Sebening Cinta Gus Pesantren

Sebening Cinta Gus Pesantren
#eps 26


__ADS_3

MINTA MAAF


....


Gus Sean dengan susah payah mencari keberadaan Dhea yg tadi pergi karena ulah nya. sungguh dia sangat menyesal saat ini.


Gus Sean mencari Dhea ke semua tempat mulai dari depan belakang sampai kantin pun dia sudah mencari nya namun tidak satu pun tempat dia menemui Dhea. kemudian Gus Sean teringat satu tempat yg belum dia kunjungi yaitu TAMAN'. Gus Sean mulai mencari Dhea di taman dengan satu tangan sambil memegang perut nya yg terkena tusukan kemaren dengan satu tangan lagi memegang selang infus.


benar saja saat Gus Sean sampai dia melihat satu gadis di ujung taman sambil menangis ada perasaan bersalah di hatinya yg menggerakkan dia untuk menghampiri gadis itu.


" Dhe.." sapa Gus Sean yg masih berdiri sambil menahan sakit di perut nya akibat terlalu banyak gerak.


" Dhe maafkan saya.. sungguh saya menyesal!" jeals Gus Sean dengan tulus nya.


" menyesal hemn?" seru Dhea sambil melirik tajam kearah Gus Sean yg sedikit menahan sakit nya.


" saya hanya kesal Dhe sungguh hanya itu! saya kira kamu tidak perduli terhadap saya! saya minta maaf! " seru Gus Sean menunduk karena jahitan nya sudah terlepas dan darah segar pun mengalir namun terhalang dengan tangan nya.


"kembali ke kamar mu Gus" punya Dhea yg masih enggan melihat Gus Sean.


" maaf kan saya Dhe.." Gus Sean terbata bata dengan suara bergetar


Dhea yg mendengar ada getaran di nada bicara Gus Sean pun menoleh dan mendapati Gus Sean dengan darah yg mengalir di baju nya.


" astaghfirullah.. mengapa seperti ini? apa Gus Sean terlalu banyak gerak? kenapa ceroboh begini sih Gus?!" ujar Dhea panik yg tak menghiraukan lagi pepatah pesantren yg mengatakan laki laki dan perempuan tidak boleh bersentuhan pasal nya ini keadaan darurat.

__ADS_1


" saya tidak apa apa Dhe.. to..long.. ma.. aaf kan ss..ayaa.." seru Gus Sean yg mulai melemah dan kemudian pingsan, untung nya Dhea dengan seluruh tenaga nya mencoba menahan Gus Sean agar tidak jatuh dengan keras.


Tampa sadar air mata nya pun jatuh sembari memangku kepala Gus Sean di paha nya.


" Gus.. Dhea sudah memaafkan Gus Sean.. sungguh! tapi jangan seperti ini! Dhea tidak suka Gus! sadarlah!" seru Dhea menangis hebat.


" dhee.. jgn menangis.. sa.. ya.. t t daak.. apa apa! ssuu..nggu..hh !" ujar Gus Sean mencoba tersenyum dengan tangan nya yg masih menekan perutnya.


Tampa pikir panjang Dhea berteriak sekeras mungkin agar ada orang yg akan menolong Gus Sean.


" tolonggggggg.. tolonggggggg.. siapa pun tolong sayaaaa.. " riak Dhea dengan tangis nya


Tampa selang waktu beberapa orang pun datang dan membopong tubuh Gus Sean ke UGD dan perawat membawanya keruang operasi.


di depan r.operasi Dhea terus menangis dia tak henti hentinya menyalahkan dirinya atas hal yg menimpa Gus Sean.


" sudah Dhe.. yg sabar.. Gus Sean tidak akan kenapa kenapa! kita berdoa saja Dhe.." seru Syifani mencoba menyemangatkan Dhea sambil mengelus bahu nya.


" aku takut syif.. ini semua salah ku.. Gus Sean begini karena mencari ku.. aku ga mau dia kenapa kenapa!" ujar Dhea yg masih setia menangis


" sudah Dhea ini bukan sepenuhnya salah mu!" ujar Syifani yg beralih memeluk Dhea.


....


sejam kemudian Gus Sean sudah kembali keruangan tempat nya di rawat biasa.

__ADS_1


dengan perasaan kalut Dhea duduk di samping ranjang Gus Sean.


tak kuasa dia menahan tangisnya yg kini pecah seketika saat melihat Gus Sean terbaring lemah.


" Gus.. maafkan dhea! Dhea salah Gus maafkan Dhea! jangan hukum Dhea seperti ini! Dhea tak sanggup Gus! sadarlah Gus!" dhea berucap sambil terus menatap nanar ke arah pujaan hatinya.


" Dhea sebaiknya kamu istirahat dulu.. kemaren kamu kurang tidur! biar aku yg menjaga Gus sean! jgn lupakan kesehatan dirimu Dhe.." Syifani menasehati Dhea sambil mengelus bahu Dhea lembut.


" tidak Syifa.. aku harus menunggu Gus Sean! aku tidak ingin dia marah lagi pada ku saat dia sadar aku tidak di samping nya! aku tidak mau Syifa!" seru Dhea yg masih menangis


" apa kamu tidak percaya pada ku Dhe? aku pasti akan membangun kan mu jika Gus Sean sadar! aku janji!" ujar Syifani lagi


" tapi .."


" Dhe.. kesehatan mu juga penting Dhe.. bagaimana kamu akan menjaga Gus Sean jika kamu sendiri nanti nya akan sakit!" seru Syifani mencoba mencari cara agar Dhea mau istirahat


" baiklah Syifa.. tapi jika ada apa apa tolong bangun kan aku!"


" pasti Dhe.. akan ku bangunkan!"


" terimakasih.." seru Dhea sambil memeluk Syifani


" sama sama.. jgn nangis lagi! masa leader Black cobra menangis! apa kata orang nanti jika melihat nya!" goda Syifani pada Dhea agar sedikit menghibur nya.


" hehehe kau bisa aja syif.. aku juga manusia ada kalanya bisa menjadi sangat rapuh" seru Dhea tersenyum

__ADS_1


" iya iya aku tau sahabatku ini kan memang kuat!


" hemn''


__ADS_2