
Di sore hari saat jam pulang kantor tiba, Melisa membereskan barang-barangnya, lalu menatap ke arah putranya yang saat ini sedang menatapnya dengan tatapan yang begitu tegas dan tajam.
Melisa langsung Menghela nafas sambil mengulurkan tangannya melepaskan earphone milik anaknya, "nanti kita bicarakan di mobil, sekarang pergi pamit pulang pada semua tante yang ada di sini," ucap Melisa langsung membuat semua orang menatap ke arah Fernando dengan rasa penasaran mereka.
Selama Fernando di bawah datang ke kantor, pria kecil itu tak pernah berbicara dengan mereka sedikitpun, bahkan ketika mereka mengajak pria kecil itu untuk bercanda, Fernando tak pernah tertawa ataupun merespon bahkan dengan sebuah senyuman.
Jadi saat ini semua orang penasaran dengan reaksi Fernando.
Tetapi saat itu, semua penonton menjadi kecewa ketika Fernando kembali memasang earphone-nya lalu pria kecil itu memalingkan wajahnya dari ibunya sebagai pertanda bahwa dia tidak mau melakukan perintah ibunya.
'Hah,, anak ini benar-benar,' gerutu Melissa dalam hati memasukkan semua barang-barangnya ke dalam tasnya sebelum dia berdiri, "Ayo kita pulang," ucap Melisa sambil menggandeng tangan putranya, lalu mereka pun pergi dari tempat itu.
Seluruh bawahan Melisa memberi salam pada dua orang yang sedang pergi meninggalkan ruangan tempat mereka berada.
Tetapi seperti sebelum-sebelumnya, hanya Melisa saja yang menjawab salam tersebut, sementara Fernando berjalan dengan wajah yang begitu datar dan dengan tatapan yang sangat tenang melihat ke arah jalan yang akan mereka lewati.
__ADS_1
Setelah mereka tiba di mobil, baru saja Melisa menutup pintu mobil, ia langsung menata putranya yang kini melihatnya dengan tetapan yang tajam penuh perhatian dan meminta jawaban untuk pertanyaannya.
"Pakai dulu sabuk pengamanmu!" Perintah Melisa sambil menggunakan sabuk pengamannya.
Tetapi Fernando tidak mau melakukan perintah ibunya, dia tetap menatap ibunya dengan tatapan tegasnya sambil berkata, "aku sudah selesai dengan tugasku, sekarang aku perlu mendapatkan hakku!!"
Melisa mengangkat sebelah alisnya menata putranya, meski dia sudah sering mendengarkan kata-kata orang dewasa keluar dari mulut putranya, tetapi perempuan itu tetap saja selalu terkejut ketika mendengar putranya berbicara seperti orang dewasa.
Namun setelah beberapa saat, Melisa kemudian menghela nafas, lalu dia mengulurkan tangannya menyalakan mesin mobil sambil berkata, "kalau kau tidak memakai sabuk pengamannya sekarang, Maka Ibu tidak akan pernah memberitahumu!"
Pria kecil itu menatap ibunya dengan tatapan yang sangat marah sebelum dia kemudian melompat ke kursi belakang dan memanjat terus hingga ke kursi paling belakang sampai akhirnya ia membaringkan tubuhnya di kursi tersebut.
Karena mobil yang dimiliki oleh Melisa adalah mobil otomatis di mana jika terdeteksi ada seseorang dalam mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman, maka meski mesin mobil menyala, mobil tersebut tidak akan bisa dijalankan sehingga membuat Melisa menjadi sangat kesal pada putranya.
"Kalau kau tidak kembali ke kursimu dan memakai sabuk pengaman, maka ibu tidak akan pernah memberitahumu sampai kapanpun!!" Tegas Melisa pada putranya.
__ADS_1
Fernando yang saat ini memejamkan matanya di kursi belakang kini membuka matanya sambil menatap langit-langit mobil, "Ibu pembohong!! Aku tidak menyukai ibu!!" Teriak Fernando sebelum dia kembali menutup matanya lalu menggunakan earphone-nya agar tidak mendengarkan omelan ibunya.
Melisa benar-benar kesal dengan kelakuan putranya, hingga perempuan itu kemudian membuka pintu mobil Lalu dia pergi membuka pintu belakang dan menatap putranya yang saat ini memejamkan matanya sambil memakai earphone-nya.
Melisa berpikir selama beberapa saat sebelum dia akhirnya mengulurkan tangannya melepaskan earphone putranya hingga membuat Fernando membuka matanya lalu menatap ibunya dengan tatapan yang sangat buruk.
Melisa yang mengetahui bahwa dia tidak akan bisa menang melawan putranya, perempuan itu akhirnya mengalah sambil berkata, "nama ayahmu adalah Dison."
Ucapan ibunya langsung membuat tatapan Fernando berubah lebih cerah dari sebelumnya, tetapi pria kecil itu masih tetap berkata, "Ibu tidak bohong lagi kan?"
Melisa menghela nafas, "Ibu tidak bohong, ayahmu bernama dison! Sekarang kembali ke kursimu dan pasang sabuk pengamannya!" Tegas Melisa sambil turun dari atas mobil lalu perempuan itu kembali ke kursi kemudian diikuti oleh Fernando yang juga kembali ke kursinya lalu memasang sabuk pengamannya dengan wajah yang tampak senang.
Melihat wajah putranya, maka entah kenapa Melisa menjadi sangat marah, tetapi perempuan itu tidak mengatakan apapun dan hanya menahan perasaannya dalam hati sambil mengemudikan mobilnya meninggalkan parkiran kantor.
🌊🌊Bocoran buat selanjutnya akan muncul di YouTube, jadi jangan lupa subscribe channel otor untuk mendapatkan notifikasinya. Nama Channel: Novel Toraja
__ADS_1