Satu Malam Dengan Pria Asing

Satu Malam Dengan Pria Asing
26


__ADS_3

Tetapi karena Cynthia telah mengetahui gelagat pria itu, maka Chyntia pun dengan cepat menghempaskan tangan Daren sebelum dia berdiri dan menjauhi Daren beberapa langkah, "kau,, kau keluar dari rumahku sekarang juga!!!" Teriak Chyntia.


🧞🧞🧞


Melihat Cynthia yang tiba-tiba berteriak padanya, maka Daren pun mengerutkan keningnya sambil berkata, "ada apa? Kenapa kau tiba-tiba marah seperti ini? Kalau aku ada salah, katakan saja padaku, aku akan berusaha memperbaikinya dan tidak akan mengulanginya lagi."


"Tidak! Tidak ada yang perlu dijelaskan, Dan kukatakan padamu kalau pernikahan kita akan dibatalkan!! Aku tidak akan pernah menikah dengan pria busuk seperti mu!!!" Teriak Chyntia pada pria yang ada di depannya hingga membuat Daren semakin mengerutkan keningnya.


Darren melirik ke arah ponselnya sebelum dia kembali menatap perempuan di depannya, "Apa kau membuka ponselku?" Tanya Daren dengan suara yang begitu tajam ketika dia menyadari sesuatu.


Sebab Daren tahu perempuan yang ada di depannya selalu mempercayainya dan tak pernah memeriksa ponselnya, namun saat ini ketika perempuan itu menjatuhkan ponselnya, sikapnya tiba-tiba saja berubah sehingga membuat Daren semakin yakin bahwa telah terjadi sesuatu.


Cynthia dengan cepat menggelengkan kepalanya sambil berjalan mundur menjauhi pria itu, dan saat ini dia tidak bisa keluar dari kamar sebab pintu keluar berada di belakang hingga membuat Cynthia semakin ketakutan.


Sementara Daren yang kini mengambil ponselnya, pria itu berusaha menyalakan ponselnya, tetapi ponsel tersebut tak bisa lagi menyala hingga Daren pun meletakkannya di atas meja sebelum dia menatap ke arah Cynthia yang kini tampak sangat ketakutan.

__ADS_1


"Kau membukanya bukan?!!" Teriak Daren sambil berjalan ke arah Cynthia hingga membuat Cynthia semakin takut.


Cynthia berkata, "Tidak!! Aku sungguh tidak membukanya, aku hanya mau memindahkannya saja karena tadi ada make up ku di sana, tapi--"


Plak!!


Sebuah tamparan mendarat mulus di pipi Cynthia karena saat ini Daren sepenuhnya yakin bahwa perempuan itu telah mengetahui segala sesuatunya sehingga dia tidak bisa lagi menahan diri pada perempuan itu.


"Hah,, Aku sangat lelah bersandiwara, tapi sekarang aku sudah bisa melepaskan semuanya!!" Ucap Daren sebelum dia mengulurkan tangannya menarik Chyntia yang sedang menangis lalu membuang perempuan itu ke atas ranjang.


"Ah!!!" Cynthia berusaha untuk menjauhi dari, tetapi sayang sekali kakinya diraih oleh Darren lalu dia ditarik kembali menuju pria tersebut.


Tetapi Daren sama sekali tidak menghiraukan ucapan Cynthia, dia dengan cepat mengulurkan tangannya merobek pakaian Cynthia hingga membuat Cynthia semakin ketakutan.


"Tolong! Tolong jangan!!" Ucap Cynthia berusaha menarik kembali potongan pakaiannya yang telah robek, tetapi sayang sekali Daren tidak memberinya maaf dan pria itu dengan brutal merobek semua pakaian Chintya hingga membuat Chyntia menjadi polos.

__ADS_1


Cynthia menangis tersedu-sedu sambil berusaha menjauh dari Daren, namun saat itu tangannya malah diraih oleh Daren dan dipelintir ke belakang sebelum diikat menggunakan pakaian Chyntia yang telah dirobek oleh Darren.


"Tolong!! Tolong!!!" Teriak Chintya dengan sangat keras, Tetapi hanya dua kali teriakan lalu mulut perempuan itu segera dibekap.


"Kau tidak akan lolos dariku!!" Ucap Daren sambil meraih potongan kain yang lain lalu menyumbat mulut Cynthia serta mengikatnya ke belakang kepalanya agar perempuan itu tidak bisa melepaskan kain itu dari mulutnya.


Setelah selesai, Daren beralih mengikat kaki Chyntia sebelum dia berjalan ke arah tas miliknya yang terletak dalam ruangan itu.


"Hah,, seandainya kau tidak membuka ponselku, maka kejadian ini tidak akan terjadi begitu cepat, kau mungkin masih bisa bersenang-senang selama beberapa waktu ke depan sampai pernikahan kita selesai. Sayang sekali kau benar-benar tidak tahan ya," ucap Daren sambil tersenyum menyengir mengambil kamera yang ada di sana Lalu meletakkannya menghadap ranjang hingga membuat Cynthia yang terbaring di ranjang kini gemeter ketakutan sambil meringkuk menyembunyikan area-area pribadinya.


Setelah memasang kamera, Daren kemudian mengambil minuman yang ada di dalam tasnya sebelum dia memaksa Cynthia untuk meminum minuman tersebut.


"Ughh!!' Cynthia berusaha menolak minuman itu, tetapi sayang sekali dia tidak bisa melakukan apa-apa ketika kekuatannya tidak cukup kuat untuk melawan pria yang bersama-sama dengannya.


Setelah Cynthia menghabiskan minuman tersebut, maka perempuan itu merasakan kepalanya melayang-layang dan saat ini ia merasa begitu panas dan juga geli di seluruh tubuhnya.

__ADS_1


"Enak kan?" Ucap Daren sambil melepaskan ikatan pada tangan dan kaki Cynthia lalu membiarkan Cynthia melakukan apapun yang diinginkan oleh perempuan itu karena kesadarannya telah menghilang dan saat ini Chyntia malah memainkan area pribadinya menggunakan tangannya sendiri.


Setelah melihat Cynthia memuaskan dirinya sendiri, maka Daren langsung menghubungi seseorang dan membuat kesepakatan untuk menjual seorang perempuan.


__ADS_2