Satu Malam Dengan Pria Asing

Satu Malam Dengan Pria Asing
50


__ADS_3

Fernando yang ada di dalam kelas belum menghabiskan bekal yang ada pada kotak bekalnya ketika tiba-tiba saja pintu yang rusak yang ditutup tanpa dikunci kini dibuka oleh seorang guru.


Maka Fernando langsung mengangkat wajahnya menatap ke arah pintu dan melihat guru tersebut masuk bersama dua orang yaitu nyonya rosmania dan pengawalnya.


"Fernando, nenekmu datang mengunjungimu," ucap guru pada Fernando langsung membuat wajah Fernando menjadi sangat buruk.


Melihat perubahan wajah Fernando, maka Sang guru berbalik menatap Nyonya rosmania sambil berkata, "dia tidak suka bertemu dengan orang asing dan juga tidak banyak berbicara."


Nyonya rosmania menganggukkan kepalanya, "Ah,, kalau begitu tolong tinggalkan kami berdua," ucap Nyonya rosmania langsung membuat Sang guru menganggukkan kepalanya.


Maka Sang guru bersama dengan pengawal Nyonya rosmania langsung pergi dari ruangan tersebut dengan pengawal Nyonya rosmaniyah berjaga di depan pintu yang sudah ia tutup.


Sedangkan nyonya rosmania yang tinggal di dalam kelas, perempuan itu kini duduk di kursi yang tadi digunakan oleh Raka.


Perempuan itu meletakkan tasnya di lantai sebelum menatap ke arah Fernando dan dia benar-benar sangat bahagia melihat pria kecil di hadapannya, memang sangat mirip dengan Raka.


"Kau pasti belum tahu aku kan Aku adalah nenek dari ayahmu, jadi Aku adalah nenek buyutmu. Nenek baru mengetahui kalau nenek punya cucu setampan kamu, karena selama ini ayahmu terus menyembunyikan segalanya. Ah,, kau sedang makan, Kalau begitu lanjutkan makanmu, kita berbincang-bincang setelah kau selesai makan," ucap nyonya rosmania sambil memperhatikan bekal Fernando.


Sementara Fernando yang diam di tempatnya, pria kecil itu kini memegang erat-erat sendok dan garpu yang ada di tangannya.


Dia tidak ada nafsu untuk makan, karena saat ini pikirannya sedang kacau, pria kecil itu memikirkan tentang dia yang memiliki keluarga dari ayahnya tetapi disembunyikan oleh ibunya, entah dengan alasan apa ibunya melakukannya, Fernando bertanya-tanya dalam hatinya.

__ADS_1


Hal itu sangat melukai hatinya sehingga Fernando tidak tahu harus berbuat apa dan memilih bungkam sambil tertunduk menatap makanan di piringnya.


Nyonya rosmania yang melihat pria kecil di hadapannya tampak tidak bergeming, ia kembali berkata, "Apa kau baik-baik saja? Apa makananmu tidak enak? Kalau tidak enak, nenek bisa menyuruh pengawal nenek untuk mencarikan makanan yang--"


"Diam!!" Teriak Fernando dengan suara yang begitu keras membuat Nyonya rosmania tersentak kaget.


Setelah rosmania melihat Fernando berdiri dan pria kecil itu berlari dengan cepat ke arah pintu dan pergi meninggalkannya.


Maka Nyonya rosmania langsung berdiri lalu pergi menyusul Fernando dan melihat Fernando berjalan ke arah ujung koridor.


"Pergi lihat apa yang ia lakukan," ucap Nyonya rosmania memberi perintah pada pengawalnya hingga membuat sang pengawal berlari mengejar Fernando.


Beberapa anak laki-laki yang saat itu juga sedang buang air kecil langsung menjadi panik melihat seorang perempuan masuk ke toilet tersebut, tetapi Fadila tidak memperdulikan mereka dan hanya berjalan ke arah bilik toilet sambil menatap salah satu pria yang kini menatapnya.


"Apakah pria kecil yang baru saja masuk ke tempat ini ada di dalam toilet ini?" Tanya pengawal Fadila langsung membuat sang pria menganggukkan.


"Ya," jawab pria tersebut.


Maka setelah itu, pengawal menyuruh semua pria dalam toilet itu untuk keluar dari toilet sebelum dia menghampiri nyonya rosmania.


"Cucu Anda ada di dalam bilik toilet paling ujung," ucap Fadila.

__ADS_1


Nyonya rosmania menganggukkan kepalanya lalu dia pun menunggu di depan toilet karena berpikir Fernando mungkin hanya pergi buang air kecil, Tetapi setelah 10 menit lebih menunggu nyonya rohmania akhirnya memutuskan untuk masuk ke dalam toilet.


Begitu masuk, Nyonya rosmania langsung menghampiri bilik toilet yang ditunjukkan oleh Fadilah padanya.


Nyonya rosmania memperhatikan toilet tersebut sebelum dia berkata, "Apa kau baik-baik saja?"


Nyonya Rosmania menunggu jawaban dari dalam toilet, tetapi sampai beberapa menit sama sekali tidak ada jawaban sehingga nyonya rosmania yang merasa khawatir terjadi apa-apa pada Fernando, ia menatap ke arah pengawalnya.


Fadilah yang mendapatkan kode dari Nyonya rosmania, ia langsung masuk ke bilik toilet samping bilik tempat Fernando berada lalu dia pun memanjat di dalam kloset dan melihat Fernando.


Saat itu, tetapannya dan tetapan Fernando langsung bertemu sehingga Fernando yang terkejut langsung berteriak sangat keras.


"Akhh!!! Akh!! Akhhh!" Teriak Fernando sambil terjatuh ke lantai lalu dia meringkuk di bilik sudut toilet hingga membuat Fadilah dengan cepat keluar dari bilik toilet dan menatap nyonya rosmania yang tampak terkejut.


"Apa yang terjadi?!" Tanya nyonya rosmania.


"Maafkan saya, sepertinya dia terkejut karena saya mengintipnya dari atas," ucap Fadillah yang merasa khawatir karena saat ini Fernando tak berhenti berteriak.


Nyonya rosmania pun sangat terkejut, sehingga perempuan itu dengan cepat berkata "panggil gurunya!"


"Baik," jawab Fadilah segera berjalan keluar dari pelet untuk mencari pertolongan pada seorang guru.

__ADS_1


__ADS_2