
H-PEMBUKAAN PERTANDINGAN SKALA BESAR
🏵️______________________________________________🏵️
»»»»★««««
Di dalam kamar bernuansa klasik yg cukup nyaman ini terbaring 2 gadis cantik yg sedang bergelut dalam mimpi masing masing, ntah bermimpi apa tapi terlihat jelas bahwa salah satu di antara mereka terlihat mengeluarkan keringat dengan sangat banyak nya! kalau di lihat lebih jelas seperti nya gadis itu sedang bermimpi buruk.
" tidak.. tidak.. jangan Gus jangan lakukan itu.. tidak tidak.. tidakkkkkkkkkkkkk.." riak Dhea sambil terbangun dari tidur nya.
" loe kenapa Dhe? loe mimpi buruk ya? nih minum dulu!" seru Dessi sambil memberikan minum.
" loe kenapa sih Dhe?" tanya Dessi saat melihat sahabat nya seperti orang ketakutan.
" gu gua mimpi buruk Dess! mimpi nya serem banget!" ujar Dhea masih setengah sadar.
" coba loe cerita ke gua! " ucap Dessi sambil mengelus pundak Dhea.
flashback on
*di pagi yg indah ini di sebuah masjid terdekat yg di sebut masjid Al Mubarok seperti nya sedang melaksanakan akad nikah, terlihat dari kedatang orang orang yg terus berdatangan ke arah masjid.
hal ini tidak luput dari penglihatan seorang gadis cantik berjilbab yg awal nya hendak melaksanakan shalat Dzuhur namun setelah nya dia menyempatkan untuk melihat seperti apa orang yg sedang melangsungkan akad nikah itu.
saat sampai di depan pintu masuk gadis itu melihat dua orang yg di kenalnya dan di percayai oleh nya sedang bersanding sambil gendang mengucapkan akad nikah.
" Gus Sean! Syifani!" seru gadis itu yg tak lain adalah Dhea.
" Dhea!!" ujar mereka serempak.
"ka kalian apa yg sedang kalian lakukan? kalian akan melangsungkan pernikahan?" ujar Dhea yg kini histeris melihat kenyataan.
" seperti yg kamu lihat Dhea! kita akan melangsungkan pernikahan hari ini! dan kamu tidak bisa berbuat apa apa!" ujar Syifani dengan dinginnya.
" ga ga mungkin ini ga mungkin terjadi! ka kalian tidak boleh melakukan ini, tidakk.." ujar Dhea frustasi lalu menghampiri Gus Sean.
__ADS_1
" Gus Gus Sean, bilang kalau semua ini ga bener kan? semua ini bohong kan Gus? Gus Sean ga mungkin menikah sama Syifa kan Gus? Gus Sean bilang Gus Sean hanya mencintai Dhea Gus Sean ga boleh menikah sama Syifani Gus!" ujar Dhea terlihat frustasi sambil terus memohon pada Gus Sean dengan air mata yg sudah seperti banjir bandang ini.
" maaf kan saya Dhe saya tidak bisa membatalkan pernikahan ini! semua nya sudah terlanjur! kamu sudah meninggalkan saya 6 tahun Dhe! mungkin kita memang tidak berjodoh, maaf kan saya.." ujar Gus Sean sambil memasang wajah dingin nya yg belum pernah dia perlihatkan jika bersama Dhea.
" kalian kalian.. aku benci kalian.." ujar Dhea*
flashback off
setelah mendengar cerita dari Dhea dengan erat Dessi memeluk tubuh sahabat nya itu mencoba menenangkan sahabat nya dan mencoba meyakinkan bahwa itu hanya mimpi belaka.
" udh Dhe itu ga bener kok, itu cuma mimpi Dhe mimpi itu hanya bunga tidur aja ga usah di pikirin!" seru Dessi
" tapi itu semua terasa nyata banget Dess " ucap Dhea sambil terisak.
" udah udah semua itu ga bakalan terjadi kok!" ucap Dessi.
" beneran?" tanya Dhea yg di angguki oleh Dessi.
" iya!"
tok tok tok
" seluruh jawara di panggil ke aula utama untuk acara pembukaan pertandingan skala besar dan kalian di perkenankan memakai baju ini!" seru Kasim itu sambil memberi 2 potong kain berwarna perak dengan ikat pinggang berwarna emas tanda bahwa mereka adalah jawara tanding.
" oke baiklah terimakasih?" ujar Dessi pada Dhea yg sedang melamun itu.
" nih cepat bersiap sebentar lagi akan ada acara pembukaan pertandingan skala besar dan kita di wajib kan memakai pakaian i i!" ujar Dessi sambil menyerahkan satu pakaian kepada Dhea.
" makasih!"
setelah siap berkemas Dhea dan yg lain nya duduk di tempat yg sudah di sediakan dengan Dhea yg membalut kepala nya dengan hijab kurung dengan polesan tipis di wajah nya membuat banyak mata yg mengagumi dirinya di tambah Dessi yg menguncir rambut nya serta di sisakan poni depan yg teratur menambah kesal elegan di diri nya serta polesan tipis yg hampir tak bisa di deteksi oleh mata membuat semua mata tertuju pada mereka semua, namun banyak mata jga yg memandang mereka remeh pasal nya bagaimana bisa gadis yg begitu cantik bisa melakukan beladiri, apa lagi tubuh mereka terlihat kurus tak berdaging huff sungguh aneh pemikiran mereka batin Dhea.
setelah beberapa saat acara pun di mulai.
pertama Tama acara sambutan beserta pembukaan resmi.
setelah itu acara acara kecil yg di tampilkan oleh seluruh jawara tanding untuk menampilkan bakat mereka.
" baiklah karena waktu hampir tengah malam maka marilah kita sambut bagi siapa saja yg ingin menampilkan bakal yg kalian bisa silahkan menghadiri podium!" seru MC dengan lantang nya memenuhi seluruh aula utama.
__ADS_1
banyak yg menampilkan tarian, memanah, menembak, lempar pisau, dan ada juga yg menampilkan tarian, namun dari semua yg ada tidak ada yg menarik bagi Dhea dan Dessi karena menurut mereka itu semua hanya gerakan gerakan kecil yg sudah lama tidak di lakukan oleh mereka.
dan setelah giliran Dessi untuk menampilkan bakat nya banyak dari mereka yg menyoraki nya karena dikira tidak mempunyai Bakan apa pun.
" huhu turunnn turunnn turunnn huuu.. " riak mereka semua.
" harap tenang para hadirin!" seketika semua nya senyap.
lalu deringan langkah kaki lagi menaiki podium yg tak lain adalah Dhea yg berkarisma itu.
mereka akan menampilkan bakat mereka sekaligus.
" permisi tetua! apakah boleh kami memakai senjata kami sendiri?" tanya Dessi hormat.
" silahkan!"
lalu dengan tiba tiba pedang panjang mengkilat mengikis sering telinga mereka karena suara nyaring dari pedang itu, pedang panjang berwarna perak dengan ujung runcing di padu ukiran indah serta di ujung terdapat ukiran ular cobra sungguh pedang yg begitu mempesona dan indah! namun tidak cukup sampai disitu mereka kini di kejutkan dengan kehadiran belati runcing yg ntah dari mana asal nya itu belati berwarna emas serta besi berwarna perak mengkilat di hiasi tulisan Sansekerta yg sulit di pahami bagi masyarakat awam serta ujung belati terukir gambar yg sama dengan pedang yg di keluarkan Dessi yg tak lain adalah ukiran ular cobra.
belati itu sungguh memukau sehingga banyak dari mereka bahkan terpesona oleh nya.
lalu dengan gerakan lincah mereka berdua terus mengayunkan senjata masing masing dengan gerakan gerakan yg sulit di pahami namun sangat indah di pandang mata karena gerakan gerakan itu sangat keren bagi mereka dan sepanjang penampilan bakat tidak ada yg memberikan pertunjukan sebaik dan sehebat ini maka bisa di nyatakan bahwa penampilan Dhea dan Dessi mendapatkan poin tertinggi dan mereka akan di berikan hadiah langsung dari tetua Yasen.
prok prok prok prok
suara tepuk tangan terus menghiasi aula utama itu dengan berbagai perkataan keren dari mereka semua.
" bagus bagus sekali malam ini kalian semua sangat bagus! berikan hadiah ini pada mereka berdua!". seru tetua Yasen pada seorang Kasim pribadi nya.
" ini hadiah dari tuan Yasen!" ujar Kasim tersebut.
" terimakasih!"
setelah penampilan bakat selesai maka acara pertandingan skala besar resmi di buka!
dumb dumb dumb
( suara ketukan dari gong emas pertanda acara resmi di buka ).
»»»»★««««
__ADS_1