
HARI PASCA PERISTIWA
🌸 _____________________________ 🌸
Sudah** hampir 6 bulan Dhea menghilang tanpa kabar dan semua orang masih merasa berduka atas kehilangan Dhea! Tim SAR juga sudah menghentikan pencarian nya karena di duga korban tidak bisa di temukan lagi karena sudah tertelan di bawah samudra.
Gus Sean yg masih setia berdoa dan selalu berkunjung ketempat peristiwa itu pun selalu bersedih atas kehilangan yg kedua kali dirinya akan Dhea!
saat ini Gus Sean sedang berada di TKP untuk sembari meluangkan waktunya untuk menebar beberapa bunga ke lautan luas itu.
dia berharap semoga samudra mengembalikan Dhea nya kepada dirinya.
" DHEAAAAAAAA!! KAMU DIMAANAAA?? SAYA MASIH MENUNGGU KAMU UNTUK PULANGG!!! KEMBALILAH DHEEEEE SAYA MENUNGGU MU!!" RIAK GUS SEAN DI TEPI LAUT ITU.
Tiba tiba ada yg menepuk bahu nya dan ternyata orang itu adalah ustadz Rama yg pernah di temui nya dulu saat sedang tugas ceramah.
" assalamualaikum.."
" Waalaikumussalam.."
" ikhlaskan dia!!" seru ustadz Rama spontan sambil menatap kearah samudra luas.
" saya sudah mencobanya!"
" kamu belum mencobanya Gus!" seru ustadz Rama
" berat ustadz! saya sudah menunggunya begitu lama dan saat waktu nya tiba dia meninggalkan saya tanpa kembali!" seru Gus Sean
" saya jga merasakan hal yg Sama! saya jga menunggunya! namun keberadaan saya tak sama sekali di lihat nya! tapi saya mencoba ikhlas! semua yg berlarut tidak akan baik Gus!" jelas ustadz Rama menepuk pelan bahu Gus Sean.
" terimakasih atas saran nya! "
" sama sama!"
setelah itu Gus Sean kembali ke pondok pesantren untuk menemui aby dan umi nya.
" assalamualaikum aby umi.."
" Waalaikumussalam nak.."
__ADS_1
" aby umi Sean mau izin!" ujar Sean tiba tiba.
" izin kemana nak?" tanya umi nyai lembut.
" Sean ingin melakukan ibadah umroh umi aby!" ujar Sean
" Alhamdulillah.. pergilah Sean! aby merestui mu!" ujar aby tersenyum.
" umi jga nak! semoga disana kamu bisa lebih tenang dan mencerna semua nya dengan dewasa nak! berdoalah dan memohon Rahmat kepada Allah subhanallah ta'ala. agar jalan mu di mudahkan!" seru umi sambil mengelus pelan kepala Sean.
* terimakasih umi aby.. insyaallah Sean akan berangkat Minggu depan!"
" pergilah nak aby dan umi merestui langkah mu!"
" yaudh Sean pamit dulu assalamualaikum.."
" Waalaikumussalam.."
....
disisi lain Dhea saat ini sedang melatih jurus jurus yg dulu nya memang sudah ia pelajari dari guru besar nya.
namun dia memperdalam ilmunya dengan berlatih beberapa jurus pamungkas dengan Abah Anom.
saat ini Dhea sedang berlatih sendiri di aula padepokan dengan bertumpu bambu yg di anggap lawan.
" wusshhh... wusshhh.. wusshhh.. hak hak hak satu dua tiga.. " suara latihan Dhea yg kini sudah semakin mahir karena dirinya pun sudah kembali pulih setelah 6 bulan di rawat oleh Abah Anom di padepokan nya dengan berobatkan obat obatan herbal.
" huhhh lelah nya.." seru Dhea sambil bertumpu di lutut nya.
prok! prok! prok!
suara tepukan tangan terdengar dari arah belakang Dhea dan saat dia berbalik pun terlihatlah sesosok pemuda dengan berseragam sama dengan nya.
" Alhamdulillah semakin mahir saja kamu berlatih teh!" seru Haris.
" Alhamdulillah saya juga hanya memperluas ilmu saya lagi aa'!"
" saya tau kamu adalah gadis yg hebat Dhe! saya bangga sama kamu!" ujar Haris sambil tersenyum manis dengan kedua tangan nya di sembunyikan di belakang tubuh nya.
__ADS_1
" terimakasih Aa' yasudah Dhea kebelakang dulu mau istirahat!" ujar Dhea sambil berjalan meninggalkan AA Haris namun bukan pergi malah Dhea terpeleset dan hampir terjatuh dan untungnya Haris dengan sigap menopang tubuh Dhea hingga terjatuh di pelukan nya.
" astaghfirullah.. maaf Haris saya tidak sengaja!'' ujar Dhea yg menahan malu di wajah nya.
" eh anu teh ga papa seharusnya Haris yg minta maaf karena sudah lancang menyentuh tubuh teteh mah.." seru Haris sambil menggaruk kepalanya yg tidak gatal sambil menahan malu
" eh gpp kok yasudah saya duluan ya ris!"
" iya teh Monggo.."
....
malam harinya Dhea dan ayu sedang berada di teras kediaman Abah Anom karena kebetulan ayu adalah cucu dari Abah Anom dan mereka terlihat begitu akrab.
" yu! di sini ga ada telpon umum gitu?" tanya Dhea pada ayu.
" ada teh tapi jauh banget.. butuh 1 hari satu malam kalo mau kesana nya!" jelas ayu
" jauh juga ya yu! " ujar Dhea sudah sedih
" emang knpa teh? " tanya ayu polos.
" aku mau menghubungi keluarga ku yu! mereka pasti sangat khawatir kepada ku!" seru Dhea menjelaskan
" iya juga sih teh! yasudah nanti jika ada waktu ayu akan temani teteh untuk menelpon!" ujar ayu serius sambil tersenyum manis.
" kamu serius yu? "
" iya teh ayu serius!"
" makasih ayu.."
" sama sama teh Dhea! yasudah mari kita masuk teh udara di luar udh mulai dingin!" ajar ayu sambil menggandeng tangan Dhea.
" yaudh ayo ayu!"
🌸......🌸
HAPPY READING GUYS!
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE + LIKE + COMENT
🖤🖤🖤🖤