Sebening Cinta Gus Pesantren

Sebening Cinta Gus Pesantren
#eps 51


__ADS_3

PENYERANGAN BLACK COBRA


mentari pagi masuk dari celah celah jendela di kamar seorang pria tampan yg masih memegang kitab suci Al-Qur'an di tangan nya.


dia ketiduran selepas mengaji setelah shalat subuh dan sekarang dia di bangunkan oleh sinar mentari pagi yg menerobos masuk dari celah jendela.


" hoaammm"


" astaghfirullah mengapa aku sampai ketiduran seperti ini" gumam Gus Sean pelan sambil mengusap wajah nya kasar kembali mengingat perkataan Aby nya kemarin.


Gus Sean kembali meneteskan air mata nya namun dengan cepat di hapusnya karena tidak ada gunanya menangis sekarang yg di butuh kan nya adalah keikhlasan.


››››


Dhea dan para anggota Black cobra sudah berkumpul di aula paviliun belakang padepokan lima sila mereka sedang bersiap siap sekaligus menerima arahan langsung dari Daffa tentang penyerangan kali ini.


sedangkan Dhea sedang duduk di pojokan sambil menyiapkan perlengkapan nya seperti biasanya saat ada penyerangan.


namun gerakan nya berhenti di saat dia kembali teringat akan suara dari orang terkasihnya kemarin Tampa sadar Dhea meneteskan air matanya namun dia kembali sadar dan terus bersiap.


" kalian akan pergi menggunakan bus di setiap masing masing regu sedangkan untuk penyerangan sesuai aturan yg berlaku! maka saling menjaga lah karena jika ada salah satu anggota yg terluka apa lagi sampai terbunuh maka kalian akan langsung berhadapan dengan ku! hukuman adalah perintahku! kalian paham?!" riak Dhea dengan tegas penuh penekanan sehingga membuat mereka bergidik.


*apa ini sungguh lady kita? batin salah satu anggota.di squad Daffa.


huh sungguh kejam batin squad dessi


semoga aku tidak melakukan kesalahan kalau tidak tamatlah riwayat ku batin mereka secara bersamaan Tampa mereka sadari*.


saat ini deffon sedang bersantai di temani wanita wanita bordir di sisi kanan dan kiri nya.


dia masih bersantai namun dia tidak tau kalau saat ini markas mereka akan di serang besar besaran dari Genk black cobra.

__ADS_1


hingga tiba tiba salah satu anggota serigala langsung masuk dengan wajah terengah-engah seperti di kejar setan.


" gawat king markas kita sudah di kepung! sepertinya hari ini akan ada penyerangan skala besar bagi serigala!" ujar pria itu.


" APA?!" riak deffon yg kini sudah sadar dari santainya.


" sial lady bodoh itu ternyata sudah bertindak!" gerutu deffon sambil membelakangi pria yg melapor tadi.


" siapkan anggota elit dan suruh mereka segera berjaga !" perintah deffon pada anak buah nya.


" baik king!"


››››


di luar dari ke jauhkan Dhea sedang mengintai musuh sedangkan Daffa sudah bersiap di posisinya begitu pun dengan Dessi dan Haris sedangkan ayu sedang memantau pergerakan dari atas pohon yg cukup tinggi dan besar di area barat.


setelah memastikan keadaan aman ayu memberi sinyal dengan menembakkan panah api ke langit sehingga semua yg melihatnya tau bahwa keadaan sudah aman dan mereka siap melakukan tugas.


hingga sampai lah Daffa yg sudah menyerang dari arah selatan yg notabene nya ada markas utama untuk jalan pintas jika terjadi nya peperangan namun bodoh nya serigala adalah mereka tidak tau bahwa jalan itu sudah di kepung sehingga mereka banyak yg hendak melarikan diri namun langsung di serang oleh squad yg di pimpin oleh Daffa sehingga anggota serigala yg hendak melarikan diri itu jatuh dan terluka parah.


sedangkan squad yg di pimpin oleh Dessi dari arah Utara mereka langsung berhadapan dengan ruangan bawah tanah markas black cobra mereka hanya perlu melumpuhkan beberapa anggota black cobra yg kita kira hanya berjumlah 25 - 30 orang itu.


mereka sedang menjalan kan misi untuk menyelinap dan mengambil semua berkas berkas penting serigala agar mereka bisa membuat pernyataan bahwa Genk serigala sudah tidak beroperasi lagi dan juga ada yg mengumpulkan barang barang berharga beserta beberapa dus minuman keras kualitas tinggi.


setelah mereka siap mereka hendak pergi namun jalan tertutup akibat penyergapan yg di lakukan anggota serigala yg di pimpin oleh Riyan.


" haha kalian pikir semudah itu untuk pergi dari sini setelah kalian mencuri barang berharga milik kami?? " ujar Riyan sinis dengan sombongnya membuat Dessi hanya menatap nya dengan sengit.


" dan kau kira semudah itu untuk mengambil barang yg sudah berada di tangan ku? huh sungguh kalian tidak tau sejarah tentang ku!" gerutu Dessi mencoba memprovokasi Riyan dan benar saja mereka langsung panas dan langsung menyerang Dessi beserta Genk black cobra lainnya.


" dasar ****** beraninya kau.. serang...." riak Riyan seperti seorang yg kerasukan dan menyerang ke arah Dessi.

__ADS_1


" heh baiklah kalau begitu serang...." riak Dessi sambil langsung bergegas menyerang Riyan


Dessi menyerang Riyan dengan lincah nya dia memutar tubuh nya 180° dengan kilat dia memutar tubuhnya kearah samping Riyan dan langsung mendaratkan tendangan keras di batang leher Riyan sehingga membuat Riyan sedikit terhuyung dan berteriak namun itu tidak mengubah hasrat nya untuk membunuh bahkan dia semakin bersemangat dan.membabi buta menyerang Dessi.


" dasar ****** beraninya kau.."


Riyan menyerang Dessi menggunakan metode Gending mendrov dan memutarkan dirinya seperti angin lalu berputar mengelilingi Dessi dengan debu yg mulai berterbangan namun hal itu tak juga membuat Dessi gentar dan dengan teliti dia terus memperhatikan Riyan yg terus berputar keras bagi mata yg melihat ini pasti mereka tidak akan mampu melihat nya dengan teliti namun tidak dengan Dessi yg selalu jeli setiap dia melakukan sesuatu.


dan trakkk pedang panjang milik Dessi langsung menusuk dada Riyan sehingga dia langsung terjatuh memegangi dada nya yg terguyur darah.


Dessi kemudian mendekat ke arah Ryn dan menatap lekat ke arah nya.


" kau sungguh pemberani Riyan! selama ini belum ada yg berani untuk mengetes diriku namun tidak dgn kau! dan saat ini aku yakin jika hari ini aku tidak membunuh mu maka tidak ada kemungkinan hari esok kau yg akan membunuh ku!" ujar Dessi menatap lekat Riyan.


" tolong tolong ampuni aku aku berjanji tidak akan melakukan ini lagi tolong lepaskan aku!" ujar Riyan bergetar saat ini dia baru sadar bahwa orang di depannya sangat menyeramkan padahal wajah nya terlihat bak Dewi surgawi.


" heh tidak semudah itu untuk membujukku! " sinis Dessi acuh tak acuh


" aku akan melakukan apa pun yg kau minta jika kau melepaskan ku!" seru Riyan lagi sambil memegang dada nya.


" kalau begitu permintaan ku hanya satu yaitu nyawa mu! dan setelah itu kau akan pergi ke neraka!" ujar Dessi yg tersenyum devil penuh arti dan setelah itu..


Wushh


sebuah pedang sudah terbang ke arah kepala Riyan sehingga kepalanya terlepas dari tubuh nya dan setelah itu brak tubuh Riyan terjatuh dan tak bernyawa.


.


.


.

__ADS_1


selamat membaca para reader 🖤


__ADS_2