
NIKAH
" emang kenapa? dia sudah mau mati y harus dong di cabut alat nya!" ucap suster itu.
jeddaarr bagai di sambar petir saat ini Dhea sangat marah akan perkataan gadis suster itu, selama ini belum ada yg. bisa membuatnya mars sampai seperti ini namun skrg satu sampah bisa memanggil kemarahannya.
" kau..
...
" kau.." ucap Dhea mencoba menahan amarah nya karena jika dia tidak menahan nya maka bisa di pastikan suster sombong itu akan mati di tempat.
" syg tenangkan amarah mu nak! jgn terlarut dalam amarah!" ucap bunda menenangkan Dhea.
umi sangat marah saat mendengar ucapan suster itu untuk anak nya Sean.
dia menghampiri suster itu dan ..
PARSS
Tamparan mendarat di wajah suster itu seketika umi memaki nya.
" saya tidak tau apa masalah kamu dengan anak saya tapi.. kali ini kamu sudah sangat kelewatan! " ucap umi menggebu gebu
" Anda.. berani nya anda tampar saya?!" ucap suster itu dan ingin menampar umi balik.
namun sebelum suster itu menampar umi Dhea sudah lebih dulu mendaratkan tangan nya di wajah suster itu.
PARRRSS..
" jgn pernah sekali kali kau mendaratkan tangan kotor mu kearah ibu ku! jika tidak akan ku pastikan nyawa mu hilang di tempat!" ucap Dhea membuat suster itu bergidik ngeri.
kemudian Dhea menampar suster itu berulang kali sampai tamparan kesepuluh Dhea menghentikan tamparannya.
" ini adalah akibatnya jika ada yg berani mengangkat tangan kearah orang tua ku! kau masih beruntung ini di rumah sakit jika tidak bisa ku pastikan nyawa mu hilang!" kata Dhea Sinis
kemudian Dhea menyapu pandangan nya keseluruh dokter dan suster yg ada di bangsal Gus Sean dan tatapan nya jatuh kearah 3 suster yg membantu suster singing itu melepas alat Gus Sean.
" kita belum menghitung pelanggaran kalian!" ucap Dhea kemudian berjalan kearah mereka dan mereka mendapatkan masing masing tamparan sebanyak 5 kali.
tak lama kemudian Daffa, Dessi, penghulu dan anggota black cobra telah tiba hal ini justru kembali membuat seisi rumah sakit yg menonton kembali terkejut pasalnya mereka tau bahwa mereka adalah anggota black cobra yg terkenal kejam dan sadis dalam melakukan tugas nya,mereka tau itu dari pakaian yg di pakai mereka dan..
ouh apakah kedua orang itu adalah queen and king sang tangan kanan black cobra? lalu siapa gadis berhijab itu? batin para penonton itu.
" apa yg terjadi?!" tanya Daffa menghampiri Dhea.
__ADS_1
" bawakan saya tangan mereka!" ucap Dhea tegas.
seketika raut wajah dokter beserta suster yg lain berubah menjadi takut. untung saja mereka tidak melakukannya tadi! batin para suster dan dokter yg tidak ikut campur tadi.
" baik lady!" ucap Daffa
deg deg deg.
kerumunan orang kembali terkejut di buat nya.
" apa itu lady black?"
" ap apa di dia lady?"
" sungguh malang nasib para suster itu!"
ucap mereka yg menyaksikan itu semua.
" tidak tidak.. kami semua hanya mengikuti perintah suster itu kami tidak ingin melakukan nya!" ucap salah satu dari ketiga suster yg di tampar Dhea tadi
" tidak.. kalian sendiri yg mau mencabut alat itu!"ucap suster sombong tadi saat ini nyali nyasungguh menciut.
dia sama sekali tidak menyangka bahwa orang yg dia ganggu adalah lady black cobra.
" hey tadi kmu yg bilang akan menanggung semua nya! kami hanya mengikuti mu!" bentar suster yg lain.
"STOPPPP!" Bentak Dhea. " kalian semua bawa ke 4 suster ini dan untuk ke 3 suster kalian berikan 1 tangan mereka! namun..( melirik kearah suster sombong itu ) untuk dia berikan aku kepala nya!" ucap Dhea tajam namun penuh ketegasan.
jeddaarr bagai di sambar petir semua orang kembali menyaksikan kekejaman lady black cobra ini.
bagai mana tidak dia masih tetap tenang saat mengucapkan kata kata itu
" tidak tidak jgn bunuh saya jgn bunuh saya! saya minta maaf!" ucap suster itu meronta-ronta.
" bu tolong Bu! bilang pada nya jgn bunuh saya!" ucap suster itu bersimpuh di kaki umi.
" bangunlah!" ucap umi dan suster itu bangun.
kemudian umi berjalan menghampiri Dhea yg masih tak bergeming dari tempat nya. umi menepuk dan mengelus punggung Dhea guna menenangkan nya.
" nak! ( Dhea menoleh ) jgn lakukan hal itu! jgn menjadi pembunuh karena hal ini!" ucap umi lembut. " nyawa adalah urusan Tuhan dan kita tidak boleh melakukan hal itu!" ucap umi lagi.
" tapi umi.."
" nak percayalah, Gus Sean tidak akan suka jika kamu melakukan ini!" seru umi lagi.
__ADS_1
" baiklah!( ucap Dhea pasrah ) kalian semua bawakan aku 2 tangan suster ini!" ucap Dhea pelan.
setelah itu beberapa anggota black cobra menyeret ke 4 suster itu yg masih menangis dan memohon ampun namun Dhea tidak menghiraukan nya sama sekali.
setelah itu suasana kembali tenang dan alat yg di lepaskan tadi sudah kembali melekat pada tubuh Gus Sean.
" kalian semua bisa pergi!" ucap Dhea pada semua orang yg menonton kejadian tadi.
" pastikan ponsel kalian tidak ada yg mengunggah kejadian tadi karena kalau tidak...( Dhea melirik mereka semua ) kalian akan tau akibat nya!" seketika semua orang sibuk dengan ponsel masing masing dan menghapus video yg mereka rekam tadi.
" tunggu apa lagi cepat pergi!" seru Dhea lagi dan mereka semua pergi walau ada perasaan enggan.
setelah ruangan kosong skrg hanya terisi satu dokter dengan beberapa suster dan beberapa anggota black cobra yg masih di tempat.
sontak mata mereka menatap kearah penghulu yg berada di sana.
" nak siapa yg ingin menikah?" ucap umi pada Dhea.
" nak ngapain mereka membawa penghulu kesini?" tanya bunda juga.
" Dhea akan nikah hari ini bersama Gus Sean!" ucap Dhea tegas membuat mereka terkejut.
pasalnya siapa yg mau membuang hidupnya dengan orang yg tengah sekarat seperti ini batin mereka semua.
" nak kamu tidak perlu melakukan ini saya g!" ucap umi terharu dengan keputusan Dhea.
" tidak umi Dhea akan tetap melakukan nya! tolong
restui kami!" ucap Dhea mencium tangan umi.
" umi merestui mu nak umi merestui mu!" ucap umi langsung memeluk Dhea erat.
" bunda juga merestui mu sayang!" ucap bunda mengelus kepala Dhea.
" ayah juga merestui mu sayang!" ucap ayah yg sudah berada di depan pintu.
" Aby merestui kalian!" ucap Aby yg juga berada di sana
" makasih makasih banyak!"
kini mereka semua tengah duduk di samping bangsal Gus Sean ayah menjabat tangan Aby dan mengucapkan kalimat..
" saya nikahkan dan kawinkan anak saya Dhea zheyyfa Amanda dengan ananda Sean ananda dengan mas kawin seperangkat alat sholat di bayar tunai!" ucap ayah Dhani.
" saya terima nikah dan kawin nya ananda Dhea zheyyfa Amanda dengan anak saya ananda Sean ananda seperangkat alat shalat dibayar tunai!" ucap Aby lantang.
__ADS_1
" bagaimana para saksi sah?" tanya penghulu itu.
"...