
MASIH BERUSAHA
....
Gus Sean masih belum menyerah dia ingin tetap menemui Dhea walau akhirnya tetap sama, Dhea tetap menolak untuk bertemu dengan nya.
namun Gus Sean bukan lah orang yg pantang menyerah dengan keadaan dia salah dan dia harus bertanggung jawab!
apa lagi dia yakin saat ini Dhea tidak tau bahwa dirinya dan Syifa membatalkan pernikahan nya.
skip.
hari ini setelah 3 yg lalu Gus Sean menghampiri rumah Dhea dan saat ini dia kembali dengan membawakan sebuah harapan yg masih sama seperti sebelum nya yaitu, harapan semoga Dhea memaafkan nya dan mau bertemu dengan nya.
tok tok tok
clekkk
( pintu terbuka )
" assalamualaikum bunda!" ucap Gus Sean seraya mencium tangan bunda Maya.
" waalaikumussalam nak Sean! mari masuk!" ujar bunda tersenyum.
bagi bunda Sean tidak salah, bagaimana pun ini murni karena takdir! tidak ada yg salah dan di salahkan akan kasus ini.
Sean tidak salah karena dia pun tidak ada pilihan lain, kedua pilihan itu membawa nya pada jalan buntu! seandainya dia tahu bahwa Dhea masih hidup pasti semua ini tidak akan terjadi! ini juga ada setitik salah nya karena mengikuti saran sang anak untuk tidak memberitahu Sean bahwa dia masih hidup, alhasil dari keputusan itu hidup putrinya juga hancur jadi dia tidak menyalahkan siapa siapa disini.
" eum sebentar ya Sean bunda ambilkan air dulu!" ucap bunda Maya.
" iya bunda!" ucap Sean
tak lama kemudian bunda datang sambil membawakan 2 gelas cangkir teh dan beberapa cemilan sehat di rumah.
" silahkan di minum dulu nak! mumpung masih anget!" ucap bunda Maya.
" makasih bunda! ( Gus Sean meminum teh dan meletakkan nya kembali di tempatnya ) bunda Sean mohon izin kan Sean bertemu dengan Dhea!" pinta Sean dengan wajah sendu nya.
" tapi Sean, Dhea tidak ingin lagi bertemu dengan kamu untuk saat ini! dia juga tak ingin keluar kamar nya sampai sekarang! dia selalu saja mengurung dirinya di sana!" jelas bunda pada Sean.
' maafkan bunda Sean, tapi ini permintaan Dhea nak!' batin bunda Maya menatap wajah Sean yg sendu.
__ADS_1
" tapi Bun,Sean harus menyelesaikan semua nya! Dhea harus tau bahwa Sean dan syifani tidak melanjutkan pernikahan ini!" jelas Sean memelas.
" hufhh baiklah Sean! bunda akan bantu kamu untuk dapat berbicara dengan Dhea namun bunda tidak bisa bantu banyak nak! bunda hanya bisa mengantar kamu sampai depan kamar Dhea saja! kamu bisa berbicara dengan nya di depan kamar itu bunda yakin Dhea pasti mendengarnya!" jelas bunda Maya sedangkan Sean sangat bersemangat walau hanya di depan pintu namun dia senang setidaknya dia bisa menjelaskan nya pada Dhea.
" tidak apa apa bunda itu sudah lebih dari cukup! " ujar Gus Sean.
" yasudah mari!"
Sean mengikuti bunda Maya menuntun nya ke arah kamar Dhea berada sehingga sampai lah mereka di depan pintu berwarna putih dengan bertuliskan 'DHEA' .
" silahkan Sean , kalau begitu bunda tinggal dulu!" ucap bunda Maya.
...
sebenarnya Dhea tau kalau Gus Sean mendatangi rumah nya dan dia juga sudah mendengar bahwa Gus Sean tidak menikah dengan syifani namun yg namanya hati pasti tidak akan langsung membaik jika sudah terluka.
hingga terdengarlah dari arah luar langkah kaki yg mendekat arah pintu kamar nya.
' silahkan Sean, kalau begitu bunda tinggal dulu ' ucap bunda dari arah pintu.
tak lama kemudian terdengar lah suara yg begitu amat dia rindukan namun terasa menyakitkan bila menginat momen itu.
...
" Dhea saya datang lagi! saya ingin menjelaskan semua nya Dhe! saya tidak menikah dengan syifani! saya tidak pernah sedikitpun berniat untuk mengkhianati janji kita Dhe! tolong Dhea maafkan saya! temui saya Dhe temui saya disini! harus dengan cara apa lagi supaya kamu mau memaafkan saya!" ucap Gus Sean pilu.
" saya sungguh menyesal Dhe!" ucap Gus Sean.
disisi lain orang yg di belakang pintu mendengar semua yg di kata kan oleh Gus Sean yg tak lain adalah Dhea yg kian meneteskan air mata nya.
" maafin Dhea Gus, tapi Dhea harus menata rapi hati Dhea lagi, sudah cukup Gus Dhea sakit sakit banget Gus!" ujar Dhea menangis di belakang pintu.
'' semoga jalan yg kita ambil sama sama membuat kita bahagia!" ucap Dhea lagi namun tidak di dengar oleh Gus Sean.
,,,
cklekk
( pintu terbuka )
Dhea membuka pintu kamarnya dan terlihatlah Gus Sean yg sedang berdiri dan menatapnya dengan tatapan sendu.
__ADS_1
'' maafkan saya Dhea.." ujar Gus Sean.
" sudah Gus! sudah cukup! Dhea mohon Gus Sean pulang dan jgn pernah kembali lagi! Dhea capek Gus Dhea udah ga mau lagi ketemu sama Gus Sean! Dhea udah bosan dengan semua nya Gus! jangan seperti ini! jangan halangi jalan Dhea untuk maju, pergi Gus! pergi dan jangan kembali!" seru Dhea mencoba menahan air mata nya agar tetap berada di tempat nya dan tidak tumpah.
" tapi Dhe.." ucap Gus Sean terpotong karena Dhea membalikkan tubuh nya menandakan dia tidak ingin mendengar penjelasan apa apa.
" pergi Gus! dan jangan pernah kembali!" titah Dhea sebelum akhirnya kembali ke kamarnya dan menutup pintu nya.
sedangkan Gus Sean masih terpaku di tempatnya dan merasakan dunia ini hancur seketika.
dengan berat hati dia pun turun meninggalkan kamar Dhea dan menemui bunda.
mencoba agar tetap tegar dan menahan agar air mata nya tidak tumpah di hadapan bunda Maya.
" bunda! Sean pamit dulu! Dhea udh benar benar tidak ingin bertemu lagi! makasih karena bunda sudah mengizinkan Sean berbicara sama Dhea! terimakasih!" ucap Sean pada bunda seraya mencium tangan bunda guna menyalaminya.
" maafin bunda Sean, bunda tidak bisa membantu banyak!" ucap bunda.
" tidak apa apa Bun! Sean pamit dulu, assalamualaikum.." ucap Sean.
" waalaikumussalam.."
...
di perjalanan menuju ponpes Gus Sean tidak fokus lantaran hati nya begitu kacau.
berakhir, berakhir, semua sudah berakhir! Dhea sudah tidak ingin lagi menemui nya.
sudah tidak ada lagi yg biasa dia harapkan lagi! Dhea benar benar ingin melupakan nya.
Tampa di sadari nya air mata nya lolos begitu saja.
" andai kamu tau Dhe bahwa saya sungguh mencintai..."
brukkk drukk
" ah.."
....
hayyo apa yg terjadi sama Gus Sean ya?
__ADS_1
tungguin terus ya🖤🖤