Sebening Cinta Gus Pesantren

Sebening Cinta Gus Pesantren
#eps 42


__ADS_3

MEMBERI KABAR


🌸______________🌸


siang ini markas besar black cobra di datangin sekelompok orang yg mengaku ngaku disuruh oleh lady black cobra.


mereka bersikeras bahwa mereka di suruh oleh lady black cobra tapi itu semua juga dengan keras di bantah oleh org org black cobra.


" percayalah kami memang di utus oleh lady! " seru salah satu dari mereka


" heh kalian pikir siapa kalian bisa mendapatkan kehormatan bertemu dgn lady kami!" jawab anggota black cobra dengan sombong nya.


( para anggota ini adalah anggota baru dan mereka juga tidak pernah bertemu secara langsung dengan lady black cobra )


" kami mempunyai bukti!" seru mereka mengeluarkan secarik kertas


" hanya ini? hanya kata kata tak jelas ini dan kau berani untuk menipu kami? sudah bosan hidup?" tanya anggota baru black cobra.


tiba tiba sebuah mobil LaFerrari edisi terbatas muncur ke arah mereka dan dengan cepat penjaga itu berlari dan membukakan pintu lalu keluarlah seorang pria tampan serta wanita cantik di samping nya.


" ada apa ini? siapa kalian? tidak sembarangan org bisa masuk kesini dan kalian..?" tanya DESSI dengan tatapan tajam nya.


" hormat kami king dan queen " seru beberapa.penjaga bersamaan.


" hormat kami king dan queen!" seru sekelompok muda tersebut.


" siapa kalian? " tanya Daffa dingin.


" kami kesini ingin meminta perlindungan kepada black cobra king!" ujar salah satu dari mereka


" atas dasar apa?" tanya DESSI mengernyitkan alisnya.


" lapor king kami sudah ingin mengusir mereka namun mereka bersikeras untuk tetap tinggal dan mereka juga bilang bahwa mereka di utus secara langsung oleh lady black cobra dengan secarik kertas yg berisikan coretan aneh!" jelas para anggota penjaga yg tadi sangat arogan.


seketika raut wajah Daffa dan Dessi berubah menjadi serius sambil menatap orang orang di depan nya itu


" berani nya kalian berbohong?!" geram Dessi tegas dengan aura membunuh yg kuat.


" sungguh queen kami tidak bohong kami memang di utus oleh lady sendiri!'' jelas mereka.


" kalian..." seru Dessi geram dan ingin menyerang mereka karena dia sangat sedih dgn apa pun yg menyangkut dengan Dhea sahabat mereka yg kini ntah kemana keberadaan nya.


" tunggu!" ujar Daffa sehingga Dessi pun berhenti.


" apa yg di berikan oleh nya?" tanya Daffa dgn aura mengintimidasi.


" ini king!"


Daffa mengambil kertas itu dan mereka berdua melihat apa isi kertas itu seketika raut wajah mereka menjadi lebih tegang hal ini sontak membuat para anggota penjaga menjadi takut karena ekspresi pemimpin mereka yg langsung berubah saat memandang kertas itu dan dengan segera beberapa penjaga itu ingin langsung mengangkat senapan mereka kearah sekelompok itu.


" tunggu!" bentak Daffa tegas dan lantang kepada anggota nya


" siapa yg memberi kalian keberanian mengangkat senapan itu di hadapan ku?" tanya Daffa dengan mata tajam nya.


" ma maaf king kami hanya melihat raut wajah yg berubah dari king!" jelas mereka


" kalian mendapat ini dari nya?" tanya Daffa yg di maksud oleh nya adalah Dhea


" ya kami mendapat kan itu nya!"


seketika Daffa dan Dessi saling pandang dalam waktu yg di bilng cukup lama.


kemudian bibir mereka melengkung indah hal ini justru membuat bingung para anggota penjaga black cobra.

__ADS_1


" dimana kalian mendapatkan ini?" tanya DESSI dengan aura bahagia.


" kami mendapatkan nya di sebuah desa terpencil di pinggiran kota x !" jelas mereka.


" apa ada yg dia perintahkan pada kalian untuk di beritahukan pada kami?" tanya Daffa.


" dia hanya memberi kami perintah untuk bertemu king black cobra dan memperlihatkan gelang ini dan dia bilang tidak ada hacker yg lebih baik selain king!" ujah mereka serempak.


Daffa tersenyum " baiklah kalian di terima disini dan ingat baik baik ini pada kalian semua!" ujar Daffa pada seluruh anggota black cobra yg berada di gerbang depan.


" mulai sekarang mereka adalah anggota kita dan tidak ada yg boleh saling mengganggu satu sama lain! karena mereka di utus oleh lady kita sendiri!" ujar Daffa lantangnya.


para penjaga tadi terkejut dan tanpa sadar mereka menjilat perkataan mereka sendiri


" baik king!" riak mereka serempak.


" dan kalian semua ikut aku dan mulai skrg kalian adalah anggota dari black cobra dan barang siapa yg berkhianat maka kalian akan tahu akibatnya!" seru Daffa kemudian beranjak pergi ke dalam mansion mewah dan megah dengan kecanggihan yg terpapar dimana mana di ikuti oleh sekelompok orang itu.


...


berbeda dengan itu disini Dhea dan ayu sudah siap untuk bergegas ke kota agar bisa menelpon keluarga Dhea di ibu kota.


di temani ayu dan Haris mereka pun pamit kepada Abah Anom untuk pergi dalam 2 hari ini.


" Abah Dhea ayu dan Haris pamit ingin ke kota untuk menelpon keluarga di rumah karena Dhea takut mereka Pasti khawatir tentang keadaan Dhea!" jelas Dhea dengan sungguh sungguh.


" pergilah nak dan jaga diri kalian masing masing cepat kembali!" ujar Abah Anom


" baiklah Abah kalo gitu kami permisi!" ujar Haris kemudian menyalami Abah Anom di susul Dhea kemudian ayu


" tok ! ( panggilan untuk kakek dari ayu adalah Atok ) ayu permisi dulu!" ujar ayu kemudian mencium tangan Abah Anom


" hati hati!"


" assalamualaikum Abah!"


saat ini Dhea Haris dan ayu sedang berada di terminal desa x untuk memesan karcis agar bisa memasuki bus menuju kota.


namun keberangkatan mereka di ulur hingga selepas shalat ashar yg memungkinkan bagi mereka untuk jalan jalan terlebih dahulu serta menyewa penginapan sederhana untuk beristirahat sejenak sebelum nanti waktu keberangkatan tiba.


" kita mau kemana dulu ni?" tanya Dhea pada Haris dan ayu.


" hmn gimana kalo kita pergi ke pasar siang malam di Deket Deket sini?" usul ayu dengar semangat.


" boleh juga tu ayo deh!" ujar Dhea tak kalah semangat


" baiklah ayo kita ke sana"


mereka menuju pada siang malam seperti nama nya pasar itu buka dari siang hari hingga malam hari dan disana juga terdapat permainan permainan seru seperti biang Lala, kereta putar, lempar pisau, tembak balon dan masih banyak lagi permainan seru lainnya.


saat ini Dhea Haris dan ayu sedang berada di sebuah stand lempar pisau dan mereka ingin memainkan permainan itu.


jika pisau itu mengenai ke 6 apel merah maka hadiah nya adalah sebuah boneka Teddy bear berukuran besar namun tidak terlalu besar dan juga sepasang gantungan kunci berbahan rotan yg di pahat sangat indah dan Dhea menyukai gantungan itu untuk di berikan nya kepada Gus Sean saat mereka bertemu nanti.


" aku mau main itu!" tunjuk Dhea pada sebuah stand


" hmn tapi itu susah teh!" ujar Haris saat melihat stand lempar pisau yg di tunjuk oleh Dhea.


" tidak ada yg tidak mungkin jika kita berusaha!" jelas Dhea dengan senyum manis nya.


" sudah lah a' Haris tidak apa apa ayu mah yakin teh Dhea bisa lakuin nya!" ujar ayu bagaimana bisa dia tidak bisa melempar pisau itu dengan mudah sedangkan jantung org saja bisa lolos dari jarak yg jauh! batin ayu sambil menggelengkan kepalanya saat melihat Dhea kembali.


mereka menghampiri STAND itu dan bertemu dengan 4 orang anak laki laki berusia sekitar 20 itu

__ADS_1


" permisi pak kami ingin main permainan ini!" ujar Dhea pada penjaga stand


" ini dan lemparkan pisau itu kepada ke 6 apel merah itu!" ujar penjaga stand


" huh seorang gadis seperti kamu ingin bermain permainan sulit ini? sungguh tak masuk akal!" gerutu pemuda di sampingnya.


" hey mendingan sekarang kamu pergi dari sini karena kita yakin kamu tidak akan bisa melakukan nya!" seru pemuda yg lain nya.


" tidak mencoba bagaimana bisa tau?" ucap Dhea dgn nada malas bahkan bagi nya ini sangat mudah.


" dasar keras kepala kita lihat saja bagaimana dia bisa melemparkan pisau itu tepat sasaran!" ujar mereka


namun....


sraak sraak sraak sraak sraak sraak suara pisau yg berhasil menembus apel merah itu dengan sekali lemparan 6 pisau pun berhasil mengenai 6 apel merah tersebut namun yg paling mengejutkan mereka adalah bagaimana mungkin seorang wanita cantik berhijab bisa melakukan hal yg sangat sulit ini bahkan saat melakukan nya dia sama sekali tidak melihat ke arah apel merah tersebut.


hal ini tak hanya mengejutkan para pemuda dan penjaga stand tapi hal ini jga mengejutkan Haris ayu dan orang orang yg melihatnya.


" ini.. ini.. bagaimana mungkin? ka kamu bi bisa melakukan nya tanpa melihat?" seru pemuda yg sombong itu dengan nada terbata bata.


" heh bahkan ini terlalu mudah bagi ku!" ujar Dhea ketus.


apa? mudah? terlalu? huh orang seperti apa dia sebenarnya?! batin semua orang


" ma maaf kan kami! kami tidak bermaksud menyinggung mu!" ujar mereka


" baiklah kali ini kalian aku lepaskan karena suasana hati ku sangat baik hari ini dan skrg pergilah sebelum aku berubah pikiran!" seru Dhea sambil menatap ke arah depan tanpa menoleh ke arah mereka.


" ba baik lah kami permisi!"


kemudian penjaga stand memberikan boneka Teddy bear kepada Dhea beserta sepasang gantungan kunci berbahan rotan yg indah itu.


" ambil ini untuk mu ayu sebagai tanda pertemanan ku untuk mu!" seru Dhea sambil memberikan boneka Teddy bear kepada ayu


" terimakasih teh ayu pasti akan menjaga nya dgn baik! "


" aku percaya kok!"


" ehemm masa ayu saja yg di kasih Haris mana teh?" tanya Haris yg di buat buat sedih oleh nya.


" hehehe ga usah teh a' Haris mah ga usah di kasih juga gpp kok lagian dia nyebelin sih!" seru ayu menertawai Haris yg saat ini mukanya cemberut.


" tenang saja aku ada hadiah juga untuk kamu tapi nanti setelah kita kembali ke padepokan lima sila!" seru Dhea


" janji kan teh?"


" iya janji!"


" ogheh kalo gitu!"


" yasudah ayo kita balik teh yu! hari sudah hampir sore dan sebaiknya kita beristirahat dulu di penginapan itu!" saran Haris pada kedua wanita cantik di depannya.


" benar kata Haris ayo kita kembali!"


" ayo teh.."


.......


**Hallo guys gimana cerita nya?


seru ga?


kalo seru jangan lupa vote + coment + like

__ADS_1


kalian juga boleh memberi saran apa ygharus author lakuin setelah ini!?🤔🤔


salam hangat author**🖤🖤🖤


__ADS_2