Sebening Cinta Gus Pesantren

Sebening Cinta Gus Pesantren
#eps 14


__ADS_3

PANTI ASUHAN


...


Dhea dan Gus Sean keluar dari mall itu menuju tempat yg Dhea maksud


namun jalan ini tak asing bagi Gus Sean.


" Dhea katakan kita mau kemana?"


" tenang saja Gus Dhea tidak akan menculik Gus kok" jelas Dhea sambil tersenyum.


" lurus terus Gus kalo udh ada perempatan belok kiri nah itu dia tempat ny."


tak berapa kemudian mereka sampai di tempat yg sudah di tunjukkan oleh Dhea.


dhea langsung turun dan menyalami ibu panti beserta anak anak yatim piatu disana.


" assalamualaikum bunda" ujar Dhea menyalami ibu panti.


" waalaikumussalam warahmatullahi eh ada neng Dhea" ujar ibu " anak anak ini ka Dhea nya datang!" riak ibu panti dan anak anak pun berhamburan tak terkecuali kya salah satu anak Balita yg berumur 2 thn itu.


" bunda !" riak kya berhambur kepelukan Dhea.


" eh Kia.. gimna kabar nya syg ?" tanya Dhea menggendong kia


" aik bun kia angen bunda " seru kia yg masih belum sempurna cara bicaranya.


" bunda juga kangen KIA."


di dalam mobil ada sepasang mata yg menatap haru dengan salah satu gadis yg di kerubungi banyak anak anak.


ada pandangan lain yg di lihat dari sosok Dhea.


" Masya Allah.. sungguh mulia ciptaan mu Tuhan.. dia tidak seburuk yg di lihat.. jodohkan aku dengan nya tuhan" gumam Gus Sean.


di depan panti tiba tiba Gus Sean turun dengan gagah nya sambil mengeluarkan mainan mainan yg di beli Dhea sesuai permintaan Dhea.


" assalamualaikum bunda" ujar Gus Sean menyalami ibu panti.


" waalaikumussalam warahmatullahi eh mas Sean ad disini.. kalian?" ibu panti bingung.

__ADS_1


" Gus Sean guru nya Dhea bunda" jelas Dhea agar tidak terjadi salah paham.


" ehkhem tapi kalian terlihat cocok kok" ujar ibu panti menggoda Dhea dan Gus Sean.


" ah bunda bisa aja" jelas Dhea.


tiba tiba kia menghampiri Gus Sean dan langsung memeluk Gus Sean erat.


" Abi! " riak kia membuat Dhea kaget dan bingung mengapa kia memanggil Sean dengan kata Abi.


" hy ank Abi" seru Gus Sean memeluk kia.


" Abi temana aja tok ga kecini kecini lagi? " ujar kia sangat manja.


" Abi sibuk nak! maafkan Abi ya"


" iya bi"


" Abi tenal Ama bunda?" tanya kia masih di gendongan Gus Sean.


" iya kia"


" kia ga boleh gitu nak ngomng nya" jelas ibu panti.


" ga apa apa bunda biarkan saja kia menganggap saya bunda nya" seru Dhea mengelus kepala kia yg masih di gendongan Gus Sean.


" maacih bunda muach" kia mencium pipi Dhea.


" mari masuk!"


...


di dalam mereka bermain bersama dengan mainan yg sudah Dhea belikan tadi.


Dhea dan kia oun main bersama sampai Gus Sean datang dan ingin bermain bersama juga.


" assalamualaikum"


" waalaikumussalam"


" kia lagi main apa sama bunda?" tanya Gus Sean membuat Dhea salting.

__ADS_1


" kia lagi main gambar Tama bunda" ujar kia masih dengan trus menggambar.


" Abi boleh gabung ga?"


" silahkan abi " ujar Dhea membalas atas lelakuan Gus Sean tadi.


" Yee main cama Abi dan bunda"


mereka pun menghabiskan waktu pekan nyandi panti hingga sore hari


...


"Bun Dhea sama Gus Sean pamit mau pulang dulu!"


" iya terimakasih Dhea !"


" sama sama bunda"


" bunda Sean pamit dulu.. jaga diri baik baik ..."


" iya nak"


" assalamualaikum bunda" ujar Dhea dan Gus Sean.


sepanjang perjalanan tidak ada yg membuka percakapan lebih dulu.


" saya boleh tanya sesuatu?"


" apa?" tanya Dhea masih acuh tak acuh.


" jika ada yg mengajak kamu ta'aruf apa kamu mau?" tanya Gus Sean pelan namun masih bisa di dengar oleh Saskia.


" buahaha Gus Gus.. mana ada yg mau sama Dhea Gus.. Dhea org nya begajulan.. nakal.. pembangkang.. jadi kalo ada yg suka sama Dhea itu berarti dia bego!" seru Dhea Tampa sadar.


" *berarti saya bego dong? astaghfirullah Dhea Dhea!" gumam Gus Sean dalam hati.


'' duh knpa Gus Sean nanya gitu sih? kan jadi salting sendiri guanya " gumam Dhea menatap luar jendela*


mereka sampai di ponpes dan langsung menuju kediaman masing masing Tampa mengucapkan sepatah kata pun.


....

__ADS_1


__ADS_2