Sebening Cinta Gus Pesantren

Sebening Cinta Gus Pesantren
#Eps 48


__ADS_3

MATA INDAH & MELATIH PARA JAWARA


🌸______________________________________🌸


Pagi ini Gus Sean berkunjung kembali kerumah sakit tempat dimana ayah Aisyah di rawat.


entah kenapa rasanya ia ingin selalu melihat mata indah yg amat sangat di rindukan nya itu.


sesampainya di depan pintu ruang rawat ayah Aisyah Gus Sean mendengar suara lantunan ayah suci Alquran yg amat merdu dan hatinya terasa nyaman saat mendengar suara itu! Tampa sadar senyuman tersungging di bibir nya dan Tampa sadar langsung membuka pintu kamar.


Gus Sean termenung saat menatap sesosok wanita berniqab yg sedang duduk di atas sajadah sambil melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan merdu dan indah.


" assalamualaikum.." seru Gus Sean


" eh waalaikumussalam warahmatullahi akhi?" seru Aisyah sedikit kaget.


" maaf saya mengagetkan mu!" seru Gus Sean


" ehem ga papa Akhi! eh mari silahkan duduk!" titah Aisyah pada Gus Sean.


" terimakasih! gimana keadaan paman?" tanya Gus Sean sambil menoleh kearah Aisyah dan Tampa sadar mata mereka saling bertemu satu sama lain.


deg.


deg.


deg.


" *mata itu indah! namun bukan orang yg sama!" batin Gus Sean menatap mata teduh nan indah itu.


" astaghfirullah perasaan apa ini ya Allah!" batin Aisya sambil mengelus dada nya di balik Khimar panjang nya*.


" ekhemm Aby sudah lumayan baik Akhi dan besok sudah bisa pulang!" ujar Aisyah lembut.


" Alhamdulillah.. ouh iya saya Sean!" Gus Sean mengenalkan dirinya.


" saya Aisyah !" jawab Aisyah lembut.


" kalau begitu saya pamit dulu dan insyaallah lusa saya akan kembali ke Indonesia!" seru Gus Sean pada Aisyah.


ada perasaan sedih pada Aisyah saat mendengar bahwa Gus Sean akan pergi lusa hari nanti.


" astaghfirullah mengapa hati ku terasa sedih! "batin Aisyah yg hendak mengeluarkan air mata namun di tahan sekuat tenaga agar tidak keluar di hadapan Gus Sean.


" semoga selamat sampai tujuan! terimakasih atas bantuan Akhi pada keluarga saya!" seru Aisyah menundukkan kepalanya.

__ADS_1


" sama sama dan saya doakan semoga paman akan di berikan kesehatan!" balas Gus Sean.


" terimakasih Akhi!"


" sama sama kalau begitu saya pamit dulu! assalamualaikum warahmatullahi!" ujar Gus Sean.


" waalaikumussalam warahmatullahi!"


tapi 5 langkah setelah Gus Sean berbalik ingin pergi Aisyah kembali memanggil Gus Sean.


" Akhi tunggu!" pinta Gus Sean


" ada apa?" tanya Gus Sean berbalik.


" ini! ( sambil menyerahkan cincin perak berukiran 'Ais' ) jika Allah mengizinkan saya ingin sekali lagi bertemu dengan Akhi dan mengambil kembali cincin ini! namun jika Allah tidak mengizinkan untuk saya bertemu Akhi kembali maka terimalah cincin ini sebagai kenang kenangan dari Aisyah untuk akhir Sean! " seru Aisyah sambil mengulurkan tangan nya.


" terimakasih!" ucap Gus Sean sambil menerima cincin perak berukiran 'Ais'


" dan terimalah ini dari saya! ( sambil menyerahkan pin / beros yg melekat pada pecinya ) jika suatu hari nanti kita diizinkan bertemu maka pakailah ini pada niqab mu agar saya dapat mengenali bahwa kamu Aisyah!" ucap Gus Sean sambil mengulurkan tangan nya.


" terimakasih Akhi!"


" sama sama! assalamualaikum warahmatullahi.."


**********


di padepokan Lima sila tepatnya di aula latihan di sana Dessi Daffa dan Dhea sedang melatih para jawara senior.


Daffa melatih para jawara senior kelas A sementara Dessi melatih jawara kelas B namun berbeda dengan Dhea dia hanya melatih Haris dan ayu saja.


Daffa melatih para jawara beberapa serangan kecil sampai beberapa serangan pamungkas beserta melatih para jawara bagaimana cara menggunakan panah, sedangkan Dessi melatih para jawara bagaimana cara berpedang dan beberapa jurus pamungkas untuk mengenalkan tubuh saat terkena serangan dari lawan.


" jika kalian ingin menjadi pembidik yg handal maka kalian harus melakukan pemanasan keseimbangan dan kelenturan pergelangan tangan maka dari itu saya memutuskan untuk kalian mengangkat dua timba air setiap sebelum latihan di mulai dan jika ada setetes saja air yg tumpah maka terus mengulang sampai 2 putaran! kita hanya punya waktu berlatih kurang lebih 1 setengah bulan dan saya berharap dalam waktu segitu kalian bisa mengamalkan apa saja yg sudah saya ajarkan!" seru Daffa tegas pada seluruh jawara yg di latih oleh dirinya.


" baik bro Daffa!" seru mereka serempak.


disisi lain..


" jika kalian ingin mahir dalam berpedang maka kalian harus melatih kelenturan pergelangan tangan dan kecepatan kalian merespon sesuatu! karena jika sedikit saja kalian lalai dalam mengendalikan pedang maka nyawa kalian yg akan menjadi taruhannya! oleh karena itu setiap hari sebelum latihan di mulai saya ingin kalian melakukan maraton selama 30 putaran dan menegangkan 2 timba air sebanyak 1 putaran! ada yg ingin bertanya?" ujar Dessi sambil melirik tajam ke arah para murid yg di latih nya.


" siap tidak sis !"


***********


di pondok pesantren Al ikhlas Syifani sedang berada di rumah kyai dan umi nyai.

__ADS_1


Syifa sedang membantu umi nyai menyiapkan makanan untuk makan siang.


" umi Gus Sean lusa pulang kan?" tanya Syifani pada umi.


" iya Syifa! insyaallah lusa Sean akan pulang " seru umi tersenyum pada Syifani.


" Alhamdulillah! "


" Syifa boleh umi tanya sesuatu pada Syifa?" tanya umi


" tanya aja umi insyaallah Syifa akan jawab dengan jujur.


" apa Syifa menyukai Sean?" tanya umi membuat Syifa terdiam.


" jawab saja nak jangan takut! jawablah yg jujur!" seru umi tersenyum agar Syifani tidak tertekan.


" eh anu umi.. Syifa Syifa ..."


" tak usah gugup nak!" seru umi


" iya umi Syifa menyukai Gus Sean!" seru Syifani menundukkan kepalanya.


" kalau begitu jika Sean meminang Syifa apakah Syifa menerima pinangannya Sean?" tanya umi yg semakin membuat Syifani terkejut bercampur senang.


" eh umi umi serius?" tanya Syifa gugup.


" iya umi serius!"


" em i iya umi Syifa terima!" ucap Syifa gugup.


" Alhamdulillah.. insyaallah jika tidak ada halangan kami akan datang meminang Syifa pada orang tua Syifa!" ucap umi nyai tersenyum sambil memeluk Syifani.


" iya umi!"


" yasudah mari kita selesaikan dan letakkan di atas meja!" titah umi bersemangat.


" baik umi!"


.....


HAY GUYS GIMANA CERITA?


MAAF JARANG UPDATE KARENA LAGI SIBUK SEKOLAH SOALNYA!


TERIMAKASIH🖤🖤🖤🖤

__ADS_1


__ADS_2