Se Indah BERLIAN

Se Indah BERLIAN
Bab 62 ~ Punya Dua Anak Kembar


__ADS_3

Aksa dan Jenna akhirnya sampai juga di negara yang mereka tuju.


Berjam-jam lamanya berada di pesawat membuat calon menantu Adhitama itu merasakan pusing serta mual.


Jenna sungguh tidak menyangka akan sesulit ini bepergian yang jauh, padahal hanya naik pesawat saja bukan mengelilingi labirin.


"Masih pusing?" tanya Aksa khawatir melihat wajah gadis kesayangannya itu sedikit pucat.


Jenna menggeleng pelan, memilih bersandar di bahu pria tampan itu sejenak.


"Pusingnya udah mendingan, tapi masih mual." Rengeknya dengan mata sudah berkaca-kaca


"Ehhh, jangan nangis sayang. Nanti di kira Abang ngapa-ngapain kamu," panik Aksa segera menggendong tubuh lemas calon istrinya itu menjauhi kerumunan.


Di parkiran dekat bandara, sudah ada mobil yang menunggu kedatangan putra dan putri kesayangan Lestari tersebut.


Sepuluh menit yang lalu, salah satu kerabat istri dari Papa Abyan menerima kabar dari Tuan besar Hansen untuk mengatakan pesawat yang membawa kedua cucu kesayangannya segera tiba di bandara.


Terlihat sosok wanita cantik yang wajahnya hampir mirip Lestari itu, sudah menunggu di depan mobil bersama dua anak laki-laki kembar identik berusia tiga tahun.


"Mommy, napa lama kali cih?" tanya si kembar secara bersamaan dengan raut wajah masam.

__ADS_1


Melihat kedua putranya merenggut kesal dengan bibir mengerucut imut, sontak tawa wanita cantik itu pecah.


Tidak heran semua orang ingin sekali mencubit kedua pipi chubby mereka saking menggemaskan.


"Baru sepuluh menit kita disini, tetapi kalian sudah protes?" kekeh Shafia begitu gemas dengan tingkah kedua putranya.


"Tunggu sebentar lagi, OK?" rayunya mencium kedua pipi si kembar agar tidak lagi merengek minta pulang.


"Keh Mommy," jawab si Adek dengan tersenyum sangat manis.


"Pintar," puji wanita cantik itu merasa tenang paling tidak anak keduanya bisa memahami tetapi jauh berbeda dengan yang pertama.


Hanya saja si kakak yang lebih dominan tidak menyukai yang namanya kata menunggu.


"Tepon Daddy, Mom! Bial Daddy kecini itut unggu," seru si Kakak meminta wanita cantik itu agar menghubungi Abrisam.


"Anan akal Bang, anti Daddy mayah loh." Timpal sang Adik yang kadang suka kesal bila saudara kembarnya itu suka memerintahkan ini dan itu sesuka hatinya


"Cih, Abang tuma tuluh Mommy tepon Daddy apa cucahnya?" kesal si kakak menatap tajam kearah adik kembarnya yang lahir hanya selang beberapa menit saja dengannya tersebut.


Shafia yang tidak menyukai adanya perdebatan kecil antara kedua putranya segera melerai sebelum sesuatu tidak di inginkan terjadi.

__ADS_1


"Abang sudah dong, please. Berapa kali Mommy bilang jangan begitu? Mommy tidak suka kalian berdua selalu saja ribut, ini lagi diluar rumah loh sayang." Tegurnya merasa pusing sendiri hampir setiap hari selalu saja ada keributan yang terjadi baik dirumah maupun berada diluar seperti sekarang


Bukan wanita cantik itu sengaja memarahi kedua putranya yang dulu sekuat tenaga dia pertahankan agar tetap lahir kedunia, hanya karena rahimnya sedikit bermasalah.


Sebaliknya, justru Shafia ingin mengajari si kembar untuk saling menghormati serta menghargai pendapat masing-masing terutama putra pertamanya.


"Abang dengar Momny!" pinta Shafia menghampiri si Kakak yang kini menunduk diam.


Ada rasa bersalah hinggap dihatinya kala menegur sang putra.


"Mommy minta maaf, sayang. Bukan maksud Mommy sengaja menegur Abang sedangkan dengan Adek tidak, Mommy hanya ingin Abang belajar menerima pendapat orang lain. Apalagi itu Adek, kalau baru seperti ini saja Abang seakan tidak terima. Lalu bagaimana jika orang lain yang menegur Abang, hmm?" dengan hati-hati Shafia mencoba untuk memberi pengertian pada putranya tersebut.


"Abang dan Adek itu sama. Kalian kesayangan Mommy setelah Daddy, sekali ini saja dengarin perkataan Mommy. Ok?" pintanya setengah memohon.


"Maaf Mommy," jawab anak tampan itu seraya berhambur ke dalam pelukan Shafia.


Tanpa sadar, dari arah tidak jauh sudah ada Aksa bersama Jenna ikut menyaksikan drama antara ibu dan kedua anak kembar itu.


"Abang, nanti Jenna mau kayak Bibi Shafia. Punya dua anak kembar, lucu banget."


🍃🍃🍃🍃🍃

__ADS_1


__ADS_2