
Nyonya rosmania yang kini berada dalam mobilnya sedang menatap ke arah cucunya yang keluar dari sebuah sekolah lalu melihat pria itu meninggalkan sekolah sambil mengendarai sebuah mobil mewah.
"Cari tahu apa yang dilakukan Raka di sekolah ini," perintah Nyonya rosmania pada seorang perempuan yang sudah menjadi pengawalnya selama beberapa tahun terakhir.
"Baik nyonya," jawab perempuan bernama Fadilah.
Setelah berbicara, Fadilah turun dari mobil lalu dia segera memasuki sekolah Fernando untuk mencari tahu apa yang dilakukan Raka di sekolah itu.
Fadilah langsung menghampiri seorang guru yang tak jauh darinya.
"Maaf, Aku ingin bertanya tentang pria yang baru saja keluar dari sini, pria yang menggunakan jas dan mengendarai mobil berwarna hitam. Apa yang dia lakukan di sini?" Tanya Fadila.
"Ah,, pria tampan itu, dia datang untuk menemui putranya," ucap sang guru langsung membuat Fadilah mengerutkan keningnya.
"Putra?" Tanya Fadilah yang sangat terkejut mendengar Tuan mudanya telah memiliki Putra, Padahal selama beberapa tahun terakhir pria itu tak pernah dekat dengan seorang perempuan.
__ADS_1
Yang lebih parahnya lagi, dia menolak segala perjodohan yang diatur oleh nyonya rosmania.
"Ya, murid paling pintar di sekolah kami yang baru berusia 4 tahun adalah putranya, dia memang sering datang kemari mengunjunginya." Ucap Sang guru.
Fadilah menganggukkan kepalanya sebelum dia berjalan pergi meninggalkan guru tersebut lalu kembali ke mobil tempat Nyonya rosmania menunggunya.
"Bagaimana?" Tanya Nyonya rosmania ketika Fadilah telah memasuki mobil.
Fadilah langsung menatap Nyonya rosmania sambil berkata, "guru itu mengatakan Kalau tuan muda datang kemari untuk bertemu dengan putranya."
Fadilah pun langsung turun dari mobil lalu membantu Nyonya rahmania membawa tasnya sambil berjalan menghampiri guru yang masih menatap ke arah mereka.
"Maaf, Aku adalah neneknya Raka, katanya cucuku datang kemari untuk bertemu dengan cicitku?" Tanya Nyonya rosmania dengan mata yang penuh semangat.
"Ah,, ya," jawab Sang guru sambil memperhatikan perempuan yang ada di depannya, ia bisa melihat perempuan itu berasal dari kelas sosial yang sangat tinggi.
__ADS_1
"Kalau begitu, antarkan aku menemui cicitku!!" Tegas Nyonya rosmania langsung membuat Sang guru menganggukkan kepalanya sebelum dia mengantar Nyonya rosmania memasuki sekolah.
Tetapi ketika mereka baru saja melewati gerbang, seorang perempuan memanggil Sang guru hingga guru tersebut menghentikan langkahnya dan menatap ke arah gerbang.
"Guru, Tolong bawakan ini untuk cucuku!!" Ucap Novia langsung membuat Sang guru berjalan menghampiri Novia.
"Ah,, Fernando lupa membawa minumannya," kata Sang guru mengambil botol minuman dari Novia."
"Iya, tadi aku yang menyiapkan bekalnya, dan lupa memasukkan botol minuman itu," kata Novia sambil tersenyum.
"Kalau begitu saya masuk sekarang," ucap guru yang bertugas dijawab anggukan Novia sehingga Sang guru kembali menghampiri nyonya rosmania dan pengawalnya yang sedang menunggunya.
"Perempuan yang tadi datang itu adalah nenek Fernando, dia yang mengantar Fernando setiap hari ke sekolah," ucap Sang guru langsung membuat Nyonya rosmania menghentikan langkahnya lalu berbalik menatap Novia yang tampak berbincang-bincang dengan orang tua murid lainnya.
Meski begitu, Nyonya Rosmania tidak terlalu lama memperdulikannya dan berpikir untuk bertemu dengan Novia nanti saja karena saat ini yang ada dalam pikirannya hanyalah melihat cucunya sehingga mereka pun melanjutkan perjalanan mereka ke kelas Fernando.
__ADS_1