
HARI HARI SETELAH PENYERANGAN
.....
Hari hari setelah penyerangan pun di lalui Dhea dengan sangat menyakitkan.
Dhea harus mendengar cibiran dari anak anak santri lain nya.
begitu menyakitkan nya Dhea di tambah dengan Gus Sean yg selalu menghindar dari nya.
" ukh.. ukhti Dhe Dhea... di di pa panggg ggill Abi kyai ke ruang dewan!" seru santriwan itu dengan gugup menahan takut nya.
" hmn baiklah"
Dhea pergi ke tempat yg sudah di beri tahu kan oleh santriwan tadi.
sepanjang jalan tak luput Dhea rasakan cibiran demi cibiran yg keluar dari mulut para santriwan dan santriwati.
" huhu dasar jahat! masih ada muka tu untuk disini" cibir santri I
" iya tuh tebel banget tu muka!! kalo saya mah udh pergi dari ponpes ini dari kemaren kemaren!" seru santri II
" dasar pychycopat !! usir aja dia dari ponpes ini!!" seru santri lain nya.
di satu sisi ada sepasang mata menatap ke arah Dhea yg di hina oleh santri lain begitu sakit hatinya melihat orang yg di kasihi nya di hina oleh org lain.
__ADS_1
" maafkan saya Dhe! saya tidak bisa berbuat apa apa! sungguh saya kecewa sama kamu!" gumam Gus Sean menatap Dhea
.....
di ruang dewan sudah banyak ustadz/ ustadzah beserta Abi umi dan Gus Sean.
Dhea duduk di antar ustadzah ustadzah di sana .
" mungkin ini akhir dari segalanya! maafin Dhea umi Abi Gus Sean!!" gumam Dhea meneteskan air mata nya kemudian menarik nafas dalam-dalam.
" baik sebelum nya saya minta maaf kepada nak Dhea! saya tau niat kamu baik telah membantu ponpes Al ikhlas dari bahaya nya Genk serigala namun saya juga harus mengambil jalan tengah dari semua ini! ini menyangkut kepentingan bersama nak! banyak santri yg mengeluh akan hal ini! maka dengan berat hati saya meminta maaf karena kami harus memulangkan kamu nak!!" seru Abi kyai parau menahan gejolak di hati nya.
" sebagai seorang Abi yg selalu kamu panggil! Abi berharap kamu akan istiqamah dalam berjihad di jalan Allah! jauhi segala larangan Allah nak! amalkan lah ilmu yg sudah kamu dapat saat kamu belajar di ponpes Al ikhlas ini nak! jadikanlah semua ini pelajaran! kami disini bukan membenci mu melainkan kami menyayangimu nak! semangat lah menuntut ilmu walau tidak di ponpes ini lagi!!" jelas Abi tersenyum ke arah Dhea.
seketika Dhea kembali meneteskan air mata nya Dhea menatap kearah Gus Sean berharap Gus Sean akan mencegah nya namun hasil nya nihil Gus Sean sama sekali tidak perduli padanya.
" ( menarik nafas dalam dalam ) baiklah Abi !! Dhea terima keputusan ini! terimakasih sudah mengizinkan Dhea tinggal disini walau untuk beberapa bulan saja! Dhea janji tidak akan pantang menyerah Dhea akan selalu bersemangat berhijrah di jalan Allah! jika ini sudah keputusan bersama maka Dhea terima semua keputusan ini !! untuk itu Dhea mohon diri!!" ujar Dhea tersenyum getir ke arah mereka semua yg ada di ruang dewan ini.
" baiklah Dhea;"
" assalamualaikum.."
" waalaikumsalam.."
....
__ADS_1
Dhea keluar dari ruang dewan dengan wajah sembab akibat menangis.
Dhea berlari ke asrama nya dengan air mata yg kian membanjiri wajah cantik nya.
" Dhea bagaimana?" tanya Syifani khawatir saat Dhea langsung memeluk nya.
" aku akan pulang syif! aku tidak akan disini lagi! kamu baik baik disini ya! " seru Dhea kepada Syifani.
" dhe!! jgn tinggalkan aku Dhe! aku tidak ada teman lagi disini! " seru Syifani ikut menangis
" Syifa! aku tidak bisa disini lagi! aku sudah selesai belajar di ponpes ini! keinginan ku untuk pergi dari sini sudah terpenuhi syif! kamu baik baik disini!"
" tapi Dhea.."
" sore ini aku akan pergi Dhe! kamu baik baik lah disini! makasih sudah mau menjadi sahabat ku selama aku di ponpes ini! kamu adalah sahabat terbaik ku Syifa! aku tidak akan pernah melupakan mu!" seru Dhea kembali memeluk Syifani.
" aku juga Dhe!!"
....
HALO GUYS GIMANA CERITANYA?
SERU GA? MAAF AUTHOR JARANG UPDATE SEKARANG KARENA AUTHOR BANYAK TUGAS SEKOLAH!!
KALAU KALIAN SUKA DENGAN CERITA 'SEBENING CINTA GUS PESANTREN' JANGAN LUPA VOTE + COMENT + LIKE YA
__ADS_1
♥️♥️♥️