Sebening Cinta Gus Pesantren

Sebening Cinta Gus Pesantren
#eps 74


__ADS_3

MIMPI


semua orang sudah terlelap rumah sakit sudah terlihat sunyi di malam hari, bunda sudah terlelap di sofa kamar Dhea sedangkan umi sedang menunggu Gus Sean.


" ini..?" Dhea bingung dirinya sedang berada di sebuah tempat banyak bunga dan air terjun di bawah nya terlihat sangat indah.


Dhea terus menyusuri alam bawah sadarnya yg dia tau bahwa dia sedang bermimpi, disusuri sepanjang air terjun sampai dia melihat ada seorang pria yg sedang memainkan air di kaki nya di pinggir air terjun.


pria tampan dengan mata elang yg sudah lama ia tidak lihat sedang tersenyum ke arah nya.


Dhea yg melihat pria itu seketika menegang, air mata pun lolos dari pertahanan nya.


" Ra..maa.." nama itu yg di ucapkan nya sebelum dia berlari dan berhambur di pelukan Rama, memeluk erat pria itu berharap dia tidak akan pergi lagi.


" dear ini kamu syg? ini beneran kamu Hem? Dhea rindu dear!" seru Dhea memeluk erat tubuh Rama


" hy hubby apa kabar cantik? Rama juga rindu Dhea;" ucap Rama membalas pelukan Dhea erat, jujur dia sama rindunya dengan Dhea saat ini.


hanya ini yg bisa Rama berikan pada Dhea, dia tidak bisa memberikan apa apa lagi, hanya berharap semoga kelak akan bertemu lagi di akhirat.


" kenapa nangis Hem? masih cengeng aja kan udh janji ga akan cengeng lagi!" seru Rama menggoda Dhea.


" emnnn jgn gitu dear ( Dhea tersenyum ) kamu apa kabar sayang?" tanya Dhea sambil mendongakkan wajahnya namun tidak melepaskan pelukannya.


" aku selalu baik hubby! hanya saja belakangan ini aku sedih!" ucap Rama dengan raut wajah sendu.


" kenapa?" tanya Dhea


" karena aku ngeliat kamu nangis dari sana!" ucap Rama


seketika Dhea kembali murung ketika mengingat bahwa orang yg kini juga mengisi hatinya tengah berbaring koma tak sadarkan diri.


"aku takut dear! aku takut dia pergi sama kaya kamu! aku ga bisa lagi dear kehilangan dia! udh cukup tuhan mengambil kamu dari aku! tapi enggak lagi!" ucap Dhea yg kini kembali terisak di pelukan Dhea.


" syg! dia ga pergi dia sama kaya aku by! dia selalu menemani kamu! kami selalu disini sama kamu!" ucap Rama sambil meletakkan tangan nya di dada Dhea seolah mengatakan bahwa dia selalu ada di hati nya.


" tapi dear.."


" shuuttt udh ya jgn mikirin itu lagi! dan.... byurrrr!" Rama menolak Dhea kedalam air sehingga dia menjadi basah kuyub.

__ADS_1


" hahaha.. kena kamu by.. makanya jangan melamun!" ucap Rama tertawa lepas.


Dhea hanya memandangi Rama yg tengah tertawa itu ada rasa rindu di mata nya saat melihat Rama tertawa lagi. sudah lama semenjak kepergiannya Dhea tidak melihat senyum itu dan sekarang dia bisa kembali melihat nya.


" ihh dear aku jadi basah kan! ( ucap Dhea memajukan bibirnya cemberut )


" uluh uluh uluh.. kasihan nya syg aku ini!" ucap Rama lagi.


" masuk ga?" ucap Dhea mengintimidasi.


" engk!"


" masuk!" sergah Dhea berkacak pinggang.


" enggk by! " ucap Rama


" ouh ga mau ya.." Dhea menyeringai dan tiba tiba mempunyai ide seolah dia tenggelam.


" by tolong by tolong! by aku ga bisa ber.. na.. fass.." ucap Dhea memperagakan gaya tenggelam.


" jgn bokong Dhe!" ucap Rama masih tak percaya.


" udh by jgn akting lagi!" ucap Rama masih tak percaya.


Dhea melancarkan aksi terakhirnya yaitu menenggelamkan diri nya ke air agar Rama percaya dan benar saja ketika Dhea menenggelamkan dirinya Rama panik dan langsung loncat ke air namun...


" hahahaha kena kamu dear hahaha!" tawa Dhea pecah seketika ketika melihat Rama kesal pasalnya airnya dangkal sampai sedada jadi masih bisa Napak.


" kamu ya.. udh pinter ngiseng.." ucap Rama sambil menyemburkan air air ke arah Dhea dengan tangan nya.


" haha dear udh dear haha dear iya iya aku minta maaf haha!" ucap Dhea tertawa dan memohon ampun pada Rama agar berhenti.


" tidak akan!"


jadi lah mereka main air di sana sambil tertawa ria.


'akhirnya kamu tertawa lagi by! tugasku selesai!' batin Rama tersenyum ke arah Dhea.


" hubby ayo naik!"

__ADS_1


" sebentar dear!"


" Dhe.." ucap Rama mengintimidasi sehingga Dhea patuh.


di darat Dhea membaringkan kepalanya di paha Rama dan di Elis lembut oleh Rama.


" syg kamu harus selalu semangat ya.. apa pun yg terjadi kamu harus kuat! jgn rapuh dan sedih lagi onew!" ucap Rama mengelus sendu kepala Dhea.


" aku akan selalu semangat kan ada kamu disini!" ucap Dhea sambil tersenyum.


" by.. aku ga bisa terus bersama kamu! kita skrg punya kehidupan masing masing! aku bukan takdir mu lagi syg!" ucap Rama pelan.


" kamu mau kemana dear? jgn pergi lagi syg!" ucap Dhea bangun dan menatap kearah Rama.


" dunia kita udh ga sama lagi by.. kamu harus menjalani hidup kamu dengan baik Hem.. jgn bersedih lagi ya.. aku selalu sedih saat kamu sedih..". ucap Rama merangkul wajah Dhea.


" tapi.."


" aku percaya kamu bisa hubby.. syg nya aku ga akan pernah putus asa!" ucap Rama


" makasih selalu ada buat aku dear.. aku syg kamu i love you so much dear.. aku bahagia banget saat ini.. andai waktu bisa di hentikan aku ga akan pernah mau ngelepasin kamu dear.. aku sadar kita berbeda.. makasih udh nguatin aku sampai sejauh ini! aku senang bisa kenal sama kamu.. You are my life " Dhea memeluk erat tubuh Rama untuk melepaskan rindu nya saat dia tidak lagi bersama nya nanti.


" i love you more hubby.. semoga kamu bahagia dan selalu hidup dengan damai.. aku selalu ada.. jgn bersedih.. " ucap Rama memeluk erat Dhea dengan meneteskan air mata nya.


" aku pamit hubby.. jaga diri kamu baik baik.."


" tapi dear kenapa secepat ini? jgn skrg plis.." ucap Dhea menangis saat Rama hendak menjauh.


" aku harus pergi by.. kita pasti akan bertemu lagi suatu hari nanti!" ucap Rama


" DEAR...." riak Dhea seketika dia terbangun dari mimpi nya dan menangis tersedu sedu.


" syg kamu kenapa nak?" tanya bunda khawatir saat Dhea teriak.


" Rama Bu.." bunda menegang saat Dhea menyebutkan nama Rama dia langsung memeluk putrinya untuk menguatkannya.


" sudah lah syg jgn bersedih rama.sudah tenang di sana!" jelas bunda.


" bunda benar!"

__ADS_1


__ADS_2