
RUMAH SAKIT
....
Dhea dan Daffa sedang menunggu di luar ruang Operasi yg saat ini tengah menangani Gus sean.mereka sudah berpakaian formal seperti biasa agar tidak menakuti orang orang yg berada di rumah sakit itu.
..
Sudah hampir setengah jam mereka menunggu di RS namun belum juga ada perkembangan.
jadi Dhea memutuskan untuk kembali ke ponpes agar mereka semua tidak curiga
" daff gua balik dulu.. tolong jaga Gus Sean.. kabarin Gua kalo ada apa apa.. dan ingat 1 jam setelah gua pergi loe harus hubungin Abi kyai.. paham kan?" seru Dhea menjelaskan semuanya.
" hmn iya-iya loe tenang aja.. jgn banyak pikiran tenangin diri.. " pinta Daffa menasehati Dhea sambil mengelus bahu Dhea.
" hm makasih Daff.. " ujar Dhea memeluk Daffa sejenak
" sama sama"
...
Dhea pun memutuskan kembali ke ponpes.
sesampai nya di ponpes dia menuju asrama dengan mata sembab di tambah lagi dengan Syifani dan Lissa n the Genk yg juga sedang bersedih atas kejadian yg menimpa Gus Sean.
" assalamualaikum.."
" waalaikumsalam.." seru mereka serempak
" Dhea!!" ujar dini sedikit berteriak karena kaget
" kmna aj kamu Dhea? bikin orang khawatir saja!" seru Rini menghampiri Dhea di ranjang nya dan di susul dengan Syifani Lissa dan dini.
" aku tadi keluar ponpes sebentar.. ada urusan.. " ujar Dhea.
" hmn besok besok kalau mau keluar bilang dulu.. jgn bikin org khawatir.." seru Lissa sedikit bawel
" iya..
" kamu sudah tau Dhe?" tanya Syifani mengisyaratkan tentang keadaan Gus Sean.
" sudah!! tadi aku mendengar nya dari santri wati lain nya" seru Dhea kembali meneteskan air mata
" hmn syukurlah.. bagaimana keadaan Gus Sean saat ini? aku sungguh khawatir.. pasalnya dia di bawa oleh Genk black cobra.." seru Lissa menangis.
" sabar Lissa.. Gus Sean baik baik saja.." ujar Dhea yg langsung mendapatkan tatapan intens dari mereka
" dari mana kamu tau Dhe?" tanya dini penuh selidik
" hmn itu.. anu.. em.. aku denger denger Genk black cobra lah yg membantu ponpes kita.. jadi ku fikir Gus Sean pasti aman.." kilah Dhea berbohong.
" aku tahu kamu sedang berbohong Dhe.." gumam Syifani terus menatap Dhea.
" hmn syukurlah.."
...
tiba tiba di sela percakapan mereka umi nyai datang sambil membawa kabar.
Dhea pun teringat atas perintah nya tadi pada Daffa dan benar saja skrg sudah lewat dari satu jam setelah kepergian nya.
" assalamualaikum.." salam umi
__ADS_1
" waalaikumsalam warahmatullahi.. " jawab mereka
" ada apa umi? kenapa terburu buru.." seru Lissa sembari menghampiri umi dan menuntunnya untuk masuk ke asrama
" umi punya kabar.. " seru umi
" kabar apa umi?" tanya Syifa penuh khawatir
" Sean sedang di rawat di RS PELITA tadi Anggota black cobra yg memberi tau kan" seru umi semangat
" Alhamdulillah.. terus bagaimana keadaan Gus Sean saat ini? " tanya dini mulai tenang dan Dhea menyimak semangat menunggu jawaban umi.
" hmn katanya dokter belum keluar dari r. operasi.. " jelas umi sedih.
" innalilahi.. semoga Gus Sean tidak apa apa.. " Rini berucap sedih.
" terus skrg gimana umi?" tanya Syifani
" umi dan Abi akan ke RS PELITA skrg.."
" umi Syifa ikut!" unjuk Syifa penuh harap.
" Dhea juga umi.. Dhea mohon umi.. Dhea sangat khawatir dengan Gus Sean.." ujar Dhea penuh harap
" baiklah kalian boleh ikut.. untuk Lissa Rini dan dini kalian tetap disini saja.. nanti jika ada kabar mengenai Sean umi pasti akan kabarkan kepada kalian.." seru umi sambil mengelus bahu mereka satu persatu
" iya umi tidak apa apa.."
" yasudah kami pergi dulu ya.."
" assalamualaikum.. " salam Dhea Syifa dan umi
" waalaikumsalam.." jawab Lissa n the Genk
....
" kamu yg menghubungi kami tadi? " tanya Abi pada Daffa.
" iya pak kyai.. saya yg mengubungin pak kyai tadi.." ujar Daffa penuh sopan.
" terima kasih nak.."
" Daffa Bu nyai.." ujar Daffa memperkenalkan diri
" eh iya nak Daffa.."
mereka semua menunggu Gus Sean dengan wajah penuh khawatir.
Tampa mereka sadari bahwa Dhea telah memberi isyarat pada Daffa untuk menemui nya di kantin RS PELITA.
" umi Abi Syifa .. Dhea ke kantin dulu beli minuman.." ujar Dhea.
" aku temenin ya Dhe.." seru Syifa
" eh ga usah syif.. kamu disini saja.. tungguin Gus Sean.." ujar Dhea menolak untuk di temenin
" hmn yasudah hati hati " seru Syifani
" iya..
...
Dhea menemui Daffa di kantin RS PELITA terlihat Daffa sedang menyandarkan kepalanya di ujung kursi
__ADS_1
" Daffa.."
" Dhe.. ada apa?" tanya Daffa
" gimana perkembangan anggota serigala yg di bawa kekantor polisi?" tanya Dhea
" hmn aman Dhe.. polisi sudah menahan mereka.. ternyata bukan hanya ini kasus mereka.. tapi mereka juga menjadi penjual barang barang terlarang.." jelas Daffa pada Dhea
" bagus lah kalo begitu.. terus gimana dengan tawanan yg di akuisisi ?" tanya Dhea lagi
" hmn DESSI sudah mengurus nya di basecamp.. loe tenang aja.. " seru Daffa yg tau bahwa sahabat nya ini sedang gelisah
" huffhh sungguh melelahkan hari ini.. " ujar Dhea yg ikut menyandarkan kepalanya di ujung kursi
" ada apa Dhe?" tanya Daffa yg sudah penasaran karena Dhea dari tadi terlihat sangat khawatir pada Gus Sean
" apanya ada apa?" tanya Dhea bingung
" gua tau loe khawatir dengan orang itu.." jelas Daffa
" loe paling bisa mengerti gua.." seru Dhea sedikit bercanda
" ada apa Dhe?" tanya Daffa lagi dengan wajah serius.
" hmn sebenarnya.. sebenarnya.. ( dhea gugup sebelum akhirnya air mata nya lolos seketika ) "
" Dhea loe kenapa? cerita ke gua!" seru Daffa sambil berpindah duduk menjadi lebih dekat dengan Dhea.
" gua takut Daff.. gua takut Gus Sean kenapa kenapa.. gua ga mau kejadian seperti Rama terulang kembali.. gua ga mau Daff.." seru Dhea yg sekarang terisak sempurna.
" loe yg sabar Dhe.. berdoa pada Allah semoga Sean tidak apa apa.." ujar Daffa mengelus pundak Dhea
" hmn tapi gua takut Daff.. gua ga mau kehilangan Gus Sean.. gua sanggup kehilangan untuk kedua kalinya.." jelas Dhea masih terisak
" hmn yg sabar loe pasti kuat Dhea.."
Tampa mereka sadari ternyata dari tadi Syifani berdiri tidak jauh dari mereka dan dia mendengar semua nya.
ada perasaan bersalah pada Dhea karena sudah melarangnya untuk menjauhi Gus Sean namun juga ada perasaan kesal setelah mengetahui kebenaran.
" Dhea!!" ujar Syifani membuat Daffa dan Dhea kaget.
" syi.. syiffa... ka kamu ngapain disini?" tanya Dhea gugup
" apa yg sebenarnya terjadi Dhe? apa yg kamu sembunyikan ?" tanya Syifani penuh selidik
" aku ga sembunyikan apa apa Syifa.."
" aku udh denger semua nya Dhe.. jadi tolong jujur.." seru Syifani
" hmn baiklah akan aku jelaskan.."
" jelaskan lah Dhe.."
" jadi...."
....
HALLO GUYS GIMANA CERITANYA?
SERU GA?
MAAF AUTHOR JARANG UPDATE SEKARANG KARENA AUTHOR BANYAK TUGAS SEKOLAH..
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE + COMENT+ LIKE YA
♥️♥️♥️