
PERANG II....
...
..
.
malam ini anggota black cobra telah selesai dengan seragam kebanggaan black cobra yg berlogo ular dengan darah di tubuh nya.
sedangkan Dhea Daffa dan Dessi mengenakan seragam hitam di padu dengan jubah merah pekat yg berlambangkan darah serta ular dan dua pedang emas berlumuran darah.
" ingat semua! kita tidak boleh ada yg gegabah! ikuti semua instruksi yg sudah di rencanakan sejak awal! kalian paham?" ujar Dhea dengan suara lantang nya.
" paham lady!" ujar mereka serempak.
" squad A ikuti terus instruksi princess!" ujar Dhea tegas.
" squad B ikuti instruksi king dan berdiri di area belakang markas serigala"
" siapa lady!!" ujar mereka kompak
" squad C kalian akan bersama ku kita akan Serang di bagian pintu masuk! kalian paham?!"
" paham lady!!"
" okh sekarang masuk kedalam transportasi masing-masing" ujar Daffa berlalu pergi.
...
..
.
dipesantren semua orang gaduh karena Dhea tak kunjung kembali ke pesantren hingga malam hari.
semua terlihat panik termasuk Gus Sean yg terlihat kalang kabut namun masih bisa di sembunyikan nya.
hal ini tidak luput dari Lissa n the Genk mereka sangat senang Dhea tidak kembali karena hilang sudah satu saingan nya untuk mendapatkan Gus Sean .
" kalian semua boleh kembali ke asrama masing masing!" ujar Gus Sean setelah menyampaikan pengumuman nya.
" baik Gus!" ujar mereka serempak.
setelah semua bubar tinggallah Gus Sean,, Kyai,, Bu nyai,, syifani serta Lissa n the Genk yg belum kunjung bubar.
" bagaimana ini Abi umi? Dhea belum juga di temukan!!" seru Sean sedikit panik namun masih bisa di sembunyikan nya.
" ya sudah mari kita cari tapi kita mencarinya di sekitar sini saja!" ujar kyai
" baik Abi!" ujar Gus Sean.
" Syifa ikut Gus!" ujar syifani buka suara.
" kita juga ikut Gus! kan ga baik bagi laki laki yg bukan mahram berduaan dengan wanita!" ujar Lissa n the Genk.
" hmn baiklah baiklah!" ujar Gus Sean .
di perjalanan mereka sibuk mencari Dhea dengan menanyakan nya kepada beberapa supermarket terdekat serta kepada orang orang yg berada di sekitar.
" bagaimana apa kalian sudah menemukan nya?" tanya Gus Sean kepada syifani dan Lissa n the Genk.
" belum Gus!! Dhea seperti di telan bumi saya masa sampai kita tidak mendapatkan jejak nya'' ujar Lissa ngedumel.
" iya Gus kami belum menemukan nya!" ujar syifani lembut.
" hmn bagaimana ini? yasudah lebih baik kita pulang ke ponpes jika sampai besok Dhea tidak di temukan maka kita akan coba lapor polisi!" ujar Gus Sean dan di angguki syifani dan Lissa n the Genk.
...
..
__ADS_1
.
di lain sisi semua anggota black cobra sudah berada di posisi masing masing.
" squad A pasang mata kalian dan edarkan semua bom yg ada pada kalian di area markas ini! tapi sebelum itu tunggu instruksi selanjut nya agar bisa masuk!" ujar Daffa yg memimpin.
" squad B Jaga semua pintu masuk di area markas dan setelah squad C berhasil menembus pertahanan maka squad B kembali berperang dan di susul squad A" ujar Dhea dengan earphone yg di telinganya berbentuk anting.
tak lama kemudian Dhea menerobos masuk dengan membasmi ke empat penjaga pintu masuk.
" siapa kalian?" tanya penjaga pintu masuk.
" malaikat maut mu!" ujar Dhea dengan senyum devil nya kemudian dengan satu kibasan mereka sudah terkapar tak bernyawa.
"ayo masuk! " ujar Dhea dan di ikuti semua.
di dalam terjadilah pertempuran besar antara Genk serigala dengan Genk black cobra.
sudah banyak anggota serigala yg sudah terluka Paran dan ada juga yg sudah tak bernyawa.
beda hal nya dengan anggota black cobra yg hanya sebagian dari mereka hanya luka luka ringan.
" DIMANA KING KALIAN??!" Riak Dhea dengan suara lantang nya hal itu nyaris membuat mereka mengidik ngeri.
" gua tanya sekali lagi di mana king kalian!" Dhea kembali berteriak namun dengan samurai chaki di tangan nya.
" ouh kalian tidak sayang dengan nyawa kalian?" tanya Dessi tenang namun masih bisa membuat orang merinding.
" minggir! " ujar Daffa yg Dhea dan Dessi pun minggil seketika
DUUAARRR..
Suara tembakan menggema di ruangan itu.
Daffa menembak anggota yg sudah sekarat sebagai contohnya. darah segar beserta otak nmberceceran hingga mengenai wajah anggota serigala yg lain.
" masih ada yg mau seperti dia?" ujar Daffa membentak.
" baiklah kalo kalian masih kokoh untuk membisu! squad B kunci semua akses keluar dari markas ini! squad A kalian kembali ke posisi utama! sedangkan squad C kita akan disini bermain main sejenak!" ujar Dhea dengan senyum devil nya.
"lady kita juga mau bermain main!" ujar Dessi dengan chaki sudah berada di tangan nya.
mereka yg mendengar kata lady di ucap pun langsung sadar bahwa yg di hadapan mereka adalah orang yg paling di takuti di semua Genk Genk jalanan.
" am.. ampuni kami lady!" ujar mereka terbata bata.
" hehmn ampun kalian bilang? tadi saat gua tanya kalian tidak mau mengambil kesempatan tapi skrg kalian bilang ampun? jangan mimpi!" ujar Daffa kemuadian..
DUAARR DUAARR DUAARR..
Daffa menembak mereka di kepala di perut jantung dan di area sensitif mereka.
sedangkan Dhea mengkuliti mereka dengan belati yg di pegang nya. Dhea melakukan itu seperti saat dia mengkupas bawang ( AUTHOR NGERI DEH BAYANGINYA😬) . Beda dengan Dessi dia menebas tangan mereka kemudian kaki lalu area sensitif nya kemuadian yg terakhir kepala mereka.
" cukup!" ujar Dhea memberi instruksi.
" kalian keluar lah dulu!" ujar Dhea dan mereka semua keluar meninggalkan Dhea sendiri di markas serigala.
" squad C jalan kan perintah 1" ujar Dhea .
Dan seketika BOOMMMM BOOMMM BOOOMMMMM semua hancur berkeping keping bersamaan dengan anggota serigala yg sudah hangus di dalam nya.
" dimana lady?" tanya Daffa berteriak.
" kami tidak tau king kami hanya menjalan kan perintah lady!" ujar mereka serempak.
" bodoh apa kalian bodoh? lady masih di dalam kalian semua bodohh!" riak Daffa sambil membasmi squad A.
" maafkan kami king kami sungguh tidak tau!" ujar mereka yg memegangi wajah yg sudah babak belur.
saat Daffa hendak mengangkat pistol nya tiba tiba terdengar suara seseorang yg mereka agungkan yang tak lain adalah Dhea.
__ADS_1
tapi kini berbeda Dhea tidak mengenakan baju kebanggan nya melainkan dia Sekarang sudah memakai sweater putih dengan jeans putih disertai hijab yg melekat di kepalanya berwarna mocca.
" siapa dia?" tanya anggota yg lain tak mengenali Dhea.
" apa kalian ga kenal gua!" tanya Dhea dengan senyum manisnya berbeda saat tadi dia sedang berperang.
" LADY!!" UJAR MEREKA SEREMPAK DENGAN KAGET YG SANGAT.
" bagaimana bisa Dhe? tadi loe di...?" ujar Daffa terpotong dengan perkataan Dhea
" antar gua balik ke ponpes Al ikhlas! dan satu lagi hilangkan semua jejak yg mengarah ke Genk black cobra! " titah Dhea tegas
" baik lady!"
...
..
.
di perjalanannya jalan jalan di penuhi mobil mobil berlambangkan ular cobra berwarna hitam dengan darah di sekitarnya.
semua yg menatap mereka pun sudah tau bahwa itu adalah Genk black cobra si raja jalanan.
....
di tempat lain Gus Sean syifani beserta Lissa n the Genk terjebak macet dikarenakan ada mobil dari Genk black cobra yg mereka pun tidak tau kalau di sana ada Dhea.
" ihh serem banget kaya nya! ada Genk black cobra juga! pasti mereka habis perang deh!" ujar Rini membuat nada seolah-olah dia takut.
" hmn ini semua gara gara Dhea! jika tidak karena dia pasti kita tidak kerepotan seperti ini!" ujar Lissa kesal
" kamu ga boleh gitu Lissa! bagaimanapun Dhea temen kita juga!" ujar syifani menengahi Lissa.
seketika semua terdiam kembali ke benak mereka masing masing.
tapi tak lama kemudian mereka heboh kembali saat melihat di salah satu mobil black cobra terdapat seorang gadis yg mereka cari sedari tadi.
" Gus Gus lihat lihat itu kaya nya Dhea deh!" riak dini histeris seketika.
" tanya mana?" tanya Gus Sean.
" yg itu Gus yg berada di mobil Genk black cobra!" ujar dini lagi.
semua mata memperhatikan mobil yg di tunjuk dini tadi namun saat mereka hendak melihat mobil itu pun sudah berlalu pergi.
" mungkin kamu salah lihat kali Din,, Mana mungkin si Dhea bisa berada di mobil black cobra!"ujar Lissa tak percaya.
" aku serius Lissa Gus Sean!" ujar dini lagi
"sudah sudah kalian jgn ribut lagi dan dini mungkin kamu salah lihat!" ujar Gus Sean dengan tegas.
" tapi Gus..." ujar dini terpotong.
"udh Din mending kamu diem aja dari pada Gus Sean marah!" ujar Rini lagi.
dan kemudian mereka kembali membisu dengan pikiran masing-masing.
sesampainya mereka di ponpes mereka kembali ke asrama masing masing dan Gus Sean kembali kerumahnya.
...
..
.
HAI GUYS GIMANA CERITA NYA?
WKWKWK WALAUPUN CERITANYA SEDIKIT MEMBINGUNGKAN TAPI KALIAN JANGAN BOSAN YA MEMBACA CERITA INI😘..
TUNGGU AJA KELANJUTAN NYA YA GUSY🤗
__ADS_1
"SEBENING CINTA GUS PESANTREN"😍