu, entar masuk angin." dinda menjawab anggukan.


"kau bisa mandi di kamar, baju baju mu masih ada di sana." potong agam.


"aku tidak mau." tolak dinda.. "bi, aku mandinya di kamar itu saja." dinda menunjuk kamar tamu. "bisa bibi mengambilkan baju untuk ku." pinta dinda tidak enak hati.


"baik non." bi nunung bergegas pergi kedalam kamar agam.


karna kelamaan kedinginan, kepalanya semakin berdenyut. bahkan terasa sedikit berat, sepertinya ia akan demam dan flu. dinda beranjak masuk kedalam kamar tanpa memperduli kan agam di sana yang terus memperhatikan wajahnya yang pucat.


sesampainya di kamar dinda merendam air hangat di dalam buth utb di campur dengan wangian.


dinda merebahkan kepalanya di tempat tidur dan menutup badannya dengan selimut. ia sangat kedinginan, badannya gemetar. hingga tanpa terasa ia ketiduran.


agam masuk kedalam kamar yang dinda tempati, ia melihat dinda sedang tidur. ia mendengar suara dinda yang sedang mengigil. segera ia berjalan menghampirinya.


"astaga dindaa, kau demam." pekik agam setelah menyentuh kening dinda..


mendengar suara agam, dinda membuka sedikit matanya.


"a aku dinginnnn.." keluh dindaa.


agam langsung mengambil ponsel di sakunya dan menelpon dokter. setelah menelpon ia menyuruh bi nunung membuatkan air jahe hangat untuk dinda.

__ADS_1


"ayahhh...!" meracau dinda.


melihat dinda semakin kedinginan agam naik ketempat tidur dan memeluk erat tubuh dinda. merasakan pelukan hangat dari agam, dinda kembali tertidur.


...**bersambung...


*


*


*


*


*


🏵🏵HAPPY READING🏵🏵


JANGAN LUPA VOTENYA..


AUTHORNYA BAKALAN UP YANG BANYAK DEHHH, KALAU DAPAT VOTENYA.


EPISODENYA AUTOR BAKALAN PERBANYAKAN.


BUKAN CUMA VOTENYA, LIKE DAN KOMENTARNYA JUGA.


SEKIAN DAN TERIMAKASIH**

__ADS_1


__ADS_2