
Ruangan kelas kembali hening sebab Aksa tetap memberikan ujian dadakan, tidak peduli mendengar rengekan beberapa mahasiswi dan mahasiswa karena lupa mempelajari beberapa poin penting dalam materi yang pernah Dosen tampan itu berikan.
Beruntung apa yang di katakan pria itu semalam pada Jenna memang benar adanya, hampir semua soal yang di berikan sudah pernah gadis manis itu kerjakan.
Amira tampak duduk tenang dua baris di belakang Jenna, sengaja di pisahkan agar keduanya tidak kembali rusuh sebelum ujian berlangsung.
Satu jam kemudian ujian berakhir dengan nilai langsung di berikan Aksa setelah lembaran soal berisi jawaban sudah terkumpul.
Jenna tetap sebagai pemegang nilai terbaik di ikuti Amira menduduki urutan kedua.
Di rasa semuanya sudah mendengar hasil nilai ujian masing-masing, barulah Aksa keluar ruangan dengan Jenna mengekor di belakang sembari membawakan beberapa barang juga soal tanpa peduli seruan teman-temannya yang sangat suka menggoda.
Jenna berjalan beriringan di samping pria tampan yang mulai hari ini berita mengenai hubungan mereka yang secara resmi di ungkapkan keluar setelah lama perasaan Aksa hanya bertepuk sebelah tangan, sudah pasti akan menjadi bahan perbincangan satu kampus terutama pihak kampus.
Beberapa Dosen wanita yang ternyata diam-diam mengagumi bahkan ada yang terang-terangan menyatakan perasaanya di depan Aksa pasti merasakan kecewa mendalam.
Pewaris tunggal merupakan keturunan cucu bungsu Adhitama tersebut sudah menjadi milik si gadis cantik juga manis kesayangan keluarga besar Adhitama terutama Aksa sendiri.
Gadis yang bernama lengkap Aira Jenna Mehrunisaa itu menjadi Ratu satu-satunya menempati hati Aksa dan juga merupakan cinta pertama dan terakhir hingga maut memisahkan keduanya.
__ADS_1
Terlepas seperti apa tanggapan orang yang pernah menyakiti gadis manis itu, masa lalu suram yang membuatnya hampir saja kehilangan nyawa, jauh dari kedua orang tua yang tidak tahu bagaimana keadaan mereka sekarang.
Kini Jenna bukan lagi hanya berstataskan putri angkat dari Mama Lestari dan Papa Abyan Adhitama, melainkan ke depannya akan menjadi bagian penting yang akan mendampingi Aksa.
.
.
#Ruangan Aksa
Lima menit yang lalu, Jenna selesai merapikan beberapa berkas penting di atas meja Aksa.
"Abang," panggilnya pelan melihat pria tampan itu masih sibuk menatap komputer.
Aksa mengangkat wajahnya sembari tersenyum.
"Ada apa?" tanyanya masih menatap wajah Jenna.
"Mau makan siang bareng Jenna ngga?" tawarnya antara malu dan ragu bagaimana kalau mendapat penolakan dari Aksa.
__ADS_1
Akan tetapi, perkiraan Jenna ternyata salah sebab Aksa langsung bangkit dari duduknya setelah mematikan komputer.
"Ayo," ajak pria tampan itu melangkah pelan mendekati Jenna masih duduk di sofa tanpa berkedip.
"Abang cium baru tahu rasa," gertaknya sukses menyadarkan gadis manis itu.
"Ngga boleh cium, kata Mama tunggu nanti kalau udah halal baru boleh cium-cium sampai puas." Kekeh Jenna cepat berlari keluar dari ruangan sebelum kejadian tidak di inginkan bisa saja terjadi
Putri angkat kesayangan Lestari tersebut sangat hapal kebiasaan nekat Aksa yang suka mencuri ciuman padanya walah tidak sampai mencium bibir.
Kejadian waktu di taman kota adalah pengecualian, sebab Jenna tidak sengaja tiba-tiba menoleh ke arah samping andai saja Aksa menghindar dengan cepat.
Selama perjalanan menuju arah kantin, tampak beberapa mahasiswi serta mahasiswa mulai berbisik bisik melihat Dosen tampan dan Primadona kampus terlihat sangat lengket tidak peduli dengan pertanyaan beberapa dari mereka mulai keluar.
Sampai tiba di kantin dan--,
"Hay, Abang tampan. Akhirnya kita bertemu lagi."
🍃🍃🍃🍃🍃
__ADS_1